Para Pencari Tuhan vs Para Pencari Rating

Kalau bulan Ramadhan itu bulan penuh berkah, pasti bukan omongan kosong. Pasti. Berkah terbaik tentunya dirasakan oleh umat yang menunaikan puasa dengan kesungguhan dan dilingkupi dengan keikhlasan. Tapi disisi lain ternyata berkah Ramadhan, bukan saja dirasakan umat muslim tapi juga umat manusia lainnya.

Jamak melihat betapa bergairahnya masyarakat menyambut datangnya Ramadhan. Motivasi menyambut suka citanya Ramadhan mungkin dibedakan dengan motivasi yang ada di otak dan hati manusia. Bagi muslim yang shaleh ini merupakan ajakan berburu pahala karena Tuhan sedang mengadakan ‘SALE.’ pahala. Dipihak lain momen ini dimanfaatkan dengan untuk menggelar SALE besar-besaran karena bulan ini apapun dijual pasti laku. Lihat suasana pasar dan pusat belanja, penuh mengalahkan masjid.

DI dunia hiburan, khusus TV, hampir seluruh stasiun TV baik nasional dan lokal berlomba menyajikan acara yang ‘tiba-tiba’ menjadi islami. Di ranah sinetronia, yang sebelumnya ceritanya sangat sekuler tiba-tiba menjadi lebih ‘islami’ dengan bertaburannya ucapan Assalamualaikum, Masyaallah, Insyaallah plus dengan wardrobe yang islami. Sah-sah saja hal seperti itu ada, tapi dari segi cerita masih kurang kreatif dan masih stereotip. Ramadhan bagi PH merupakan sebuah pertaruhan siapa yang menang dalam persaingan memperebutkan siapa pemegang rating tertinggi sinetron produksinya. Ada PH yang sudah membuat sinetron jauh sebelum Ramadhan datang. Ini sebuah pertaruhan, karena sinetronnya kalau gagal rating tidak bisa dihentikan atau diganti dengan sinetron lain seperti sinetron yang tidak berlabel ‘Sinetron Ramadhan’.

[Read more...]

Number of View :1059

Popularity: 16% [?]

Switch to our mobile site