<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>antokoe dot com &#187; Intermezo</title>
	<atom:link href="http://antokoe.com/category/serbaneka/intermezo/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://antokoe.com</link>
	<description>Catatan Langkah Pikiran&#8482;</description>
	<lastBuildDate>Thu, 22 Jul 2010 10:27:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Terhubung</title>
		<link>http://antokoe.com/terhubung/</link>
		<comments>http://antokoe.com/terhubung/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Mar 2010 18:37:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>antokoe™</dc:creator>
				<category><![CDATA[Intermezo]]></category>
		<category><![CDATA[Serbaneka]]></category>
		<category><![CDATA[hamster]]></category>
		<category><![CDATA[ikatan jiwa]]></category>
		<category><![CDATA[terhubung]]></category>
		<category><![CDATA[tersambung]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antokoe.com/?p=474</guid>
		<description><![CDATA[Semua orang pernah mengalami situasi dimana interaksi dengan &#8216;sesuatu&#8217; itu tanpa hambatan. Atau merasa terhubung atau merasa connected. Dengan terhubung, transaksi dapat terjadi tanpa hambatan. Mungkin pernah mengalami, ada keinginan untuk menjual kendaraan kesayangan yang setiap hari menemani pergi kemanapun, karena ingin berganti dengan yang baru, tapi tiba-tiba kendaraan itu &#8216;ngambek&#8217; atau rusak tanpa sebab. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">
<div id="attachment_475" class="wp-caption alignleft" style="width: 131px"><a href="http://antokoe.com/wp-content/uploads/2010/03/heart-connected.jpg"><img class="size-full wp-image-475" title="heart-connected" src="http://antokoe.com/wp-content/uploads/2010/03/heart-connected.jpg" alt="Connected" width="121" height="86" /></a><p class="wp-caption-text">Connected</p></div>
<p style="text-align: justify;">Semua orang pernah mengalami situasi dimana interaksi dengan &#8216;sesuatu&#8217; itu tanpa hambatan. Atau merasa terhubung atau merasa connected. Dengan terhubung, transaksi dapat terjadi tanpa hambatan. Mungkin pernah mengalami, ada keinginan untuk menjual kendaraan kesayangan yang setiap hari menemani pergi kemanapun, karena ingin berganti dengan yang baru, tapi tiba-tiba kendaraan itu &#8216;ngambek&#8217; atau rusak tanpa sebab. Karena sudah merasa terhubung dengan kendaraan tersebut, muncul pernyataan &#8220;giliran mau dijual, eh &#8230; malah rusak, berarti gak boleh dijual&#8221;.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-474"></span>Ada perasaan tidak tenang atau gelisah, jika terjadi sesuatu dengan anggota keluarga. Perasaan ini muncul karena merasa terhubung secara batin. Ada perasaan sedih, haru dan kurang rela untuk berpisah dengan seseorang yang sudah memberikan arti lain dalam keseharian, karena sudah terhubung dengan seseorang itu. Perasaan ini pernah saya alami waktu SD, ketika ada guru baru yang berasal dari mahasiswa KKN (kuliah kerja nyata). Beberapa bulan guru itu mengisi ruang belajar kami dan memberikan nuansa baru. Interaksi kami dengan guru itu makin terjalin dengan erat, sehingga kami merasa terhubung. Saat perpisahan terjadi, kami menangis sedih karena akan ditinggal oleh guru (mahasiswa KKN), seperti tidak rela kalau berpisah, karena kami merasa sudah sangat dekat.</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;">Jam sebelam malam saya dikagetkan suara isak tangis istri dan  anak-anakku, &#8220;<em>pa&#8230;.hamsternya mati, kasihan pa&#8230;..</em>&#8221; Sejenak saya mencoba memahaminya. Karena rasa kehilangan serta perasaan terhubunglah, mereka menangisi kematian hamster yang dibernama <strong>pipi.</strong></p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Melepaskan sesuatu yang sudah terhubung dengan hati, menimbulkan perasaan mendalam. Waktu ikan Arwana peliharaan mati, ada rasa tidak tega, untuk menggorengnya. Karena akan teringat bagaimana membesarkannya, memberi makan setiap hari sehingga  dari kecil sampai menjari besar. Merasa terhubung karena entitas-entitas yang ada saling menerima dengan tidak menafikan faktor perbedaan  yang ada. Saya merasa terhubung dengan pengunjung blog ini dan mereka memberikan komentar walau mungkin tidak sependapat dengan tema tulisan saya.</p>
