Makhluk itu Bernama Jejaring Sosial

Facebook

Makhluk ini tak berbentuk fisik dan tak menyeramkan tapi akhir-akhir ini menjadi sosok yang bagi sebagian orang menyeramkan. Jejaring sosial adalah bentuk perwujudan dari konsep membangun komunikasi tanpa memandang apa dan dimana pelakunya berada. Sebenarnya konsep ini sudah ada sejak lama, tapi menjadi booming beberapa tahun terakhir. Manusia dimanjakan oleh produk teknologi komunikasi yang meminimalkan interaksi secara langsung sehingga konsep agung silaturahmi mulai terkikis oleh sifat instan dan praktis.

Makhluk beridentitas Friendster, MySpace, Twitter dan Facebook menjadi teman akrab para jamaah online sehingga banyak menyita waktu efektif setiap harinya. Setidaknya ritualitasnya bertambah seperti yang tuturkan oleh penyanyi rap mutakhir Saykoji lewat lagunya Online. Situasi ini tentunya diendors secara tidak langsung para produsen alat komunikasi (baca:telepon gengam) dan provinder penyedia jaringan komunikasi (operator). Perilaku berubah seiring bagaimana manusia membangun komunikasi dan memaknai komunikasi.

Jejaring sosial bisa sangat membantu para pelaku sosialita tapi bisa sangat mengganggu atau malah menakutkan. Jika diajukan pertanyaan “Kenapa sih ikut Facebook-an?”. Yang muncul adalah jawaban standar, jarang menjawab begini “Saya kan pengin eksis dan narsis!”. Popularitas sebuah jejaring sosial seperti Facebook (FB) mendorong orang untuk bergabung mulai dari anak SD sampai ibu-ibu. Setiap popularitas selalu bermata dua positif dan negatif. Tidak heran popularitas FB mendorong para jamaahnya untuk membangun komunikasi lebih intens dibanding sebelumnya seperti makin banyaknya acara reuni lintas masa. Sisi lain memberikan lahan baru bagi para penikmat nakal untuk mendapatkan mangsanya.Positif apa negatif tergantung pelaku membawa arah yang diinginkan. Pada hakekat teknologi dihadirkan untuk melengkapi kekurangan manusia atau membantu manusia dalam beraktifitas sedangkan efek adalah bentuk keluaran yang sering dipengaruh mindset manusia itu sendiri.

Kasus penyalahgunaan FB hari terakhir cukup meresahkan para orang tua yang mempunyai putra/putri tanggung umur. Menurut Komnas Anak, ada 1000 lebih laporan penyalahgunaan FB dan rata-rata terjadi diranah remaja sampai dewasa. Kemudahan dan kebebasan jejaring sosial sering mengesamping kontrol, jadi tidak heran jika terjadi pelecehan, penghinaan, pencemaran nama baik terjadi diranah jejaring sosial. Kondisi ini mengingatkan kembali wacana fatwa haram untuk FB. Fatwa mungkin tidak perlu dikeluarkan tapi memberikan informasi dan mengingatkan rambu-rambu yang perlu diperhatikan.

Terakhir jadi ingat, seorang ibu datang ke tempat kerjaku bilang, “Mas bisa ajari saya Facebook?”. Kemudian ibu itu saya ajarin dasar-dasar pengoperasian internet, sampai pada pembuatan email dan cara menggunakannya. Kemudian,”Mas sekarang ajari saya Facebook?“. Dengan sabar saya menuntun ibu mulai membuat akun FB, sampai pada tahap mencari teman. “Anak ibu punya Facebook?”. Ibu menjawab, “Ada mas!”. Saya mulai mengajarkan bagaimana mencari teman yang mungkin dikenalnya. Ketemulah akun anak ibu ini dan menambahkan dalam daftar teman. Kebetulan sang anak sedang online, permintaan teman langsung di-approve. “Mas gimana cara saya bisa chatting dengan anak saya?”. “Begini…”. Dan tak lama sang ibu dan anak mulai berkomunikasi via FB. “Kamu dimana nak?”, itulah kalimat percakapan si ibu dengan anak, kemudian diteruskan dengan “Kamu sudah makan?”. Si anak malah balik nanya “Mama ngapain sih ikut-ikutan main Facebook?”.

