<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>antokoe dot com &#187; Tradisi</title>
	<atom:link href="http://antokoe.com/category/sosial/tradisi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://antokoe.com</link>
	<description>Catatan Langkah Pikiran&#8482;</description>
	<lastBuildDate>Thu, 22 Jul 2010 10:27:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Jakarta Masih Memberikan Mimpi</title>
		<link>http://antokoe.com/jakarta-masih-memberikan-mimpi/</link>
		<comments>http://antokoe.com/jakarta-masih-memberikan-mimpi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Sep 2009 08:27:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>antokoe™</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Tradisi]]></category>
		<category><![CDATA[jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[mimpi]]></category>
		<category><![CDATA[urbanisasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antokoe.com/?p=312</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta masih memberikan mimpi. Kalimat itu tidak berlebihan. Setiap arus balik lebaran tiap tahunnya selalu didomplengi para pendatang baru yang mencoba untuk meraih mimpi ibukota. Tahun lalu seingatku, yang ikut arus balik lebaran 3 orang dan sekarang mereka sudah mulai sekolah melanjutkan di pinggiran ibukota sambil belajar bekerja. Kemarin yang ikut arus balik ada 2 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption alignleft" style="width: 208px"><img title="Urbanisasi" src="http://www.balipost.co.id/balipostcetaK/2006/10/20/7-1.jpg" alt="source: balipostcetak" width="198" height="194" /><p class="wp-caption-text">source: balipostcetak</p></div>
<p style="text-align: justify;">Jakarta masih memberikan mimpi. Kalimat itu tidak berlebihan. Setiap arus balik lebaran tiap tahunnya selalu didomplengi para pendatang baru yang mencoba untuk meraih mimpi ibukota. Tahun lalu seingatku, yang ikut arus balik lebaran 3 orang dan sekarang mereka sudah mulai sekolah melanjutkan di pinggiran ibukota sambil belajar bekerja. Kemarin yang ikut arus balik ada 2 orang yang juga akan melanjutkan sekolah dan belajar bekerja. Semuanya punya mimpi setelah melihat teman sekampungnya bisa selesai sekolah dan sudah kuliah.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-312"></span>Kebetulan itu semuanya adalah remaja yang mungkin mengejar mimpi Jakarta bukan dalam hal pekerjaan tapi pendidikan yang lebih utama. Ada perbedaan antara bersekolah didaerah dan di ibukota Jakarta (dan sekitarnya). Di Ibukota mereka bisa belajar meneruskan sekolah, belajar bekerja dan hidup mandiri. Tentunya kehidupan metropolis paling tidak akan membuka wawasan mereka untuk lebih terbuka dan kritis serta mempunyai jiwa bersaing yang kalau didaerah mungkin tidak begitu besar.</p>
<p style="text-align: justify;">Bagaimana dengan mereka yang dengan modal nekat, mencoba meraih mimpi di ibukota?. Mereka adalah pejuang-pejuang mimpi dan mimpi itu kadang berakhir indah tapi tidak jarang berakhir pahit. Sebenarnya gelombang urbanisasi yang tiap tahun menjadi permasalahan sendiri bagi pemerintah ibukota, bisa ditekan dengan ketersediaan lapangan pekerjaan yang memadai didaerah. Tapi mimpi ibukota ternyata lebih indah seperti sering digambarkan dalam sinetron-sinetron kita. Sering juga menemukan pemuda/pemudi luar Jawa yang bertekad sekolah di Jawa, karena katanya lulusan sekolah di Jawa (tidak peduli nama sekolahnya terkenal atau tidak), lebih diterima didaerah. Entah apa yang menjadi pertimbangan tapi terbukti banyak yang sudah berhasil, selesai sekolah di Jawa, pulang bisa langsung jadi PNS di daerah. Ini mimpi dan bermimpi salah satu hal yang tidak dilarang oleh siapapun.</p>
<p style="text-align: justify;">Bermimpilah, karena mimpi adalah masa depan. Selamat datang warga baru ibukota (dan sekitarnya).</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>antokoe</p>
number of view: 1330<img src="http://antokoe.com/?ak_action=api_record_view&id=312&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://antokoe.com/jakarta-masih-memberikan-mimpi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>17</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pulang Kampung dan Lebaran</title>
		<link>http://antokoe.com/pulang-kampung-dan-lebaran/</link>
		<comments>http://antokoe.com/pulang-kampung-dan-lebaran/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Sep 2009 07:04:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>antokoe™</dc:creator>
				<category><![CDATA[Greeting]]></category>
		<category><![CDATA[Tradisi]]></category>
		<category><![CDATA[idul fitri]]></category>
		<category><![CDATA[lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[maaf]]></category>
		<category><![CDATA[mudik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antokoe.com/?p=307</guid>
		<description><![CDATA[Pulang kampung secara informal menjadi agenda para perantau. Tradisi silaturahim yang dicontohkan para pendahulu, diteruskan dengan suksesnya oleh generasi selanjutnya. Lebaran menjadi momen favorit untuk pulang kampung. Pulang kampung akan mengingat dengan memutar memori lama dan merekap semua momen hidup. Momen memaafkan di hari lebaran menjadi ajang favorit untuk memperebutkan tropi sebagai manusia yang pemaaf [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">