<p style="text-align: justify;">Menjaga keterhubungan lebih sulit daripada memulai hubungan.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
number of view: 1168<img src="http://antokoe.com/?ak_action=api_record_view&id=474&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://antokoe.com/terhubung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>21</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Back To Real World</title>
		<link>http://antokoe.com/back-to-real-world/</link>
		<comments>http://antokoe.com/back-to-real-world/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Oct 2008 18:05:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>antokoe</dc:creator>
				<category><![CDATA[Intermezo]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[balik]]></category>
		<category><![CDATA[krisis]]></category>
		<category><![CDATA[mudik]]></category>
		<category><![CDATA[resesi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antokoe.wordpress.com/?p=103</guid>
		<description><![CDATA[Lebaran tahun ini lebih semarak. Bisa mudik ke kampung halaman dengan lancar, bersilaturahmi dengan orang tua dan sanak kerabat. Alhamdulillah, atas perlindungan-Mu, ya Allah, kami dapat kembali lagi ke pinggiran ibukota, untuk bergelut dengan urusan yang tidak pernah usai. Lebaran lebih semarak, itu yang dirasakan. Bukan orang tua atau sanak kerabat yang menyambut kedatangan di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Lebaran tahun ini lebih semarak. Bisa mudik ke kampung halaman dengan lancar, bersilaturahmi dengan orang tua dan sanak kerabat. Alhamdulillah, atas perlindungan-Mu, ya Allah, kami dapat kembali lagi ke pinggiran ibukota, untuk bergelut dengan urusan yang tidak pernah usai.</p>
<p style="text-align:justify;">Lebaran lebih semarak, itu yang dirasakan. Bukan orang tua atau sanak kerabat yang menyambut kedatangan di kampung halaman, tapi wajah-wajah penuh arti menyambut sepanjang perjalanan. Wajah-wajah itu berjejer rapi di tepi jalan, dipohon-pohon, diatas jalan raya, spanduk pamflet dan tempat strategis. Wajah penuh harap, ingin dikenal dan diperhatikan, tentunya dengan imbuhan kalimat/kata penuh percaya diri. Itu bentuk eforia demokrasi negeri ini. Wajah-wajah calon pemimpin lokal atau interlokal negeri ini. Mudik tahun depan mungkin wajah-wajah tadi sudah terlena dengan jabatan dan kekuasaan dan biasanya lupa dengan ditulis di spanduk, pamflet, baliho, &#8230;&#8230;..</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-103"></span>Kembali ke pinggiran ibukota adalah kembali ke dunia nyata. Kesibukan menanti, walau tidak sesibuk para pegawai pemda yang kucing-kucingan dengan atasannya karena telat masuk kantor atau belum balik dari mudik. Pokoknya hari pertama harus masuk, lebaran dengan rekan kerja, atasan dan tukang rokok depan kantor karena sering ngutang rokok bila tanggal tua datang. Hidup dipinggiran ibukota ternyata secara tidak sengaja terpengaruh gonjang-ganjing krisis keuangan di negeri paman sam, Amerika. Yang pasti barang-barang dengan label import pasti naik. Pemerintah sibuk dengan strategi dan jalan keluar yang tepat biar tidak terpengaruh terlalu dalam. Lumayan buat kampanye untuk 2009.</p>
<p style="text-align:justify;">Real World. Belum tentu enak dan nyaman dirasakan. Kejam, kadang-kadang. Kehidupan ibukota yang keras dan menuntut untuk tidak sekedar berusaha. Tapi kalau berpikir bahwa kehidupan di daerah lebih ringan, itu tidak benar. Ibukota dan daerah, kalau masalah dapur ngebul tidak ada bedanya. Sama-sama sulit. Yang beda mungkin tingkat stress. Stress, diibukota dan sekitarnya lebih keras sedangkan didaerah lebih soft tapi terasa. Didaerah tingkat kepedulian lebih besar dibanding dikota besar. Tapi memperlihatkan keberhasilan selama berusaha dikota pada momen lebaran menjadi sebuah ironi. Tidak peduli dikota tidur dirumah kontrakan sempit, jungkir balik mencari rejeki, tapi kalau di kampung halaman harus terlihat sukses. Tidak peduli mobil atau motor yang dibawanya ke kampung itu kredit atau sewa yang penting kelihatan berhasil. Itu dunia nyata.</p>
