Category Archives: Pemilu

Bom: Antara Teroris dan Pilpres

Bom Ritz Carlton (detik.com)

Bom Ritz Carlton (detik.com)

Bom meledak lagi. Yang kedua bagi Hotel JW Mariot dan sekarang tetangga Hotel Ritz Carlton juga dibom. Sebenarnya orang Indonesia sudah lama dan mungkin udah sedikit lupa dengan peristiwa pemboman. Kejadian hari ini seperti sedang tidur dikagetin. Makna bom kali ini mungkin sedikit beda karena masih dalam suasana pemilihan presiden 2009, sehingga nuansa politik masih kental.

Continue reading

Mencontrengkan Diri

Aku Nyontreng

Aku Nyontreng

Hari ini aku menjalankan hak-ku, memilih calon pemimpin oleh 5 tahun mendatang setelah beberapa prosesi pencontrengan tidak ikutan karena masalah DPT (Dipteri-Polio-Tetanus). Jam 10.30 berangkat ke TPS, walau belum mandi tapi dengan semangat mencontreng akhirnya aku bisa menentukan calon pemimpin negeri ini.

Continue reading

Emang Lo Bisa Jadi Presiden ?

Pick Me to Be Your President

Pick Me to Be Your President

Kalau ada yang nawarin atau nanya (emang ada) “mau gak jadi presiden?”. Banyak versi jawabanya. Tapi pasti orang banyak yang nyengir. Tapi ini serius karena undang-undang udah ngomong semua warga negara bisa menjadi presiden. Maka dari itu ayo rame-rame daftar jadi presiden. Masa kalah ama bapak/ibu atau om-om yang tiap hari nongol di TV.

Tanggal 09 April kemarin sudah banyak membawa derita daripada sukacita. Yang jelas orang stress di bumi Indonesia bertambah padahal sebelumnya sudah banyak karena himpitan krisis. Kadang asa kalau tidak diimbangi dengan realitas yang seperti itulah hasilnya. Pernah baca kalau tanggal 09 April itu angka yang kurang bagus untuk menyelenggarakan hajatan sekelas pemilu. Menurut numerologi tanggal itu mengandung arti ketidakteraturan, kacau balau tapi memberikan harapan. Dan pernyataan ini didapat jauh sebelum hajatan digelar. Dah hasilnya banyak yang dipaksa menjadi golput karena lembaran kertas yang bernama DPT. Hasil sudah bisa dilihat walau masih belum fix, dan pemenang sudah dapat dilihat, yang kalah juga sudah merasa kalah tapi masih mencoba celah agar bisa lebih “menang”.

Continue reading

Berharap Berubah

Nyontreng (foto Kompas.com)

Nyontreng (foto Kompas.com)

Sembilan April 2009 adalah kali pertama Indonesia menyontreng yang sebelumnya lebih familiar dengan menyoblos. Dua kata kerja yang bermakna menandai, menandai sesuatu yang memang layak ditandai. Kegiatan ini ternyata makin lama makin sulit dilakukan dibanding era orde baru dengan 3 parpol peserta pemilu. Itu sebuah konsekuensi yang harus ditanggung dari buah reformasi yang berdarah-darah.

Banyak yang antipati dengan hajatan lima tahunan ini, tapi ada yang sangat bersemangat karena memang itu hak atau memang ada kepentingan dari diadakannya hajatan ini. Jujur tadinya kurang bersemangat menyukseskan hajatan ini. Sengaja bangun tidur sekitar jam 10 an dan belum mandi, aku sempatkan untuk menengok TPS disekitar rumah, ada satu yang ingin aku pastikan yaitu apakah aku dan istriku tercantum dalam DPT (daftar pemilih tetap) karena tidak mendapatkan undangan (formulir C4). Sampai dengan 3 TPS namaku dan istriku tidak tercantum, ya sudah 3 kali tidak mempergunakan hak pilih karena tidak tercantum dalam DPT.

Continue reading