Berubah, itu Sangat Mungkin
Untuk kesekian kali blog ini menjadi jablai karena sang empunya sok sibuk atau sudah kurang peduli. Sebenarnya itu alasan saja, karena mentok tidak ada niat buat nulis, padahal katanya nulis itu bentuk sumpah serapah pikiran atau unek-unek hati walau kadang menyampaikan dengan lebih halus. Terus mau dibawa kemana blog ini….?. Yowis tak mulai nulis lagi. Maaf kalau lama tidak baca tulisan terbaru saya (percaya diri aja, walau blog ini jarang dikunjungi orang).
Judul tulisan ini kok rasa-rasanya ada yang jadi gelisahan karena ada yang berubah. Sesuatu itu seperti sangat berarti dan berdampak. Sebenarnya tidak atau malah bingung, dari kita keluar dari rahim ibu atau bahkan dari dalam kandungan, perubahan itu berlangsung. Mulai dari bayi merah keluar dari rahim ibu, berubah menjadi balita yang lucu nan menggemaskan sampai menjadi besar dan menyebalkan, semuanya adalah proses perubahan. Perubahan itu proses, akan sangat mengagetkan bahkan menakutkan kalau proses itu terjadi sangat tiba-tiba diluar kewajaran. Kewajaran adalah bentuk ukuran umum dari sebuah keadaan yang berlangsung dan semua sepakat dengan ukuran ini.
Number of View :2365Popularity: 11% [?]
Berempati dan Berkearifan
Negeri ini seperti sedang bergerak, bukan hanya secara ekonomi, sosial dan politik tapi alam juga berdinamika. Dinamika alam seperti cerminan dari kegelisahan negeri ini dalam mencari dan menemukan jati diri kembali kebangsaan. Ketidakmampuan para pemangku negeri ini dalam menghadapi segala bentuk dinamika yang ada. Satu sisi diberbagai belahan negeri ini banjir kesedihan dan keprihatinan karena bencana alam yang menimpa mereka buah dari dinamika alam sedangkan para pemangku negeri seperti tidak berkemampuan menghadapinya padahal jika belajar dari pengalaman seharusnya mereka matang karena negeri ini akrab dengan bencana. (more…)
Number of View :4975Popularity: 9% [?]
Menjaga Suasana Hati
Hati itu jujur, hati tidak pernah bohong. Ikutilah kata hati jika kalau memang itu yang terbaik dari pilihan yang ada. Mengikuti kata hati tak selamanya tersesuai dengan suasana hati orang-orang yang ada disekitaran kita. Hati cermin permukaan suasana lahir. Suasana yang orang dapat melihat dan mengartikan apa yang ada dalam pikiran atau mungkin hati.
Number of View :9044Popularity: 56% [?]
Memahami
Lama tak terupdate blog ini karena rutinitas yang nyaris menjadi blog jablai. Semoga semua memahami merasa terpahami dengan keadaan ini. Memahami ternyata tidak semudah membaca dan membayangkan makna yang terkandung. Butuh tekad sekeras baja dan segunung kesabaran plus keikhlasan yang murni.
Disebuah hubungan sosial entah itu pertemanan, persaudaraan atau berorganisasi saling memahami dapat memberikan pengertian yang sama dan menyadari keberadaan masing-masing. Sebagai ilustrasi, sekumpulan insan entah satu jender atau multi jender ‘bersepakat’ membangun pertemanan yang kokoh tentunya berangkat dari sebuah kemauan yang pasti kebetulan sama karena merasa memahami satu dengan yang lain. (more…)
Number of View :6851Popularity: 14% [?]
Berdewasa Pikir
Ungkapan kalau pengalaman adalah guru yang terbaik sangat ada kebenarannya. Berpengalaman berarti sangat cukup informasi, bahkan informasi yang dimiliki sudah bertransformasi menjadi sebuah pengetahuan. Perjalanannya mungkin berliku tapi semakin berliku dan dapat melewatinya disitulah kualitas diri kita teruji.
Semakin banyak mengenal orang, seharusnya semakin banyak yang bisa dipelajari, karena dari merekalah ilmu-ilmu diperoleh. Seseorang yang dulunya sangat tertutup dan cenderung minder bila bertemu orang, lebih suka sibuk dengan dunia sendiri walau bukan autis. Bertemu dengan suasana baru bukan pantangan tapi lebih suka melihat keadaan dan berkutat dengan analisa-analisa yang dipahaminya. Sekali ada kesempatan maka orang tidak akan percaya kalau bisa berbicara sepanjang itu dan bermakna. (more…)
Number of View :5361Popularity: 18% [?]
Delapan Windu Plus Satu
Apa yang sudah terjadi dan lakukan selama delapan windu plus satu atau 65 tahun?. Pasti banyak dan beragam jawabannya tergantung dari sisi mana memandangya. Negeri ini sudah merdeka selama 65 tahun, ibarat umur manusia, umur 65 sudah memasuki usia manula tapi bagi sebuah negara bisa jadi sudah tahapan kematangan dalam segala hal. Tapi buat negeri ini kematangan ini masih jauh dari capaian, justru negeri ini seperti sedang berbenah dan terus berbenah atau malah sedang kehilangan jatidirinya.
Begitu uniknya negeri ini, karena semua yang unik ada dinegeri ini. Keberagaman menjadi pembangun dari negeri ini. Menyatukan keberagaman menjadi pekerjaan panjang dan bila nanti tercapai negeri ini akan menjadi role model buat dunia.
Walau masih terseok, tapi proses itu masih terus berjalan dan mengarah menuju perbaikan dengan kemauan penguasa dan dukungan dari rakyat semua bisa tercapai.
Dirgahayu negeriku.
gambar dari siniNumber of View :4854
Popularity: 29% [?]