<p style="text-align:justify;">Dunia nyata, makin sulit dan keras. Efek global dan ketidakmampuan pemimpin negeri ini bisa membawa ke dalam jurang resesi atau krisis yang lebih berat dari 10 tahun yang lalu. Ya.. Allah, berilah kami kekuatan dan keikhlasan dalam menghadapinya.</p>
number of view: 1577<img src="http://antokoe.com/?ak_action=api_record_view&id=103&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://antokoe.com/back-to-real-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>I Want To Believe</title>
		<link>http://antokoe.com/i-want-to-believe/</link>
		<comments>http://antokoe.com/i-want-to-believe/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Jul 2008 18:52:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>antokoe</dc:creator>
				<category><![CDATA[Intermezo]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[percaya]]></category>
		<category><![CDATA[xfiles]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antokoe.wordpress.com/?p=85</guid>
		<description><![CDATA[Seberapa banyak apa yang pernah direncanakan dan terwujud?. Untuk mengingat mungkin butuh mengernyitkan dahi sebentar, memutar memori yang loading-nya sudah kurang poweful. Berapa prosentase yang direncanakan dan diwujudkan?. Setiap akhir tahun menjelang awal tahun baru, mungkin banyak yang menyusun sebuah rencana baik tertulis maupun hanya angan, apa yang mau dicapai di tahun mendatang. Sebuah keinginan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Seberapa banyak apa yang pernah direncanakan dan terwujud?. Untuk mengingat mungkin butuh mengernyitkan dahi sebentar, memutar memori yang loading-nya sudah kurang poweful. Berapa prosentase yang direncanakan dan diwujudkan?.</p>
<p style="text-align:justify;">Setiap akhir tahun menjelang awal tahun baru, mungkin banyak yang menyusun sebuah rencana baik tertulis maupun hanya angan, apa yang mau dicapai di tahun mendatang. Sebuah keinginan bisa terwujud harus dilandasi kepercayaan diri dan konsisten. Segala konsekuensi apapun bentuknya akan menjadi sebuah hasil yang kadang tidak sesuai yang diinginkan. Percaya apa yang sudah atau akan dilakukan menjadi bekal utama untuk meraih sesuatu. Percaya, adalah bentuk sugesti diri untuk tidak menyerah apa yang telah diyakini selama ini dan suatu saat akan bermuara pada hasil dan itu baik.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-85"></span>Seperti apa menginisialisasi sebuah keinginan ?. O&#8230;tentunya menggunakan jalan yang ada. Pernahkah berpikir untuk membuat sebuah jalan baru?. Kadang terlalu takut untuk membuat atau menemukan jalan baru itu. Kepada siapa bertanya kalau membutuhkan sebuah bantuan?. O&#8230;tentunya kepada yang punya kompetensi. Siapa yang berkompeten?. Profesor, doktor, orang tua, guru, kyai, ustadz atau kepada seorang kriminal. Penjahat?. Kadang dari seorang kriminal jawaban sebuah jalan baru berasal. Karena seorang kriminal siap dengan resiko. Resiko yang kadang bagi orang &#8216;normal&#8217; selalu dihindari.</p>
<p style="text-align:justify;">Mengejar sebuah keinginan harus percaya dan jangan menyerah.</p>
<p style="text-align:justify;"><em>I want to believe. You must belive. Die hard. Don&#8217;t give up.</p>
number of view: 889<img src="http://antokoe.com/?ak_action=api_record_view&id=85&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://antokoe.com/i-want-to-believe/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Setelah Juni, Ada Apa Dengan Juli?</title>
		<link>http://antokoe.com/setelah-juni-ada-apa-dengan-juli/</link>
		<comments>http://antokoe.com/setelah-juni-ada-apa-dengan-juli/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Jul 2008 17:25:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>antokoe</dc:creator>
				<category><![CDATA[Intermezo]]></category>
		<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[euro2008]]></category>
