<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>antokoe dot com &#187; Greeting</title>
	<atom:link href="http://antokoe.com/category/serbaneka/greeting/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://antokoe.com</link>
	<description>Catatan Langkah Pikiran&#8482;</description>
	<lastBuildDate>Thu, 22 Jul 2010 10:27:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Jadi Menikah</title>
		<link>http://antokoe.com/jadi-menikah/</link>
		<comments>http://antokoe.com/jadi-menikah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Jun 2010 18:09:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>antokoe™</dc:creator>
				<category><![CDATA[Greeting]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[kawin]]></category>
		<category><![CDATA[marriage]]></category>
		<category><![CDATA[menikah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antokoe.com/?p=538</guid>
		<description><![CDATA[Jangan mengucapkan selamat dulu, hanya karena membaca judul posting ini, karena saya tidak akan menceritakan tentang pernikahan saya. Ritual sakral itu sudah saya lakukan 10 tahun yang lalu. Akhir pekan kemarin saya meluangkan waktu untuk pulang kampung terkhusus untuk mBak (begitu kami memanggil) saya yang (akhirnya) menikah dengan seorang laki-laki yang Insyaallah akan mendampinginya sampai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Jangan mengucapkan selamat dulu, hanya karena membaca judul posting ini, karena saya tidak akan menceritakan tentang pernikahan saya. Ritual sakral itu sudah saya lakukan 10 tahun yang lalu. <img src='http://antokoe.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">
<div id="attachment_540" class="wp-caption alignleft" style="width: 231px"><a href="http://antokoe.com/wp-content/uploads/2010/06/marriage.jpg"><img class="size-full wp-image-540" title="marriage" src="http://antokoe.com/wp-content/uploads/2010/06/marriage.jpg" alt="Menikahlah" width="221" height="228" /></a><p class="wp-caption-text">Menikahlah</p></div>
<p style="text-align: justify;">Akhir pekan kemarin saya meluangkan waktu untuk pulang kampung terkhusus untuk mBak (begitu kami memanggil) saya yang (akhirnya) menikah dengan seorang laki-laki yang Insyaallah akan mendampinginya sampai akhir hayat. Setelah sekian lama menanti Tuhan mengabulkan permohonan doanya yang tanpa henti dipanjatkan setiap saat serta keikhlasan dalam menjalani hidup. Jodoh itu memang misteri, se-misteri rejeki dan kematian. Tiga hal yang menjadi hak prerogatif Tuhan. Ada istilah jodohnya dekat atau jodohnya jauh. Dekat atau jauh bukan masalah jarak yang menyatakan ukuran tapi bentuk kemurahan Tuhan dalam membagi rejekinya.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-538"></span>Dalam mempersiapkan diri untuk menikah, ada yang berpikir dan berkonsep cukup rumit dengan segala perhitungan matematis yang menghasilkan sebuah kesimpulan bahwa sudah siap atau belum. Bagi yang berpikir bahwa menikah adalah sebuah proses, konsep atau persiapan bisa dijadikan bagian dari proses. Hal terpenting sebenarnya adalah keberanian diri untuk masuk ke sebuah hubungan yang didalamnya terucap janji suci dihadapan Tuhan dan diniatkan kalau menikah itu adalah bagian dari ibadah. Menikah adalah ibadah. Ibadah berarti mencari keridhloan dari Tuhan.</p>
<p style="text-align: justify;">Ada yang bilang menikah itu harus &#8216;nekad&#8217;. &#8216;Nekad&#8217; bermakna kesiapan mental walau secara materi masih kurang, tapi sangat percaya bahwa Tuhan itu Maha Adil. Dikenalah rejeki setelah menikah. Kemurahan dan Keadilan Tuhan akan dirasakan setelah lahir seorang anak, maka ada istilah rejeki anak. &#8216;Nekad&#8217; disini merupakan awal proses yang penuh tanggung jawab dan menepati janjinya kepada Tuhan didepan penghulu akan lebih sempurna kalau diselimuti rasa bersyukur.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut saya menikah itu selain harus cukup bekal (lahir batin) tapi juga harus ada unsur &#8216;nekad&#8217;. Nekad adalah tekad. Tekad sebuah janji disertai usaha. Tekad menjadi sebuah alasan. Alasan untuk menikah. Ayo buru-buru nikah.</p>
<p style="text-align: justify;">Teman saya kalau ditanya &#8220;<em><strong>kapan nikah</strong></em>?&#8221;. &#8220;Takut ah, nanti cerai kayak artis-artis itu&#8221;. &#8220;<em><strong>Emang lu artis?</strong></em>&#8220;. Nyengir. Tapi dia balik nanya &#8220;<</p>
number of view: 868<img src="http://antokoe.com/?ak_action=api_record_view&id=538&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://antokoe.com/jadi-menikah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>21</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pulang Kampung dan Lebaran</title>
		<link>http://antokoe.com/pulang-kampung-dan-lebaran/</link>
		<comments>http://antokoe.com/pulang-kampung-dan-lebaran/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Sep 2009 07:04:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>antokoe™</dc:creator>
				<category><![CDATA[Greeting]]></category>
		<category><![CDATA[Tradisi]]></category>
		<category><![CDATA[idul fitri]]></category>
		<category><![CDATA[lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[maaf]]></category>
		<category><![CDATA[mudik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antokoe.com/?p=307</guid>
		<description><![CDATA[Pulang kampung secara informal menjadi agenda para perantau. Tradisi silaturahim yang dicontohkan para pendahulu, diteruskan dengan suksesnya oleh generasi selanjutnya. Lebaran menjadi momen favorit untuk pulang kampung. Pulang kampung akan mengingat dengan memutar memori lama dan merekap semua momen hidup. Momen memaafkan di hari lebaran menjadi ajang favorit untuk memperebutkan tropi sebagai manusia yang pemaaf [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">