Sebelum kursus singkat itu berakhir, saya menanyakan kepada si Ibu, “Kenapa bu kok ibu pengin diajarin  Facebook?”. Jawaban standarnya, “kepengin mas, teman-teman saya sudah punya Facebook”. Si ibu melanjutkan jawaban, “Sebenarnya saya pengin mantau anak-anak saya yang menginjak remaja secara tidak langsung”. Jawaban yang cukup bijaksana, pikir saya. Ini true story,hallo ibu Ita, salam buat anak-anak ibu yang cantik”.

number of view: 2574

Popularity: 31% [?]

Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • Blogplay

About antokoe™
Antokoe adalah alter ego dari Mas Anto. Berusaha untuk terus belajar dan berbagi. Blog ini berisi catatan, langkah dan pikiran sesuatu yang penting atau mungkin tidak penting.

Comments

  1. zulhaq says:

    salah satu cara yang sangat bagus untuk mengontrol anak2nya.

  2. kalo saya jadi anaknya kemungkinan paling besar saya ndak approve ibu Ita… :D

  3. achoey says:

    Kesalahan dalam memanfaatkan, di sinilah letak masalahnya. Sehingga FB dan sejenisnya tampak menyeramkan terutama bagi kalangan ORTU yang ketakutan anaknya termasuk pihak yang tak menggunakan FB dengan bijak.

    Terkadang kalau dipikir2, kenapa gak pada ngeblog aja sih hehehe

  4. budies says:

    ibu itu teladan bagi orangtua lainnya kalau bikin akun tujuannya untuk memantau anaknya

  5. Badruz says:

    saya lebih suka ngeblog Mas, FB kurang sreg gitu…
    Sebelum ada FB, saya kira kasus serupa sudah buanyak habis. kasus demikian, menurut saya bukan merupakan akar. lebih pada..bentuk baru atau bentuk lain.

    harus di cari dan di atasi lewat memperbaiki akar yang menimbulkan masalah tadi…

    salam,

  6. arif says:

    mari ber-jejaring sosial dgn sehat :D

  7. M Mursyid PW says:

    Saya register di FB, tapi sign-in hanya kala di email memberitahukan bhw ada teman menyapa. Sy gak pernah berlama2 di sana, paling cuma INGUK-INGUK (meminjam istilah p Marsudiyanto).
    Menurut saya Nge-Blog lebih manfaati dari pada sekedar chatting ngalor-ngidul ga karuan.
    M Mursyid PW´s last blog ..Life is to Fight My ComLuv Profile

  8. fara says:

    saya juga lebih tertarik ke blog,,,
    bisa menjelaskan panjang dan menyeluruh
    kalo fb, twitter, koprol, cuma sekedar lewat aja, sesekali di update :)

  9. bayuputra says:

    wah kalau menurut saya bukan salah FB nya atau pun jejaring sosialnya tetapi semuanya salah si Penggunanya yang menyalah gunakannya… (penemunya) pasti berharap penemuannya membantu org banyak dan bukan menyakiti org banyak…heeee …. salam…

  10. bayuputra says:

    wah untung blog aman2 saja dan tidak ada keluhan yang menyatakan buruk tentang blog … heee … HIDUP BLOG….
    bayuputra´s last blog ..WASPADA CHIKUNGUNYA My ComLuv Profile

  11. bayuputra says:

    SEMUANYA TERGANTUNG SI PENGGUNANNYA SAJA .. KASIAN JEJARINGNYA YANG SELALU DI SALAHKAN….
    bayuputra´s last blog ..WASPADA CHIKUNGUNYA My ComLuv Profile

  12. sauskecap says:

    penggunaan facebook akhir-akhir ini memang meresahkan, jejaring sosial layaknya sebuah pisau dapur, bila disalah gunakan ya bisa berbahaya…
    sauskecap´s last blog ..Liliput di Negeri Makanan My ComLuv Profile

  13. vany says:

    menurut saia, facebook skrg malah jd ajang narsis gak jelas alias self marketing tools siyh….
    jd lbh enak ngeblog…hehehe
    kalo saia jd anaknya, saia jg mikir2 dulu mau nge-approve ortu jd teman saia…. :D

  14. nurhayadi says:

    Saya juga sering dimintai tolong membuat Fb, Fb bagi saya bisa saya gunakan untuk promo blog dan promo prodok. Manfaatkan teknologi untuk kebaikan.