		<category><![CDATA[juli]]></category>
		<category><![CDATA[juni]]></category>
		<category><![CDATA[mercusian]]></category>
		<category><![CDATA[mercusuar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antokoe.wordpress.com/?p=75</guid>
		<description><![CDATA[Buntu. Blank. Gak kepikir atau apalah itu mungkin perasaan yang sering menghinggapi para blogger. Blogger &#8216;dituntut&#8217; harus update blog. Tapi &#8216;penyakit&#8217; tadi sering datang tiba-tiba. Seperti blog ini. Jadinya blog ini lama nganggur tanpa postingan baru. Bulan Juni sudah lewat. Bulan Juni meninggalkan jejak yang terus nyambung di bulan Juli. Awal Juni kemarin aku &#8216;tanggap [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Buntu. Blank. Gak kepikir atau apalah itu mungkin perasaan yang sering menghinggapi para blogger. Blogger &#8216;dituntut&#8217; harus update blog. Tapi &#8216;penyakit&#8217; tadi sering datang tiba-tiba. Seperti blog ini. Jadinya blog ini lama nganggur tanpa postingan baru.</p>
<p style="text-align:justify;">Bulan Juni sudah lewat. Bulan Juni meninggalkan jejak yang terus nyambung di bulan Juli. Awal Juni kemarin aku &#8216;<em>tanggap warsa</em>&#8216; atau nambah umur dan dirayakan meriah di Monas sampai berdarah-darah. Akhir Juni ditutup dengan Spanyol jadi juara EURO2008 setelah 44 tahun gak juara.</p>
<p style="text-align:justify;">Awal Juli aku mengawali sebuah langkah yang sebelumnya belum pernah aku lakukan. Ya awal Juli ini aku memutuskan menghilangkan harapan temanku untuk bekerja denganku. Itu aku lakukan karena memang sudah komitmen awal waktu mulai masuk kerja. Memutuskan ini bukan tanpa alasan. Sudah diberikan kesempatan untuk bekerja tapi sampai batas waktu yang ditentukan, tidak menunjukkan prestasi, berulang kali diingatkan tapi tetap tidak ada perbaikan, ya&#8230; akhirnya. Berat memang menghentikan kerja teman dimasa cari kerja susah. Menurut berita di kotak ajaib alias TV, di Jogja saja 21.000 sarjana S1 <em>jobless</em> alias <em>nganggur</em> dan 600 sarjana S2 tidak kebagian kerja.</p>
<p style="text-align:justify;">Awal Juli ini anggota DPR ketangkep lagi. Begitulah kalau anggota parlemen yang terhormat jadi makelar proyek. Padahal gajinya saja berpuluh-puluh juta. Tahun depan jadi males ikutan coblosan (wah penyakit golput mulai nyerang). Disuapin itu enak. Ada kesan dilayani atau disayang. Tapi itu kalau disuapi makan yang enak. Kalau disuapi duit buat meng-gol-kan proyek, ih&#8230;.amit..amat.</p>
<p style="text-align:justify;">O&#8230;ya, awal Juli ini harga gas ukuran 12 kg naik. Wuih&#8230;baru kemarin punya kompor gas, gas sudah mulai naik. Mau ganti minah (minyak tanah) susahnya kayak nyari anak ilang di mall. Melelahkan.</p>
<p style="text-align:justify;">Tapi yang bikin aku seneng akhirnya proyek yang sudah lama direncanakan akhirnya online juga. Aku dipercaya teman-teman untuk merancang web komunitas. Ya&#8230;walau masih belajar akhirnya sudah selesai 90%. Web ini adalah web komunitas mahasiswa <a title="STMIK Mercusuar" href="http://www.mercusuar.ac.id">Mercusuar</a> yang bernama Mercusian dan alamat web-nya  <a title="Mercusuar Community" href="http://www.mercusian.com">www.mercusian.com</a> .</p>
<p style="text-align:justify;">Ini baru awal Juli, bagaimana pertengahan dan akhir Juli ?. Kita tunggu saja.</p>
number of view: 693<img src="http://antokoe.com/?ak_action=api_record_view&id=75&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://antokoe.com/setelah-juni-ada-apa-dengan-juli/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>24</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Euro2008, FPI Sampai Geby</title>
		<link>http://antokoe.com/euro2008-fpi-sampai-geby/</link>
		<comments>http://antokoe.com/euro2008-fpi-sampai-geby/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Jun 2008 18:56:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>antokoe</dc:creator>
				<category><![CDATA[Intermezo]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[akkbb]]></category>
		<category><![CDATA[bola]]></category>
		<category><![CDATA[dedy corbuzier]]></category>
