Menikah !
Menikah. Bulan ini adalah bulan baik untuk menikah. Tiap gang atau jalan menuju perumahan/kampung atau gedung pertemuan bertengger janur kuning melengkung pertanda ada yang sedang menggelar hajatan, utamanya kawinan. Sebentar lagi akan lebih semarak dengan musim sunatan, seiring dengan datangnya musim liburan anak sekolah.
Menikah, itu hampir 10 tahun yang lalu. Sekarang sudah buah dari pernikahan itu sudah menjelma 2 manusia cantik dan ganteng yang sudah mulai bandel. Bulan ini setidaknya ada 3 temanku yang ikut menyemarakkan musim kawin akhir tahun ini. Kalau dilihat perjalanan dari teman-temanku
Number of View :9010Popularity: 7% [?]
Heboh di Balik Pemuatan Komik Nabi Muhammad
Astagfirullah. Ngelus dada. Setelah membaca berita tentang komik Nabi Muhammad di portal berita. Versi Indonesia lagi. Berani banget. Begitu kira-kira ungkapan yang mungkin pas buat nanggepin berita ini. Ini berita besar yang menggegerkan ranah blog khususnya WordPress karena disinilah sumber berita ini dipublish.
Menariknya lagi aku menemukan sebuah blog baru yang isi khusus membahas efek dari berita ini dan seperti tahu betul siapa yang berada di balik blog yang menghebohkan itu dan kebetulan sudah ditutup oleh WordPress. Aku gak mau nge-link karena itu sudah masuk BOTD berhari-hari. Hitsnya sudah lebih dari 13 ribu hanya dalam waktu seminggu (baru umur seminggu).
Number of View :3986Popularity: 3% [?]
Back To Real World
Lebaran tahun ini lebih semarak. Bisa mudik ke kampung halaman dengan lancar, bersilaturahmi dengan orang tua dan sanak kerabat. Alhamdulillah, atas perlindungan-Mu, ya Allah, kami dapat kembali lagi ke pinggiran ibukota, untuk bergelut dengan urusan yang tidak pernah usai.
Lebaran lebih semarak, itu yang dirasakan. Bukan orang tua atau sanak kerabat yang menyambut kedatangan di kampung halaman, tapi wajah-wajah penuh arti menyambut sepanjang perjalanan. Wajah-wajah itu berjejer rapi di tepi jalan, dipohon-pohon, diatas jalan raya, spanduk pamflet dan tempat strategis. Wajah penuh harap, ingin dikenal dan diperhatikan, tentunya dengan imbuhan kalimat/kata penuh percaya diri. Itu bentuk eforia demokrasi negeri ini. Wajah-wajah calon pemimpin lokal atau interlokal negeri ini. Mudik tahun depan mungkin wajah-wajah tadi sudah terlena dengan jabatan dan kekuasaan dan biasanya lupa dengan ditulis di spanduk, pamflet, baliho, ……..
Number of View :4932Popularity: 2% [?]
Ramadhan di Tahun 2008 M
Bulan Ramadhan tiba. Di tahun 2008 ini. Apa yang buat beda ramadhan tahun ini dengan tahun sebelumnya?. Pasti bervariatif. Tahun lalu buka dan sahur sendiri, sekarang sudah berdua (dengan istri/suami) atau malah sudah bertiga (jika sudah berputra/putri). Atau sebaliknya. Banyak juga yang tidak
Number of View :3788Popularity: 4% [?]
Ryan:Killer 2008
Ada yang dieksekusi dan ada yang mengeksekusi. Negara baru saja mengeksekusi para penerima hukuman

Ryan Sang Mutilator 2008
mati, disisi lain Ryan mendaftarkan diri menjadi calon yang akan dieksekusi. Itu kalau nanti diganjar hukuman mati.
Mungkin ada yang berpikir, kok bisa ya, orang sekejam Ryan. Hanya karena cemburu, bertindak sadis. Cemburu ditambah dengan sakit hati yang kronis dan si-endorsed penuh setan, bila meledak melebihi orang gila sekalipun. Kehidupan
Number of View :3496Popularity: 4% [?]
Antara Malu dan Tanggung Jawab
Bulan Juli ini adalah bulang kondangan. Hampir tiap gang di daerahku bertengger janur, penanda bahwa penghuni gang ada yang hajatan. Banyak undangan mungkin bukti kalau banyak teman/kerabat atau banyak dikenal orang.
Lucu juga ya, di Indonesia itu selain dikenal musim hujan dan musim kemarau juga banyak dikebal musim-musim lain. Seperti musim mangga, musim duren, musim rambutan dan mungkin yang tidak ada di negara lain adalah MUSIM KAWIN. Bulan Juli ini bulan hajatan kalau tidak sunatan (pas libur sekolah) ya nikahan.
Awas !!!. Jangan salah masuk tempat kondangan, karena bisa jadi dalam satu gang ada lebih satu hajatan. Seperti yang dialami temanku. Super yakin masuk ke tempat kondangan tanpa tanya, nulis buku tamu, sumbangan dimasukkan dikotak, pas mau salaman sama pengantin, lho kok gak kenal? Wah salah masuk, ya sudah terusin saja (pengantin pasti heran nih siapa ya). Langsung cabut dari TKK, sumbangannya??? Malu diambil lagi.
Ngomongin kondangan aku jadi ingat peristiwa beberapa tahun lalu. Lucu dan tidak perlu terjadi. Waktu itu temenku nikah, kita sepakat untuk sumbangan dijadikan satu amplop biar tidak kelihatan sedikit. Setelah semua dimasukkan ke amplop, amplop di-lem, aku taruh di saku baju. Meluncurlah ke TKK (tempat kejadian kawinan), kebetulan waktu habis magrib. Kasih salam sama mempelai, ngobrol sana-sini, tiba giliran pulang. Giliran waktu pulang, aku kasih amplop kumpulan sumbangan ke pengantin cewek (karena dia yang temanku). Pulanglah kami semua, tapi aku merasa ada yang tidak beres. Kami sudah pulang sekitar 3 km. Motor aku pinggirkan, aku meraba ke saku baju. Lho kok amplop sumbangan masih ada disaku, terus yang aku kasih ke pengantin tadi apaan???. Wah aku baru sadar selain amplop sumbangan tadi, di saku juga ada amplop berisi undangan rapat. Berarti???. Langsung aku balik ke TKK, teman-temanku (yang masih disana) pada heran. Lho kok balik lagi. Aku jawab yang ketinggalan. Ku temui pengantin cewek, dengan perasaan super malu, bahwa amplop yang aku kasih tadi salah. Ditukarlah amplop itu plus pernyataan maaf seribu maaf. Langsung ngacir yang nunggu di pinggir jalan. Dan kami tertawa geli.
Memang ada hubungannya antara malu dan tanggung jawab?
Number of View :8982Popularity: 4% [?]

