UAN, 3 Hari Untuk Selamanya.

Tanggal 22 s.d 24 April 2008 adalah laga final bagi siswa SMA/SMK, apakah usahanya selama 3 tahun bisa diselesaikan dalam waktu 3 hari?. Ironis. Ya.. cukup ironis. Tapi itulah Indonesia. Entah tujuan dari UAN ini murni untuk membantu pemerintah dalam memetakan keberhasilannya mencerdaskan rakyatnya atau hanya sebuah proyek yang sebenarnya tidak perlu tapi bagaimana agar tetap ada proyek?. Proyek berarti uang. Dan…..

Aku yakin seyakin-yakinnya, di pemerintahan baru nanti (presiden baru, kalau presiden melek dunia pendidikan), Ujian Nasional (UAN) bisa lenyap, tapi bisa juga langgeng bahkan makin kokoh soalnya yaitu tadi PROYEK. UAN adalah tepat untuk situasi pendidikan masyarakat yang sudah mapan dan merata tapi untuk kondisi sekarang belum pas.

Menurutku UAN

  • Kurang menghargai pelajaran lain, selain mata pelajaran UAN, kecuali dari kelas satu s.d kelas tiga tidak usah belajar pelajaran lain selain mata pelajaran UAN.
  • Sangat lucu, usaha 3 tahun ditentukan dalam 3 hari. Apalagi hanya dengan 3 mata pelajaran (SMK) atau 6 pelajaran (SMA).
  • Terkesan dipaksakan.
  • Tingkat penguasaan mata pelajaran siswa sangat relatif tergantung kualitas sumber daya manusia (guru) dan sarana pendukung.
  • Menjadi beban psikologis bagi siswa dan pihak sekolah. Nasib siswa tergantung dari UAN apakah LULUS atau TIDAK. Sekolah menjadi pertaruhan besar terutama didepan orang tua/wali siswa.
  • PEMBOROSAN. Akan lebih bijak biaya proyek UAN untuk membangun sekolah yang rusak dan perbaikan mutu guru.
  • dan mungkin masih banyak lagi…

Yang lebih ironis lagi, aku adalah salah satu anggota Tim Pemantau Independen (TPI) UAN dan sudah (mau) 2 kali ini. Untuk pengalaman menjadi TPI UAN, nanti setelah selesai UAN akan aku tulis.

UAN o…la….la, UAN-ku sayang, UAN-ku …..

Number of View :1988

Popularity: 3% [?]

Comments

comments

Comments

  1. kaito724 says:

    Tulisan artikel di blog Anda bagus-bagus. Agar lebih bermanfaat lagi, Anda bisa lebih mempromosikan dan mempopulerkan artikel Anda di infoGue.com ke semua pembaca di seluruh Indonesia. Salam Blogger!
    http://www.infogue.com/
    http://www.infogue.com/pendidikan/uan_3_hari_untuk_selamanya_/

  2. maskun says:

    Benar mas, UAN sangat tidak adil. Tolok ukur keberhasilan pendidikan cuma dilihat dari 6 pelajaran eksakta. Kalaupun ada sastra, sangat tidak seimbang. Padahal yang namanya keberhasilan harus dilihat dari 2 sisi yaitu keberhasilan otak kiri dan otak kanan. Salam kenal

  3. Oom Nugy says:

    Jaman Ebtanas, 7 mapel diujikan semua. Tapi tak jadi penentu kelulusan. Emang sih ada sim salabim oleh guru-guru tercinta. Itu fakta. Mafia tak hanya di parlemen, atau bisnis narkoba. Di sekolah juga ada. Jadi, aslinya pemerintah juga perlu nge-UAN-in guru-guru. Sekarang 6, dan kata pejabat diknas alasannya adalah transisi. Di mana transisinya? masih beradab ebtanas dong.

    Tapi, seru juga kalau tahun depan UAN membuat para pelajar makin PARANOID.

  4. cs_1912 says:

    UN.
    dulu 3, duitnya dikit
    klo 6 kan duit buat ini itunya lebih banyak…
    lebih leluasa buat diko***siin :lol:

  5. ceLna says:

    iy tuwh…bener bgt..
    kug kyakNa gag adil kerja keras kita belajar 3thn cuma d tentukan dalam waktu 3 hari…sia” dumz kerja keras kita selama niy…huf..

  6. ronny says:

    eMANG negeri ini penuh dengan angkara
    mengakngkarakan uAn op kuwi aku yo ra dong

  7. faris! says:

    pasti banyak yang nyontek !
    yeadhi

Speak Your Mind

*

CommentLuv badge