		<category><![CDATA[euro]]></category>
		<category><![CDATA[euro2008]]></category>
		<category><![CDATA[fpi]]></category>
		<category><![CDATA[geby]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antokoe.wordpress.com/?p=66</guid>
		<description><![CDATA[Ramai sekali, isu demi isu bergantian menjadi buah bibir para bloger. Minggu kemarin konflik FPI dengan AKKBB menjadi bahasan yang paling laris di ranah blog. Banyak bloger berusaha posting dengan topik menjadi perbincangan masyarakat terutama diblow-up oleh number of view: 834]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Ramai sekali, isu demi isu bergantian menjadi buah bibir para bloger. Minggu kemarin konflik FPI dengan AKKBB menjadi bahasan yang paling laris di ranah blog.</p>
<p style="text-align:justify;">Banyak bloger berusaha posting dengan topik menjadi perbincangan masyarakat terutama diblow-up oleh</p>
number of view: 834<img src="http://antokoe.com/?ak_action=api_record_view&id=66&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://antokoe.com/euro2008-fpi-sampai-geby/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Selusin Inspirasi Juni</title>
		<link>http://antokoe.com/selusin-inspirasi-juni/</link>
		<comments>http://antokoe.com/selusin-inspirasi-juni/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Jun 2008 15:26:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>antokoe</dc:creator>
				<category><![CDATA[Intermezo]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[penggugah hati]]></category>
		<category><![CDATA[quotes]]></category>
		<category><![CDATA[selusin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antokoe.wordpress.com/?p=64</guid>
		<description><![CDATA[Inspirasi, renungan, kalimat penggugah hati, atau apapun dan mungkin pernah dengar atau membaca dimanapun, sekarang akan aku tulis, disini, di blog ini, semoga berkenan. 4 Sifat orang mulia. 1. Dalam tingkah laku, sopan dan rendah hati. 2. Dalam menghadapi atasan, hormat dan tulus. 3. Dalam memenuhi kebutuhan orang banyak, murah hati dan ramah. 4. Dalam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Inspirasi, renungan, kalimat penggugah hati, atau apapun dan mungkin pernah dengar atau membaca dimanapun, sekarang akan aku tulis, disini, di blog ini, semoga berkenan.</p>
<ol style="text-align:justify;">
<li>4 Sifat orang mulia. 1. Dalam tingkah laku, sopan dan rendah hati. 2. Dalam menghadapi atasan, hormat dan tulus. 3. Dalam memenuhi kebutuhan orang banyak, murah hati dan ramah. 4. Dalam memakai tenaga orang lain, jujur dan adil..</li>
<li> Ada 3 tipe laki-laki : 1. Pencinta Kebijaksanaan. 2. Pencinta Kehormatan. 3. Pencinta Keuntungan.</li>
<li> Ada saat-saat dalam hidup ketika kamu sangat merindukan seseorang sehingga ingin hati menjemputnya dari alam mimpi dan memeluknya dalam alam nyata. Semoga kamu memimpikan orang seperti itu.</li>
<li>Air kotor akan berbau amis, logam tak digosok akan berkarat dan pikiran tak jernih akan membuatnya tak jelas.</li>
<li>Alangkah baiknya jika kita boleh membuka dan menutup telinga semudah kita menutup dan membuka mata<span id="more-64"></span></li>
<li>Anak lelaki tetap menjadi anak lelaki sehinggalah beliau beristeri. Anak perempuan kekal menjadi anak perempuan seumur hidupnya.</li>
<li>Anda bisa membunuh orang dan melumpuhkan bangsa-bangsa, tetapi anda tidak dapat membunuh suatu ide baik.</li>
<li>Anda cuma bisa hidup sekali saja didunia ini, tetapi jika anda hidup dengan benar, sekali saja sudah cukup.</li>
<li>Aturan menggali lubang. Ketika anda berada didalammnya berhentilah menggali.</li>
<li>Awal dari cinta adalah membiarkan orang yang kita cintai menjadi dirinya sendiri, dan tidak merubahnya menjadi gambaran yang kita inginkan. Jika tidak, kita hanya mencintai pantulan diri sendiri yang kita temukan di dalam dia.</li>
<li>Banyak wanita menikah demi keamanan keuangan, tetapi yang lain akan melakukan perceraian juga dengan alasan yang sama.</li>
<li>Cinta datang kepada mereka yang masih berharap sekalipun pernah dikecewakan, kepada mereka yang masih percaya sekalipun pernah dikhianati, kepada mereka yang masih mencintai sekalipun pernah disakiti hatinya.</li>
