Mimpi Ketemu Noordin

Waktu sudah menunjukkan 02.56, tapi mata masih mlototin layar TV, menunggu hasil pengepungan sebuah rumah di Beji, Kedu Temanggung, yang diindikasikan sebagai tempat sembunyinya sosok yang paling dicari di negeri ini, Noordin M. Top. Kalau ingat daerah Kedu Temanggung, pasti ada perasaan adem, dingin karena berada di bawah gunung Sumbing dan merupakan sentra penghasil tembakau.

Mata sudah terasa berat tapi keinginan untuk mengetahui hasil penyergapan begitu kuat. Tiba-tiba ada sosok yang cukup familiar, berwibawa dengan pembawaan yang tenang ada dihadapanku. Tampaknya dia sedang gundah dan dari raut mukanya terlihat jelas guratan kelelahan, dan dia bergumam,

“Perjuangan ini harus diteruskan tapi aku cukup lelah. Ruang gerakku terasa sempit dan menyesakkan. Apa mungkin ini pertanda aku harus berhenti?.”

“Berhenti apa mas?”, tanyaku, dan dia seperti kaget mendengar pertanyaanku.

“Perjuangan suci saya mas”. Jawabnya singkat.

“O… Lho bukannya perjuangan itu harus tetap diteruskan sampai cita-cita tercapai ?”. Timpalku.

“Ya !. Ini yang menjadi pemikiran saya. Banyak rekan seperjuangan saya yang sudah tertangkap bahkan mati”.

“Apa yang bisa saya bantu mas?”.

“Tidak ada !. Permisi mas,

20 thoughts on “Mimpi Ketemu Noordin

  1. sarahtidaksendiri

    mm… kematin Noordin banyak membuat org terhenyak y, tp knp aQ kok biasa2 aja ya… apa karena aQ tdk bernasionalisme atau jutsru tdk percaya dgn serangkaian peristiw bangsa & negra ini. Susah mempercayai bahwa Noodin org jahat sekaligus org baik, slit percaya negara ini murni memiliki teroris atau cm jd kambing hitam negara besar lainnya

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>