  15. didot says:

    fesbuk itu cuma alat,seperti uang dan pisau.

    pisau dipakai buat nodong jadi jahat,dipakai buat motong sayur jadi baik.

    uang dipakai maksiat jadi buruk,dipakai buat sedekah jadi amal ibadah.

    fesbuk? dipakai buat gak bener bisa,dipakai buat dakwah juga bisa kok.

    saya sering masukin ayat2 alquran di status saya,dan juga di notes2 saya.

    alat itu semua untuk memudahkan kita kok. jadi gak perlu diliat negatifnya saja. banyak juga sisi positifnya. yg penting manusia yg memakainya mesti bijak.

    btw si ibu ita itu gaul juga ya,hehehe… sama deh kek ibu2 yg lain yg saya kenal juga pada punya account fb,dan rata2 keranjingan maen farmville:D

    salam kenal mas anto,makasih udah maen ke tempatku;)
    didot´s last blog ..Ghibah yg baik My ComLuv Profile

  16. Facebook asik, tapi blogging lebih asik daripada Facebook. ya ngga? :P

  17. wew..
    tak layak bila kita menyalahkan fb..
    sebab fb hanya alat..
    tapi manusia-lah yg menyalahgunakan..
    so, sbagai ortu jaman sekarang..
    memang saatnya untuk aktif dan berteman dgn anak..
    alias jgn gaptek.. :D
    Budi Hermanto´s last blog ..Tropical Fruit of Banana My ComLuv Profile

  18. indra1082 says:

    Kembali ke Laptop… ef kembali nge-Blog bos… :mrgreen:

  19. grubik says:

    kalo anaknya cantik, ibunya cantik juga donk…?
    hihi..

  20. BiJe says:

    numpang absen ajah bos…

  21. UmmuKamilah says:

    Tergantung manusianya. Sesuatu itu dapat menjadi baik dan buruk tergantung pelakunya atau dalam hal ini penggunanya. sebaiknya sih kita memanfaatkan setiap fasilitas agar dapat menambah ilmu dan wawasan kita.

  22. andipeace says:

    percaya diri sendiri aja..tergantung usernya..
    andipeace´s last blog ..Apakah Ini Sejarah Pelajar My ComLuv Profile

  23. Darin says:

    rupanya facebook sudah mendemam sedemikian rupa ya :)
    *mendesah*
    Darin´s last blog ..Dilema Nuklir My ComLuv Profile

  24. bayuputra says:

    wah hari ini saya mengalami kejadian yg aneh menurut saya mas…. karena ada ibu2 datang kerumah mau meminta bantuan dibikinin FB untuk anaknya dan saya menanyakan berapa tahun umur anaknya bu ?? kelas 3 SD …. nah ayo gimana nggak aneh mas ????

  25. e-k-o says:

    duh.., FB lagi…
    mainan yang satu itu memang bikin heboh… :)
    salam kenal mas…

  26. peri says:

    mudah2an saya gak menjadi salah satu korban fb

  27. antok says:

    hehhe setujuh dengan ummu

    yang menjadikan sesuatu itu baik atau buruk adalah manusianya sendiri,

    berkunjung dan ditunggu kunjungan baliknya makasih :D

  28. BiJe says:

    jadi takut di culik. cuti FB-an ahhh…
    BiJe´s last blog ..Usia Bertambah Makin Senja My ComLuv Profile

  29. bunda arun says:

    Facebook.. kadang menguntungkan, bisa juga merugikan..

    Salam kenal…
    bunda arun´s last blog ..Goresan Awal My ComLuv Profile

  30. kucingkeren says:

    yg parah itu oknum. ada fasilitas apapun pasti digunakan buat yg gak bener…
    kucingkeren´s last blog ..Perdu My ComLuv Profile

  31. cah ndeso says:

    pembelajaran menarik mas. tapi terkadang justru karena keasyikan maen FB, orang tua malah lalai mengawasi anak2nya. hahahhaha… jadi kecanduan FB juga.
    cah ndeso´s last blog ..WP-Clear Solostream WordPress Theme My ComLuv Profile

  32. kikakirana says:

    masuk kedunia sang anak,, mungkin itu cara supaya para orang tua gag terlihat kolot ya…
    bisa mengikuti perkembangan si anak. jadi bisa terjalin komunikasi yang bagus,,,
    bagus banged cara seperti ini,,, asal orang tua juga tau… memantau bukan berarti mengatur para anak” mereka sampe mereka nggak bisa ngerasa bebas lagi.. hmmm,,,

    HIDUP!!! ^_^

  33. playboyonline says:

    Facebook sekarang sudah melenceng dari fungsi awalnya mas.. perubahan jaman apa pola pergaulan user nya sendiri ya?? hmm..

Speak Your Mind

*

CommentLuv Enabled

Switch to our mobile site