<div id="attachment_308" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-308" title="lebaran-1" src="http://antokoe.com/wp-content/uploads/2009/09/lebaran-1-300x300.gif" alt="Selamat Idul Fitri 1430H" width="300" height="300" /><p class="wp-caption-text">Selamat Idul Fitri 1430H</p></div>
<p style="text-align: justify;">Pulang kampung secara informal menjadi agenda para perantau. Tradisi silaturahim yang dicontohkan para pendahulu, diteruskan dengan suksesnya oleh generasi selanjutnya. Lebaran menjadi momen favorit untuk pulang kampung. Pulang kampung akan mengingat dengan memutar memori lama dan merekap semua momen hidup.</p>
<p style="text-align: justify;">Momen memaafkan di hari lebaran menjadi ajang favorit untuk memperebutkan tropi sebagai manusia yang pemaaf dimuka bumi ini. Ada juga sebagai ajang mengukur keberhasilan dilingkungan keluarga. Atau memperkenalkan generasi sekarang kepada cikal bakal atau nenek moyangnya. Silaturahim akan menyambungkan seluruh elemen kekeluargaan.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-307"></span>Sebagai blogger, perantau sekaligus pemudik pasti ada kesilapan dalam menulis, mengutip atau berkomentar memohon keikhlasan untuk memaafkan segala kesalahan yang telah terjadi.</p>
<h2 style="text-align: center;"><span style="color: #008000;"><strong>Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H</strong></span></h2>
<h2 style="text-align: center;"><span style="color: #008000;"><strong>= Mohon maaf lahir batin =</strong></span></h2>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>Borobudur &#8211; 22092009</em></strong></p>
number of view: 1133<img src="http://antokoe.com/?ak_action=api_record_view&id=307&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://antokoe.com/pulang-kampung-dan-lebaran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>33</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Welcome to 2009</title>
		<link>http://antokoe.com/welcome-to-2009/</link>
		<comments>http://antokoe.com/welcome-to-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 31 Dec 2008 09:45:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>antokoe</dc:creator>
				<category><![CDATA[Greeting]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antokoe.wordpress.com/?p=133</guid>
		<description><![CDATA[Tak terasa sudah masuk tahun 2009. Tahun 2009 adalah sebuah tahun penentuhan pertaruhan masa depan bangsa ini. Setiap mengawali tahun baru banyak yang ingin dilakukan dan diwujudkan, tapi selalu ada kendala, dan yang paling dominan berasal dari diri sendiri. Butuh usaha dan motivator untuk menghalau rasa malas plus keengganan untuk berubah menjadi lebih baik. Awal [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Tak terasa sudah masuk tahun 2009. Tahun 2009 adalah sebuah tahun penentuhan pertaruhan masa depan bangsa ini. Setiap mengawali tahun baru banyak yang ingin dilakukan dan diwujudkan, tapi selalu ada kendala, dan yang paling dominan berasal dari diri sendiri.</p>
<p style="text-align:justify;">Butuh usaha dan motivator untuk menghalau rasa malas plus keengganan untuk berubah menjadi lebih baik. Awal tahun ini ada sebuah harapan dan kesempatan untuk memperbaiki kekurangan tahun 2008. Energi besar sangat dibutuhkan untuk mewujudkannya.<img src="https://antokoe.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" class="mceWPmore mceItemNoResize" title="Selebihnya..."></p>
<p style="text-align:justify;"><b>Selamat Tahun Baru 2009</b> rekan-rekan Blogger semoga ditahun yang baru ini lebih semangat mengisi posting-posting yang mencerahkan.</p>
<p style="text-align:justify;"></p>
number of view: 301<img src="http://antokoe.com/?ak_action=api_record_view&id=133&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://antokoe.com/welcome-to-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>27</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Met Lebaran, Maapin yaa&#8230;&#8230;</title>
		<link>http://antokoe.com/met-lebaran-maapin-yaa/</link>
		<comments>http://antokoe.com/met-lebaran-maapin-yaa/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Oct 2007 06:26:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>antokoe™</dc:creator>
				<category><![CDATA[Greeting]]></category>
		<category><![CDATA[Tradisi]]></category>
		<category><![CDATA[idul fitri]]></category>
		<category><![CDATA[lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[maaf]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antokoe.wordpress.com/2007/10/05/met-lebaran-maapin-yaa/</guid>
		<description><![CDATA[11 bulan, banyak kata sudah diucapkan dan dilontarkan tak semua menyejukan, 11 bulan, banyak perilaku sudah dibuat dan dan diciptakan tak semua menyenangkan, 11 bulan, banyak keluhan kebencian, kebohongan menjadi bagian dari diri, Mari bermaaf-maafan. Selamat Idul FItri 1428 H. (Word by Dwi Agus. Kapanlagi.com) number of view: 790]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p><font color="#000000"><strong>11 bulan, banyak kata sudah diucapkan dan dilontarkan tak semua menyejukan,</strong><strong><br />
11 bulan, banyak perilaku sudah dibuat dan dan diciptakan tak semua menyenangkan,</strong></font></p></blockquote>
<blockquote><p><font color="#000000"><strong>11 bulan, banyak keluhan kebencian, kebohongan menjadi bagian dari diri,</strong></font></p></blockquote>
<blockquote><p><font color="#000000"><strong>Mari bermaaf-maafan. Selamat Idul FItri 1428 H.</strong></font></p></blockquote>
<blockquote><p><em>(Word by Dwi Agus. Kapanlagi.com)</em></p></blockquote>
number of view: 790<img src="http://antokoe.com/?ak_action=api_record_view&id=35&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://antokoe.com/met-lebaran-maapin-yaa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
