Mendebatkan Diri
Debat Capres (kompas.com)
Lima putaran debat calon presiden dan calon wakil presiden sudah selesai. Debat sebuah tradisi yang coba diterapkan dalam ranah demokrasi Indonesia. Debat bagian dari serangkaian kampanye sebelum penyontrengan dilaksanakan. Apa yang menjadi bahan debat sebenarnya tidak ada yang baru semua sudah pernah dilontarkan diarena kampanye terbuka.
Dari ketiga calon pemimpin negeri ini, semua mempunyai ciri dan pendekatan yang berbeda. Calon nomer satu dengan metode menyerang dan menceritakan keberhasilannya waktu pernah memimpin serta selalu mengatasnamakan wong cilik (pro rakyat) atau kalau teman saya bilang suka nyelak. Calon nomer dua, calon incumbent, selalu bersikap defensif (bertahan) dan selalu berusaha menangkal serangan kiri-kanan dan dikenal dengan pasangan yang tenang dan kalem. Yang menarik adalah calon nomer tiga, gesit, responsif, segar, praktis dan memberikan janji yang manis serta simpatik dalam iklan medianya.
Arena debat yang sedianya menjadi ajang saling sanggah/serang antar calon, menjadi ajang saling tanggap dan minim penyanggahan. Mungkin budaya debat ini belum menjadi sarana untuk menjual program. Yang justru heboh adalah para tim sukses. Debat tim sukses lebih panas, bebas dan keras. Sebenarnya apa sih yang didebat kalau semuanya masih dalam tataran wacana, belum tindakan konkrit?.
Dalam debat final, justru titik menariknya ada diujung acara. Kalau tidak terpilih menjadi presiden apa yang akan dilakukan?. Tetap mengabdi itu jawaban calon pertama, mengucapkan selamat kepada yang menang dan mengajak pendukungnya untuk mendukung presiden terpilih, itu jawaban calon kedua (incumbent) sedangkan calon ketiga mau pulang kampung mengurus pendidikan dan masjid.
Dari tiga jawaban dari ketiga calon, mana yang lebih mencermin seorang pemimpin atau negarawan?. Tunggu tanggal 8 Juli 2009, itupun kalau masuk dalam DPT.
Number of View :3850Popularity: 3% [?]
Comments
16 comments


DPT:Difteri,Pertusis, dan Tetanus?
imunisasi yah? BCG, Polio, Hepatitis udah ?
hihihihihi
Pis ah
V
Yang kalah pulang kampung aja… jadi merebot masjid….
yang menang jangan sombong….
jadi pemimpin itu kan berat… ko di perebutkan ya???
Hmmm … ya mungkin bangsa kita belum siap untuk debat yang sesungguhnya …
tetapi jika menyimak debat tim suksesnya … waduh nanti takut malah jadi ajang cela-celaan …
Yang jelas saya pribadi berharap …
siapapun yang memimpin nanti …
semoga bisa menjadikan Indonesia menjadi lebih baik lagi
salam saya
(very nice posting nih mas)(I like it …)
Salut Buat Om JK semalam tampil luar biasa, gaya bicaranya, logatnya, semuanya terkesan apa adanya…. JK THE REAL PRESIDENT
kita ga perlu tontonan debat yang kita perlu tontonan prestasi
betul ga…!!
salam:dahlan wae
moga aja siapa pun yg terpilih
mampu mensejahterakan negeri ini
Hhmm….Hanya sedikit yang bisa dipetik dari Debat tersebut, saya hanya bisa mantuk2 dan geleng2 saja saat menyimak jawaban2 merek bertiga….
Indonesia harus tetap memilih, semoga pilihan terbaik yang didapat….
Salam semangat Bocahbancar…….
dari 3 kali debat capres, yang terakhir ini buat saya mendingan. tapi tetep bosen. pertanyaan pamungkas yang paling menarik…
tapi gak tau kenapa, saya ko malah jadi gak begitu antusias dengan tanggal 8 juli nanti. ah…liat di bilik tps nanti aja deh, nyontreng apa gak.
itulah calon pemimpin negeri kita yang akan datang, (bekas presiden, masih presiden dan masih wakil presiden), yang pasti mereka semuanya hebat…iya kan?!
yang pertama ajang debat calon presiden ini bagus untuk pendidikan politik bangsa…karena masyarakat bisa tahu kualitas dan integritas seorang calon pemimpin bangsa ini…
yang kedua kalau bisa seorang negarawan yang berjiwa pemimpin
mirip antobilang ya?blogger terkenal..hehe
sayang dpt hanya bertambah 5 juta,jumlah tidak signifikan melawan perolehan incumbent
nah smkn hr aQ justru smkn bingung mo plih yg mn…hahahaa
*dodol mode on* abis debatnya banyak banget…
kembalikan ke individu masing-masing, mau memilih sesuai pilihan hati atau karena rupi’i
-salam- ^_^
Yang ibu2 klo kalah ngurus anak cucu aja bu…ama beres rumah…he3….;P
aq dah ada banner kbm…pa
Memang jika ingin menjadi seorang pemimpin tidak hanya harus pandai berdebat (bicara), tapi juga harus diimbangi dengan tindakan yang pasti dan mendukung untuk bangsa, negara, dan rakyat Indonesia untuk masa yang akan datang semakin makmur!!!!