</ol>
<p>Masih banyak, seperti masih ada untuk inspirasi bulan depan.</p>
number of view: 656<img src="http://antokoe.com/?ak_action=api_record_view&id=64&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://antokoe.com/selusin-inspirasi-juni/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Generasi &quot;Copy &#8211; Paste&quot;</title>
		<link>http://antokoe.com/generasi-copy-paste/</link>
		<comments>http://antokoe.com/generasi-copy-paste/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 May 2008 18:17:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>antokoe</dc:creator>
				<category><![CDATA[Intermezo]]></category>
		<category><![CDATA[copy paste]]></category>
		<category><![CDATA[foto copy]]></category>
		<category><![CDATA[tempe]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antokoe.wordpress.com/?p=60</guid>
		<description><![CDATA[Sering kita dengar, mental tempe, otak tempe, sampai orek tempe. Pasti pernah dengar juga istilah generasi tempe. Kenapa muncul istilah itu ?. Semua bangsa di dunia ini tahu, tempe itu berasal dari Indonesia dan asli Indonesia, walaupun negara tetangga sebelah sudah atau mau mematenkan tempe. Era 90an, muncul istilah generasi foto copy. Karena malas nyatat, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Sering kita dengar, mental tempe, otak tempe, sampai orek tempe. Pasti pernah dengar juga istilah generasi tempe. Kenapa muncul istilah itu ?. Semua bangsa di dunia ini tahu, tempe itu berasal dari Indonesia dan asli Indonesia, walaupun negara tetangga sebelah sudah atau mau mematenkan tempe.</p>
<p><img class="alignleft" style="float:left;margin:5px;" src="http://tbn0.google.com/images?q=tbn:WxmqCUKLe7LJKM:http://humboldtherald.files.wordpress.com/2007/10/copy-paste.jpg" alt="Copy Paste" width="137" height="82" />Era 90an, muncul istilah generasi foto copy. Karena malas nyatat, ya&#8230;foto copy catatan teman dan itu jamak bagi mahasiswa, sebab apa ?, dosen gak pernah meriksa catatan mahasiswanya gak seperti anak SD/SMP/SMA. Tapi ada alasan kenapa sudah foto copy kok nilainya tetap jeblok, &#8220;lebih enak baca catatan sendiri&#8221;. Lho &#8230;?. Generasi foto copy masih berlaku sampai sekarang, dan masih menjadi andalan mahasiswa yang malas nyatat, atau dosen males nyatat atau malas beli buku, karena kantong cekak.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-60"></span>Yang paling mutakhir adalah generasi Copy-Paste. Ini tidak ada hubungan dengan malas nyatat materi kuliah tapi berhubungan dengan tugas. Alasan lebih praktis, karena gak perlu ngarang (survei membuktikan, pelajaran ngarang adalah pelajaran non favorit, kecuali ngarang alasan kenapa telat masuk kuliah), plus malas ngetik. Dengan improvisasi sedikit maka hasilnya sempurna. Dan kebetulan dosen kurang gaul dengan komputer, maka makin sempurnalah tugas plus nilainya. Perkembangan teknologi komputer memang membawa efek yang kontrakdiktif, satu sisi nilai kemudahan, kepraktisan dan kesempurnaan hasil, disisi lain <em>penyelewengan </em>mudah dilakukan.</p>
<p style="text-align:justify;">Budaya copy-paste bukan hanya pada taraf tugas-tugas kuliah misalnya, bahkan sudah sampai pada tingkat pembuatan laporan ilmiah seperti tugas akhir atau skripsi. Budaya copy-paste juga berlaku di ranah Blogger. Tidak sedikit blogger yang malas posting tulisan sendiri, tapi mencomot isi blog lain tanpa menyebutkan sumber, seolah-olah karya sendiri. Sah-sah saja sih, tapi blog juga karya cipta.</p>
<p style="text-align:justify;">Sampai kapan budaya copy-paste bertahan ?, sampai semua menyadari bahwa kita punya kemampuan yang tidak kalah dengan orang lain bahkan lebih, bahwa kita harus menghargai diri sendiri, dan orang lain juga harus dihargai karya dan kerja kerasnya. Sebenarnya budaya ini masih belum seberapa dibanding pembajakan perangkat lunak, negara kita masuk top five didunia. Pembajakan juga mempunyai nilai kontradiktif tergantung dari sisi mana melihat. Dari sisi produsen (sisi ekonomis), pasti sebuah kerugian. Dari sisi memasyarakatan perangkat lunak, sangat menguntungkan karena harga murah dan banyak orang memakai (baca:beli). Banyak contoh sebuah produk terlalu diproteksi, biasanya produk itu tidak akan bertahan lama dipasaran. Tapi walau bagaimana, menghargai karya orang lain merupakan bentuk perhargaan diri sendiri.</p>