<div id="attachment_308" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-308" title="lebaran-1" src="http://antokoe.com/wp-content/uploads/2009/09/lebaran-1-300x300.gif" alt="Selamat Idul Fitri 1430H" width="300" height="300" /><p class="wp-caption-text">Selamat Idul Fitri 1430H</p></div>
<p style="text-align: justify;">Pulang kampung secara informal menjadi agenda para perantau. Tradisi silaturahim yang dicontohkan para pendahulu, diteruskan dengan suksesnya oleh generasi selanjutnya. Lebaran menjadi momen favorit untuk pulang kampung. Pulang kampung akan mengingat dengan memutar memori lama dan merekap semua momen hidup.</p>
<p style="text-align: justify;">Momen memaafkan di hari lebaran menjadi ajang favorit untuk memperebutkan tropi sebagai manusia yang pemaaf dimuka bumi ini. Ada juga sebagai ajang mengukur keberhasilan dilingkungan keluarga. Atau memperkenalkan generasi sekarang kepada cikal bakal atau nenek moyangnya. Silaturahim akan menyambungkan seluruh elemen kekeluargaan.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-307"></span>Sebagai blogger, perantau sekaligus pemudik pasti ada kesilapan dalam menulis, mengutip atau berkomentar memohon keikhlasan untuk memaafkan segala kesalahan yang telah terjadi.</p>
<h2 style="text-align: center;"><span style="color: #008000;"><strong>Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H</strong></span></h2>
<h2 style="text-align: center;"><span style="color: #008000;"><strong>= Mohon maaf lahir batin =</strong></span></h2>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>Borobudur &#8211; 22092009</em></strong></p>
number of view: 1134<img src="http://antokoe.com/?ak_action=api_record_view&id=307&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://antokoe.com/pulang-kampung-dan-lebaran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>33</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ramadhan di Tahun 2008 M</title>
		<link>http://antokoe.com/ramadhan-di-tahun-2008-m/</link>
		<comments>http://antokoe.com/ramadhan-di-tahun-2008-m/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 30 Aug 2008 16:15:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>antokoe</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ramadhan]]></category>
		<category><![CDATA[Tradisi]]></category>
		<category><![CDATA[puasa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antokoe.wordpress.com/?p=94</guid>
		<description><![CDATA[Bulan Ramadhan tiba. Di tahun 2008 ini. Apa yang buat beda ramadhan tahun ini dengan tahun sebelumnya?. Pasti bervariatif. Tahun lalu buka dan sahur sendiri, sekarang sudah berdua (dengan istri/suami) atau malah sudah bertiga (jika sudah berputra/putri). Atau sebaliknya. Banyak juga yang tidak number of view: 546]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Bulan Ramadhan tiba. Di tahun 2008 ini. Apa yang buat beda ramadhan tahun ini dengan tahun sebelumnya?. Pasti bervariatif. Tahun lalu buka dan sahur sendiri, sekarang sudah berdua (dengan istri/suami) atau malah sudah bertiga (jika sudah berputra/putri). Atau sebaliknya. Banyak juga yang tidak</p>
number of view: 546<img src="http://antokoe.com/?ak_action=api_record_view&id=94&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://antokoe.com/ramadhan-di-tahun-2008-m/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Met Lebaran, Maapin yaa&#8230;&#8230;</title>
		<link>http://antokoe.com/met-lebaran-maapin-yaa/</link>
		<comments>http://antokoe.com/met-lebaran-maapin-yaa/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Oct 2007 06:26:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>antokoe™</dc:creator>
				<category><![CDATA[Greeting]]></category>
		<category><![CDATA[Tradisi]]></category>
		<category><![CDATA[idul fitri]]></category>
		<category><![CDATA[lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[maaf]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antokoe.wordpress.com/2007/10/05/met-lebaran-maapin-yaa/</guid>
		<description><![CDATA[11 bulan, banyak kata sudah diucapkan dan dilontarkan tak semua menyejukan, 11 bulan, banyak perilaku sudah dibuat dan dan diciptakan tak semua menyenangkan, 11 bulan, banyak keluhan kebencian, kebohongan menjadi bagian dari diri, Mari bermaaf-maafan. Selamat Idul FItri 1428 H. (Word by Dwi Agus. Kapanlagi.com) number of view: 791]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p><font color="#000000"><strong>11 bulan, banyak kata sudah diucapkan dan dilontarkan tak semua menyejukan,</strong><strong><br />
11 bulan, banyak perilaku sudah dibuat dan dan diciptakan tak semua menyenangkan,</strong></font></p></blockquote>
<blockquote><p><font color="#000000"><strong>11 bulan, banyak keluhan kebencian, kebohongan menjadi bagian dari diri,</strong></font></p></blockquote>
<blockquote><p><font color="#000000"><strong>Mari bermaaf-maafan. Selamat Idul FItri 1428 H.</strong></font></p></blockquote>
<blockquote><p><em>(Word by Dwi Agus. Kapanlagi.com)</em></p></blockquote>
number of view: 791<img src="http://antokoe.com/?ak_action=api_record_view&id=35&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://antokoe.com/met-lebaran-maapin-yaa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
