Dia Punya Dunia Sendiri

I'm Always Right (sapudunia.wordpress.com)

Pernah ketemu atau berteman dengan orang yang kalau diajak ngobrol seperti tidak nyambung, susah diajak berkomunikasi secara normal, beranggapan bahwa apa yang dia katakan dan yakini benar walau menurut kebenaran umum itu berarti salah. Terhadap satu persoalan satu ruangan sepakat bahwa tidak terjadi masalah, tapi buat dia ada masalah serius. Semua temannya heran, apa yang menjadi masalah. Dia selalu datang paling awal, diantara para teman-temannya. Secara logika otomatis dia yang paling lama menunggu. Jam tangan dia menunjukkan jam sembilan pagi, artinya seharusnya semua teman-temannya harus sudah datang. Tapi saat itu belum semuanya datang.

Kemudian dia berdalih, bahwa teman-temannya terlambat, padahal kenyataanya masih setengah jam lagi dari jam sembilan. Tapi dia sangat yakin bahwa jam dia yang paling benar. Semua itu diungkapkan dalam sebuah milis yang diikuti oleh teman-temannya dan dia mengeluh kok semuanya pada terlambat. Respon berdatangan dan milis menjadi ramai, sampai yang berwenang ikut campur. Bukan hanya masalah diatas tapi untuk hal-hal yang lain dia selalu berpikir apa yang dia yakini yang paling benar walau sudah ditunjukkan fakta-fakta yang ada.

number of view: 1609

Popularity: 13% [?]

Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • Blogplay

About antokoe™
Antokoe adalah alter ego dari Mas Anto. Berusaha untuk terus belajar dan berbagi. Blog ini berisi catatan, langkah dan pikiran sesuatu yang penting atau mungkin tidak penting.

Comments

  1. M Mursyid PW says:

    Kunjungan tengah malam.
    Sala….m!!!!

  2. arkasala says:

    pernah juga dan memang kita harus sabar menghadapinya sebagai teman. Walau kesabaran kita kadang habis karena kita masih susah memahami persepsinya.

    Btw Trims Mas sudah berkunjung ke blog saya di leysbook.
    Salam :)
    .-= arkasala

  3. guskar says:

    yup sepakat saya mas.. dng banyak bergaul akan memperluas dan memperkaya cara pandang pada suatu permasalahan.
    pada kasus di atas sepertinya teman yg kuper td terkekang oleh suatu “teori” kesempurnaan yg kalau di dunia nyata sering berbeda dng teorinya. janji bertemu jam 9. mmg akan lbh baik klo stgh jam sblmnya kita sdh siap. tp kalo saya datang jam 8.59 belum terlambat dong :P

  4. Badruz says:

    memang berinteraksi dengan lingkungan penting sekali mas, agar cara berikir menjadi luar dan arif.

    salam’.
    .-= Badruz

  5. imadewira says:

    jadi pengen tau seperti apa cerita selengkapnya…
    .-= imadewira

  6. vinna says:

    iya, sama ma imadewira.. jd pnasaran ma cerita & endingnya.. :D

  7. kenanga says:

    kalo untuk aku pribadi justru takut untuk mengeluarkan apa yang ada didalam fikiranku… dengan banyaknya teman dan luasnya pergaulan membuat trauma akan ditusuk dari blakang…maka saya memilih hidup dengan dunia saya sendiri….
    bukan karena orang tua yang protek atau aku yang tidak mau bergaul….tapi pergaulan itu yang akhirnya menciptakan dunia aku sendiri….

    • Anonymous says:

      Pernah gak ditengah keramaian, merasa sepi?. Bergaul adalah tuntutan sosial. Memilih dan memilah adalah hak prerogatif pribadi. Pandai menempatkan diri dan tahu batasan salah satu kuncinya.

  8. sunarno says:

    selamat siang mas
    .-= sunarno

  9. sunarno says:

    semakin banyak teman, semakin banyak yang bisa diperbincangkan, semakin banyak pula sudut pandang, makin asik.
    tapi kadang aku tetap saja suka kesendirian, mengutak-atik huruf menjadi deretan kata yang kuserahkan pada siapapun yang membaca untuk melekatkan makna
    .-= sunarno

  10. sunarno says:

    pamit pulang mas
    .-= sunarno

  11. ramudeng says:

    beda kepala beda isinya mas.

  12. tary says:

    ……………………………
    ……………………………
    ……….ooooO…………..
    ………..(………)………..Ooooo……
    …………..)……)………..(………)………
    …………..(_…)…………..)……)……….
    ………………………………(_…)…………..

    dan akupun ingin meninggalkan jejak kaki ku di blg ini, kunjungan balasan nih, salam kenal ya?

