<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>antokoe dot com &#187; marriage</title>
	<atom:link href="http://antokoe.com/tag/marriage/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://antokoe.com</link>
	<description>Catatan Langkah Pikiran&#8482;</description>
	<lastBuildDate>Wed, 25 Apr 2012 03:37:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>Jadi Menikah</title>
		<link>http://antokoe.com/jadi-menikah/</link>
		<comments>http://antokoe.com/jadi-menikah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Jun 2010 18:09:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>antokoe™</dc:creator>
				<category><![CDATA[Greeting]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[kawin]]></category>
		<category><![CDATA[marriage]]></category>
		<category><![CDATA[menikah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antokoe.com/?p=538</guid>
		<description><![CDATA[Jangan mengucapkan selamat dulu, hanya karena membaca judul posting ini, karena saya tidak akan menceritakan tentang pernikahan saya. Ritual sakral itu sudah saya lakukan 10 tahun yang lalu. Akhir pekan kemarin saya meluangkan waktu untuk pulang kampung terkhusus untuk mBak (begitu kami memanggil) saya yang (akhirnya) menikah dengan seorang laki-laki yang Insyaallah akan mendampinginya sampai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Jangan mengucapkan selamat dulu, hanya karena membaca judul posting ini, karena saya tidak akan menceritakan tentang pernikahan saya. Ritual sakral itu sudah saya lakukan 10 tahun yang lalu. <img src='http://antokoe.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">
<div id="attachment_540" class="wp-caption alignleft" style="width: 231px"><a href="http://antokoe.com/wp-content/uploads/2010/06/marriage.jpg"><img class="size-full wp-image-540" title="marriage" src="http://antokoe.com/wp-content/uploads/2010/06/marriage.jpg" alt="Menikahlah" width="221" height="228" /></a><p class="wp-caption-text">Menikahlah</p></div>
<p style="text-align: justify;">Akhir pekan kemarin saya meluangkan waktu untuk pulang kampung terkhusus untuk mBak (begitu kami memanggil) saya yang (akhirnya) menikah dengan seorang laki-laki yang Insyaallah akan mendampinginya sampai akhir hayat. Setelah sekian lama menanti Tuhan mengabulkan permohonan doanya yang tanpa henti dipanjatkan setiap saat serta keikhlasan dalam menjalani hidup. Jodoh itu memang misteri, se-misteri rejeki dan kematian. Tiga hal yang menjadi hak prerogatif Tuhan. Ada istilah jodohnya dekat atau jodohnya jauh. Dekat atau jauh bukan masalah jarak yang menyatakan ukuran tapi bentuk kemurahan Tuhan dalam membagi rejekinya.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-538"></span>Dalam mempersiapkan diri untuk menikah, ada yang berpikir dan berkonsep cukup rumit dengan segala perhitungan matematis yang menghasilkan sebuah kesimpulan bahwa sudah siap atau belum. Bagi yang berpikir bahwa menikah adalah sebuah proses, konsep atau persiapan bisa dijadikan bagian dari proses. Hal terpenting sebenarnya adalah keberanian diri untuk masuk ke sebuah hubungan yang didalamnya terucap janji suci dihadapan Tuhan dan diniatkan kalau menikah itu adalah bagian dari ibadah. Menikah adalah ibadah. Ibadah berarti mencari keridhloan dari Tuhan.</p>
<p style="text-align: justify;">Ada yang bilang menikah itu harus &#8216;nekad&#8217;. &#8216;Nekad&#8217; bermakna kesiapan mental walau secara materi masih kurang, tapi sangat percaya bahwa Tuhan itu Maha Adil. Dikenalah rejeki setelah menikah. Kemurahan dan Keadilan Tuhan akan dirasakan setelah lahir seorang anak, maka ada istilah rejeki anak. &#8216;Nekad&#8217; disini merupakan awal proses yang penuh tanggung jawab dan menepati janjinya kepada Tuhan didepan penghulu akan lebih sempurna kalau diselimuti rasa bersyukur.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut saya menikah itu selain harus cukup bekal (lahir batin) tapi juga harus ada unsur &#8216;nekad&#8217;. Nekad adalah tekad. Tekad sebuah janji disertai usaha. Tekad menjadi sebuah alasan. Alasan untuk menikah. Ayo buru-buru nikah.</p>
<p style="text-align: justify;">Teman saya kalau ditanya &#8220;<em><strong>kapan nikah</strong></em>?&#8221;. &#8220;Takut ah, nanti cerai kayak artis-artis itu&#8221;. &#8220;<em><strong>Emang lu artis?</strong></em>&#8220;. Nyengir. Tapi dia balik nanya &#8220;<</p>
Number of View :10733<img src="http://antokoe.com/?ak_action=api_record_view&id=538&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://antokoe.com/jadi-menikah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>21</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

