<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>antokoe dot com &#187; urbanisasi</title>
	<atom:link href="http://antokoe.com/tag/urbanisasi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://antokoe.com</link>
	<description>Catatan Langkah Pikiran&#8482;</description>
	<lastBuildDate>Wed, 25 Apr 2012 03:37:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>Jakarta Masih Memberikan Mimpi</title>
		<link>http://antokoe.com/jakarta-masih-memberikan-mimpi/</link>
		<comments>http://antokoe.com/jakarta-masih-memberikan-mimpi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Sep 2009 08:27:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>antokoe™</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Tradisi]]></category>
		<category><![CDATA[jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[mimpi]]></category>
		<category><![CDATA[urbanisasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antokoe.com/?p=312</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta masih memberikan mimpi. Kalimat itu tidak berlebihan. Setiap arus balik lebaran tiap tahunnya selalu didomplengi para pendatang baru yang mencoba untuk meraih mimpi ibukota. Tahun lalu seingatku, yang ikut arus balik lebaran 3 orang dan sekarang mereka sudah mulai sekolah melanjutkan di pinggiran ibukota sambil belajar bekerja. Kemarin yang ikut arus balik ada 2 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption alignleft" style="width: 208px"><img title="Urbanisasi" src="http://www.balipost.co.id/balipostcetaK/2006/10/20/7-1.jpg" alt="source: balipostcetak" width="198" height="194" /><p class="wp-caption-text">source: balipostcetak</p></div>
<p style="text-align: justify;">Jakarta masih memberikan mimpi. Kalimat itu tidak berlebihan. Setiap arus balik lebaran tiap tahunnya selalu didomplengi para pendatang baru yang mencoba untuk meraih mimpi ibukota. Tahun lalu seingatku, yang ikut arus balik lebaran 3 orang dan sekarang mereka sudah mulai sekolah melanjutkan di pinggiran ibukota sambil belajar bekerja. Kemarin yang ikut arus balik ada 2 orang yang juga akan melanjutkan sekolah dan belajar bekerja. Semuanya punya mimpi setelah melihat teman sekampungnya bisa selesai sekolah dan sudah kuliah.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-312"></span>Kebetulan itu semuanya adalah remaja yang mungkin mengejar mimpi Jakarta bukan dalam hal pekerjaan tapi pendidikan yang lebih utama. Ada perbedaan antara bersekolah didaerah dan di ibukota Jakarta (dan sekitarnya). Di Ibukota mereka bisa belajar meneruskan sekolah, belajar bekerja dan hidup mandiri. Tentunya kehidupan metropolis paling tidak akan membuka wawasan mereka untuk lebih terbuka dan kritis serta mempunyai jiwa bersaing yang kalau didaerah mungkin tidak begitu besar.</p>
<p style="text-align: justify;">Bagaimana dengan mereka yang dengan modal nekat, mencoba meraih mimpi di ibukota?. Mereka adalah pejuang-pejuang mimpi dan mimpi itu kadang berakhir indah tapi tidak jarang berakhir pahit. Sebenarnya gelombang urbanisasi yang tiap tahun menjadi permasalahan sendiri bagi pemerintah ibukota, bisa ditekan dengan ketersediaan lapangan pekerjaan yang memadai didaerah. Tapi mimpi ibukota ternyata lebih indah seperti sering digambarkan dalam sinetron-sinetron kita. Sering juga menemukan pemuda/pemudi luar Jawa yang bertekad sekolah di Jawa, karena katanya lulusan sekolah di Jawa (tidak peduli nama sekolahnya terkenal atau tidak), lebih diterima didaerah. Entah apa yang menjadi pertimbangan tapi terbukti banyak yang sudah berhasil, selesai sekolah di Jawa, pulang bisa langsung jadi PNS di daerah. Ini mimpi dan bermimpi salah satu hal yang tidak dilarang oleh siapapun.</p>
<p style="text-align: justify;">Bermimpilah, karena mimpi adalah masa depan. Selamat datang warga baru ibukota (dan sekitarnya).</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>antokoe</p>
Number of View :5276<img src="http://antokoe.com/?ak_action=api_record_view&id=312&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://antokoe.com/jakarta-masih-memberikan-mimpi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>17</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