  13. mandor tempe says:

    berbeda pendapat itu boleh, namun kalau selalu merasa benar itu malah merepotkan yang lain. Keras kepala seperti itu harus dihindari sebelum timbul masalah yang lain
    .-= mandor tempe

  14. itu namanya vampire energi tuh…karena dia menghisap energi kita dengan ke kuekehan dirinya…biasanya kita capek kalo habis ketemu orang begini…

  15. zulhaq says:

    tragis!!!
    prihatin banget dengan keadaannya dia. kenapa keluarganya memberikan didikan yang seperti itu? hingga dia harus menanggung perjalanan hidupnya tanpa sahabat, bahkan tak ada temen untuk sekedar berbagi.

    apakah dia yang di maksud, mahasiswa yang ikut kelas sampeyan pak????
    semoga dia bisa menemukan dunianya yang baru, dan menemukan temen2 yang mampu memberi dia semangat, hingga melupakan keterpurukan atas keadaannya :)
    .-= zulhaq

  16. Ini menarik. Butuh kesabaran ekstra untuk mengahadapi orang serupa itu :)

  17. Domba Garut! says:

    Bersabarlah ngadepin orang macam begini, mungkin kedepan dirimulah yang bakalan jadi sahabat baiknya :D

    • Anonymous says:

      Pernah gak ditengah keramaian, merasa sepi?. Bergaul adalah tuntutan sosial. Memilih dan memilah adalah hak prerogatif pribadi. Pandai menempatkan diri dan tahu batasan salah satu kuncinya.

  18. kasihan juga ya mas orang ini.
    padahal dgn banyak bergaul, banyak juga ilmu yg kita dapatkan, juga kita bisa belajar utk berfikir dan bersikap lebih bijak.
    salam.
    .-= bundadontworry

  19. pushandaka says:

    Saya ndak ikut milis lagi. Saya bergaul di dunia nyata sajalah. Hehe..

  20. alief says:

    kunciny asatu itu….., sing sabar….
    .-= alief

  21. Rindu says:

    kalau autis kaya saya ini, kira kira kalau keluar kebun kaya temen mas ini gak yah? *gawat nih…*

  22. andipeace says:

    ooooo gitu toh pak….

    salam

  23. yos says:

    nemuin orang kaya gtu baiknya dibimbing sob,,,
    byr bisa jadi makhluk sosial yang baik,,,
    wookkeee..

  24. chie says:

    ya mungkin karena dy g prnh bergauL dri duLu..makax kaya gtu..
    mungkin jg..dy sekarang seperti ini..untuk mencari perhatian..karena g pernah mendapatkan perhatian… *maybeee….* :p
    mungkin *lagi dan lagi* org ini hrus punya teman duLu,,sehingga baru bisa menyadari klo d dunia ini bukan hanya ada dy..tapi masih banyak org2…
    *ini hanyalah kemungkinan2 dari pemikiran saia* :mrgreen:

    salam kenaL om..

  25. kips says:

    Kalau berhadapan dengan orang yang selalu berpikir apa yang dia yakini yang paling benar itu memang ngeselin, terlebih jika kita telah mencoba memahami karakternya sebisa mungkin :-D

  26. yaaa mungkin memang dia bertempramen perfeksionis dan kritikus ya. Jadi segala hal harus perfect atau dikritik. Sebenarnya dua hal ini tidak jelek, asal digunakan pada tempatnya, bukan dalam segala aspek kehidupan.

    Justru yang menderita itu bukan orang lain, melainkan DIRINYA SENDIRI. Dia yang stress terus, mengeluh terus, kesal terus, mengapa semuanya tidak berjalan sesuai keinginannya. Sementara teman-temannya sih santai saja, kalo perlu, tidak perlu berteman dengan dia lagi. Beres. Sementara dia makin tak punya teman.

    Kasihan orang yang begitu ya.

  27. andipeace says:

    Sungguh kasihan orang itu.orang seperti itu cenderung bikin kesel dan marah orang disekitarnya.tetapi kalau difikir-fikir lagi.saya berpendapat menyedihkan sekali kehidupan dia.

    salam

  28. senny says:

    untungnya blm pernah nemu yg kayak gt, tp kalo nemu pasti kesel banget
    .-= senny

  29. H says:

    Agak-agak mirip dengan kisah pribadi aku juga :)

  30. fauza says:

    salam kenal…
    kunjungan pertama ku…
    kunjungi juga blogku.. yahhh walau aku masih sangat2 pemula..

Speak Your Mind

*

CommentLuv Enabled

Switch to our mobile site