Hak Politik atau Hati Nurani

Terlalu lama blog ini nggangur sampai pas nengok ada yang mampir, dan kasih komen “kenapa gak nulis tentang kampung halamanku lagi”, begitu yang ditulis oleh Ndoro Seten. Betul kata mas Ndoro Seten, sepertinya kampung halamanku merupakan sumber inspirasi untuk ditulis. Tapi aku janji suatu saat pasti akan nulis.

Tapi, detik ini yang menjadi rerasanan yang paling panas, ya contren-mencontreng. Indonesia hari ini sangat semarak atau semrawut dengan atribut parpol. Di setiap bagian dilingkungan kita penuh tertempel wajah-wajah tersenyum atau wajah penuh jaim, seolah menyapa dengan ramahnya dan diharapkan membekas dalam benak dan diharapkan memerintahkan kepada otak kita agar pada tanggal 09 April 2009 namanya dicontreng.

[Read more...]

number of view: 1238

Popularity: 6% [?]

Harus Bisa !

Judul posting kali aku ambil dari judul buku karangan Dino Pati Jalal sang juru bicara Presiden SBY, khusus masalah luar negeri. Kebetulan di kampusku mendapat paket beberapa dus yang isinya buku tadi.

Walau belum membaca sampai tuntas, tapi dilihat dari beberapa sisi buku ini mempunyai arti. Yang paling kental adalah nuansa politis menjelang pilihan presiden 2009. Dalam buku itu dituliskan hal-hal yang berkaitan gaya kepemimpinan SBY, pemikiran-pemikirannya, komunikasi dengan menteri-menteri, pejabat-pejabatnya dan rakyatnya serta lawan politiknya. Yang pasti hampir tidak ada yang bernilai negatif, malah lebih kepada pujian. Mungkin ini adalah bentuk kekagumannya penulis kepada SBY.

[Read more...]

number of view: 970

Popularity: 7% [?]

Demo Mahasiswa Kok Rusuh

Mobil Avanza digulingkan dan dibakar massa di depan Kampus Atma Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Selasa (24/6). Lihat demo mahasiswa tanggal 24 Juni 2008, jadi ingat kejadian 10 tahun yang lalu. Waktu telur reformasi pecah. Nekat, kacau, rusuh. Momen demo kali ini PAS.

PAS mahasiswa habis ujian, lumayan buat pelampiasan.

PAS punya momen, rekan mahasiswa (UNAS) meninggal dengan kontroversial dilihat dari penyebab kematiaannya (dipukuli polisi atau AIDS).

PAS wakil rakyat yang terhormat, menyetujui hak angket kenaikan BBM.

Dan yang paling banget adalah PAS mau pemilu. Saatnya berbagai pihak bermain api dengan bahan bakar pemilu yang tentunya lebih bagus mutunya daripada BBM bersubsidi yang sekarang mahal harganya atau BBM non subsidi dari SPBU impor.

[Read more...]

number of view: 1530

Popularity: 25% [?]

Megawati Diam, SBY Jaim, Gus Dur Main Pecat !

Menarik, membaca pernyataan Bambang Subiyanto, mantan Menteri Keuangan 1998-1999. Berikut kutipannya ditulis di Kompas (12/04/2008) pada rubrik Nama & Peristiwa.

“Jika diibaratkan sepak bola, pemerintah kita selama lima tahun berkuasa setelah reformasi selalu memainkan pola 2-1-2. Angka 2 artinya selama 2 tahun pertama, pemerintah cuma sibuk dengan konsolidasi, termasuk gonta-ganti kabinet. Angka 1 artinya tiap pemerintah itu memang bekerja serius, tetapi hanya satu tahun saja. Lalu, 2 tahun setelah itu mereka sudah siap-siap menghadapi pemilihan presiden.”

Dari pernyataan tadi, berarti sekarang ini adalah 2 tahun terakhir (bahkan 1 tahun), menjelang pemilu. Hawa persaingan sudah semakin terasa. Masing-masing sudah mempersiapkan jurus dan mulai “serang-menyerang” ke lawan politik.

MegawatiMegawati, tokoh oposisi (mudah-mudahan oposisi bukan hanya harus bersikap beda dengan pemerintah) yang biasa diam, mulai bersafari ria, bertemu dengan wong cilik terus melempar kritik tentang kebijakan pemerintah, yang paling heboh, ya komentar tentang kinerja pemerintah seperti tari Poco-Poco. Dan dibalas oleh JK, dengan poco-poco lebih sehat daripada dansa-dansi (make sense?). Komentar terakhir yang sayangnya tidak seheboh poco-poco adalah Megawati mengomentari, akan dibukannya Istana Negara, untuk umum. Megawati mengganggap itu hanya berkaitan dengan tahun 2009 (baca:pemilu presiden). Memang ada apa di 2009?. Pemilu presiden. Ih… itu sih elo kali?, gua enggak! . Sorry pinjam istilah presenter Eko+Ruben.

SBY SBY. Sebuah brand. Ya brand dari Susilo Bambang Yudoyono. Presiden ke-6 RI. Terkenal dengan pencitraan diri dan tebar pesona. Sekarang masih kelihatan adem-ayem. Mungkin masih cari peluang yang pas atau memang lagi pusing ngurusi korupsi, resesi sekarang ini sehingga belum kelihatan gebrakannya menghadapi 2009. Apakah masih berpeluang?. Anything is possible. Tetapi melihat tingkat keberhasilan selama memimpin (setidaknya hampir 4 tahun ini), yang masih dirundung berbagai persoalan yang kompleks dan dukungan partai sendiri (Demokrat) yang bukan partai besar, harus pintar mencari celah peluang agar bisa kembali berkuasa 5 tahun kemudian (terakhir).

Gus DurGus Dur. Kontroversial. Percaya diri. Membuat orang bingung. Main pecat. Itu setidaknya yang kita yang tangkap selama Gus Dur menjadi Ketua Dewan Syuro PKB. Dari Matori, Alwi Shihab dan yang paling mutakhir adalah Gus Imin yang notabene keponakannya sendiri. Memecat ketua partai, 1 tahun sebelum pemilu, sebuah langkah yang cukup spektakuler. Kenapa?. Dilain pihak partai-partai lain sedang giatnya konsolidari internal untuk maju ke pemilu 2009. Kita tunggu bagaimana kelanjutannya panggung PKB ini. Yuuukkkkkk….

number of view: 1338

Popularity: 4% [?]

Switch to our mobile site