<p style="text-align:justify;">Hasil dari budaya copy-paste, ya&#8230; jadi generasi copy-paste, bloger copy-paste, sarjana copy-paste tapi yang paling enak dan segar adalah Kopi Late&#8217;. Silakan posting ini di copy-paste kalau pantas di copy-paste.</p>
number of view: 1193<img src="http://antokoe.com/?ak_action=api_record_view&id=60&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://antokoe.com/generasi-copy-paste/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kalau Patah Hati, Terus &#8230;&#8230;.</title>
		<link>http://antokoe.com/kalau-patah-hati-terus/</link>
		<comments>http://antokoe.com/kalau-patah-hati-terus/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 May 2008 16:28:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>antokoe</dc:creator>
				<category><![CDATA[Intermezo]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[patah hati]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antokoe.wordpress.com/?p=58</guid>
		<description><![CDATA[Siang itu tidak biasanya Trisno minta ketemuan di warung bakso Mas Slamet dekat kampus. Katanya ada yang mau diomongin, penting. Atie berpikir kok tumben-tumbenan, biasanya kalau ada yang penting pasti datang ke rumah. Atie jadi tidak konsen nyimak kuliah Sistem Pakar hari itu. Langsung aja setelah bubaran kuliah, Atie langsung meluncur ke tempat ketemuan dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Siang itu tidak biasanya Trisno minta ketemuan di warung bakso Mas Slamet dekat kampus. Katanya ada yang mau diomongin, penting. Atie berpikir kok tumben-tumbenan, biasanya kalau ada yang penting pasti datang ke rumah. Atie jadi tidak konsen nyimak kuliah Sistem Pakar hari itu. Langsung aja setelah bubaran kuliah, Atie langsung meluncur ke tempat ketemuan dan Trisno sudah nunggu. Dimeja sudah ada Teh Botol dan bungkus rokok, yang menurut perkiraan Atie sudah kosong.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-58"></span>&#8220;Udah selesai kuliahnya ?&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Udah !. Ada apa sih kok kayaknya penting banget ?&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;O, ya mau minum apa ?&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Teh Botol aja pakai es&#8221;.</p>
<p style="text-align:justify;">Trisno langsung memesan ke Mas Slamet, pesanan Atie tadi. Tidak lama pesanan datang, Atie menunag Teh Botol ke gelas yang berisi es batu dan mulai minum. Dengan raut wajah serius yang cenderung tegang, Trisno menata hati dan kontrol otak agar apa yang mau diomongkan keluar dengan sempurna.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Gini Tie&#8230;.., &#8230;.&#8221;. Serasa ada yang nyumbat tenggorokan Trisno, hingga omongonnya seperti ketelan.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Aku mau kita putus !&#8221;. Itu kalimat yang keluar dari mulut Trisno, dan meluncur sangat cepat seperti ada roket yang mendorongnya.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Apa&#8230;&#8230;&#8230;.!. Uhuk..huk..huk.. &#8220;. Atie batuk karena keselek minuman yang disedot bersamaan kalimat putus yang terlontar dari mulut Trisno.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Ya !, kita putus&#8230;!&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Kenapa&#8230;&#8230;..?&#8221;. Mendadak kedua mata Atie berkaca.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Aku rasa hubungan ini tidak bisa diteruskan.., bukan karena orang ketiga, empat atau sepuluh, cuma aku rasa lebih baik hubungan ini sampai disini. Jujur aku masih sayang dan aku yakin kamu juga&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Terus kalau kita masih saling sayang, kenapa kita harus putus ?