Saatnya Berbagi Kue

“Ini momen menegangkan, semua HP harus ON 24 jam. Kontrak politik sudah ditanda tangani, berarti tinggal tunggu telpon dari SBY nih…..”.

Itu adalah update status Facebook yang aku tulis via Twitter. Gak begitu lama, komentar mampir, ada yang nganggep serius (perlu update selera humor), ada yang menganggap sebagai humor belaka. Tapi sebagian orang makna dari update Facebook itu cukup mewakili perasaannya, mengingat nama-nama mereka dinominasikan oleh media sebagai calon kandindat menteri-nya SBY-Boediono.

Media disini mewartakan bahwa jumlah CV calon menteri yang masuk ke presiden terpilih mencapai ratusan (mudah-mudahan ini bukan informasi yang lebay). Kalau memang benar, berarti cukup banyak yang berminat untuk jadi menteri. Bagi SBY, mungkin cukup sulit memberikan kepuasan kepada mereka-mereka yang sudah memberikan kontribusinya hingga terpilih lagi jadi presiden. Ini saatnya mereka menagih, ini saat mereka meminta jatah kue (kekuasaan). Jatah kue ini cukup menggoyahkan partai kompetitor yang kandindatnya kalah dengan SBY. Ada yang malu-malu mau, ada yang nafsu, mengingat punya kepentingan tertentu dan akan merasa lebih aman jika dekat dengan pemerintah.

Mungkin pembagian kue kekuasaan di wilayah wakil rakyat tidak begitu terdengar hiruk-pikuknya, kalah dengan publikasi gempa Sumatera. Dan sepertinya mereka sudah mulai menikmati kue itu walau ada yang masih ngambek karena kebagian sedikit. Akankah keinginan untuk menguasai (karena punya kekuasaan) berbanding lurus dengan perbaikan bangsa ini?. Itu pertanyaan sulit dicari jawabannya yang pas. Tergantung prosentase keikhlasan mereka untuk memperjuangkan sesuatu yang memang tugas mereka.

Kembali ke komentar dari update status diatas, temenku SMA kasih komentar “Siang ini telponku berdering, dag dig dug kuangkat hp ku ; s’lamat siang pak SBY . . . Terdengar suara serak ; aku agus . . . Agus . . . bolomu nda . Asem . . .”

Pastikan semua saluran telepon, HP dalam keadaan ON…., siapa tahu kolektor nagih utang…………

antokoe/16102009

27 thoughts on “Saatnya Berbagi Kue

  1. Zippy

    Wkwkwkwkw…kirain paan :D
    Tapi bener yah, pak SBY layaknya sedang membagi2kan kue :D
    Wah…saya jadi ikut deg2′an nih, di telpon apa nggak yah..????

    *Berasa orang penting aja :D
    .-= Zippy

    Reply
  2. yangputri

    iyaakk ne aku nungguin telpon dari SBY, issuenya mo di jadiin menteri peranan wanita, nunggu mpek pala botak jg kagak ditelpon wkaakakakakakak..
    .-= yangputri

    Reply
  3. Sugeng

    Mungkin klo gak di ekspose secara kontinyu di TV sih aku rasa wajar. Lha ini TV secara nonstop nyiarin para calon menteri nya secara live dari pagi baru melek sampai mata mo merem ceritanya cuman itu :evil: sampai ngalahin berita gempa Padang. mungkin calaon nya yang mau ke WC aja gak disiarin secara live :lol:

    Reply
  4. quinie

    mas anto, makasih ya udah dateng ke launching komunitas kami ^^. senennnng banget loh. tapi sori ya kalo kemaren ga masuk dalam list untuk maju memberikan sambutan dari perwakilan komunitas.

    berbagi kue? sayah mau donggg bronis amanda :D .
    eh berbagi jabatan maksudnya? hm… sayah ga tertarik, cukup jadi blogger ajah sayah udah seneng kok :)

    salam kenal ya mas. temennya hariez juga kan?

    Reply
  5. pushandaka

    Saya kira SBY lagi ulang tahun..

    Tapi ada benarnya juga sih. Kadang-kadang posisi menteri cuma diisi orang-orang yang mewakili kepentingan politik. Malah menomorduakan kemampuan dan kompetensi. (Semoga saya salah ya..).

    Tapi kalau berbicara mengenai banyaknya CV yang masuk ke cikeas, saya merasa itu bukan masalah. Selama yang melamar benar-benar merasa mampu untuk menjalankan tugas sebagai menteri. :)
    .-= pushandaka

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>