&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Itu yang aku rasa sampai sekarang aku nggak yakin dengan ini semua. Ternyata hubungan pacaran tidak sesederhana kalau kita bilang sayang&#8221;.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Aku masih nggak ngerti&#8230;.&#8221;. Air mata Atie sudah mulai meleleh, sementara wajah Trisno kelihatan tegang. Kalau ditilik kebelakang, hubungan Atie dan Trisno sebetulnya berjalan biasa saja bahkan cenderung minim konflik. Mereka kemana-mana berdua bahkan nyaris tidak pernah terlihat sendiri-sendiri. Dan berlangsung hampir satu tahun tepatnya 11 bulan kurang 5 hari.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Aku bosan dan hambar dengan hubungan kita Tie. Aku butuh suasana yang lebih menantang. Maafin aku Tie, mungkin ini menyakitkan kamu, tapi aku harus ambil keputusan ini untuk kita. Sekali lagi aku minta maaf, karena masalah ini nggak aku omongin sebelumnya sama kamu. Mudah-mudahan kamu dapat ganti yang lebih dari aku.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Air mata Atie makin deras keluar, tapi Atie berusaha menekan suara tangisnya biar tidak terdengar orang disekitarnya.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Sekali lagi aku minta maaf, Sorry aku nggak bisa nganter kamu pulang&#8221;. Setelah itu Trisno meninggalkan Atie sendiri tapi sebelum menuju motor Trisno membayar Teh Botol ke Mas Slamet. Mas Slamet menerima uang dari Trisno, tapi mukanya kosong, karena secara tak sengaja mendengar pembicaraan Trisno dan Atie. Kesadarannya terusik oleh suara tarikan gas motor Trisno. Setelah Trisno menghilang ditikungan jalan, buru-buru Mas Slamet mengambil tisu dan diberikan ke Atie.</p>
<p style="text-align:justify;">Atie masih merasa ini mimpi, rasa tidak percaya, masih mengelayut dibenaknya. Teganya Trisno mengakhiri hubungan yang dibina hampir setahun. Dalam suasana hati dan pikiraan yang kacau, Atie beranjak dan ngeloyor pergi tanpa permisi dengan Mas Slamet. Kebetulan ada taksi kosong lewat, Atie memberi kode ke taksi, berhenti, masuk.</p>
<p style="text-align:justify;">Patah Hati. Dua kata yang bermakna menyakitkan. Bukan fisik, tapi hati. Sakit hati parameternya absurd. Kata Meggi Z, &#8220;lebih baik sakit gigi daripada sakit hati&#8221;. Sesakit itukah hati kita kalau patah hati ?. Rata-rata akan menjawab &#8220;Ya&#8221;, walaupun kadar sakit yang dirasakan setiap orang berbeda. Sakit hati berhubungan erat dengan perasaan. Selama perasaan masih mendominasi hati, maka sakit hati sembuhnya akan lama, menjadi akut, bahkan permanen. Formula yang tepat untuk mengatasi sakit hati karena patah hati adalah adanya keseimbangan perasaan dan akal sehat. Orang bilang perempuan lebih sering menggunakan perasaannya sedangkan laki-laki akal sehatnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Terus kalau patah hati, harus gimana dong ?. Bunuh diri, cari pacar baru atau nangis semalaman ?. Kalau putus pacaran untuk mengurangi sakit hati apa yang harus dilakukan ?. Membuang semua barang kenangan sewaktu pacaran, mungkin salah satu cara. Kalau barang itu berharga apa harus dibuang, misalnya cincin. Kembalikan saja atau berpikir lebih ekonomi, yaitu jadiin duit alias dijual. Kalau cincin, kalung, gelang atau perhiasan lain yang tentu dari jenis berlian, emas atau perak tentunya nilai ekonomis kelihatan, apalagi sekarang.</p>
<p style="text-align:justify;">Ada berita menarik, bagi yang mau jual atau melelang barang-barang kenangan yang mengingatkan kita sakit hati, kunjungi saja situsnya di <a title="ExBoyFriendJewelry" href="http://www.exboyfriendjewelry.com/">www.exboyfriendjewelry.com</a>. Ini bukan promosi atau aku beraffiliasi dengan pemilik situs, tapi hanya untuk informasi. Mungkin ada yang waktu pacaran dulu, dikasih berlian, emas atau barang berharga lain. Sakit hati hilang dan uangpun datang.</p>
<p style="text-align:justify;">
number of view: 1330<img src="http://antokoe.com/?ak_action=api_record_view&id=58&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://antokoe.com/kalau-patah-hati-terus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
