antokoe Ngefanatisme
Fanatik. Fanatisme. Fans. Ngefans. Sebuah kata yang bermakna sama hanya mungkin peruntukkannya berbeda. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) yang saya copas bahwa :
fa·na·tik a teramat kuat kepercayaan (keyakinan) thd ajaran (politik, agama, dsb): tokoh partai itu berada di tengah-tengah pengikutnya yg –;
mem·fa·na·tiki v meyakini (ajaran, kepercayaan, dsb) dng teramat kuat: segelintir orang cenderung mendukung, membela, dan ~ ajaran sesat yg dibawa oleh pendatang baru itu;
ke·fa·na·tik·an n perihal fanatik
fa·na·tis·me n keyakinan (kepercayaan) yg terlalu kuat thd ajaran (politik, agama, dsb)
Number of View :442Popularity: 2% [?]
antokoe Mempertegas Garis Diri
Einstein pernah berkata “When I examine myself and my methods of thought, I come to the conclusion that the gift of fantasy has meant more to me than any talent for abstract, positive thinking.” Ternyata fantasi imaginasi lebih berarti daripada kebisaan apapun, selalulah berpikir positif. Berpikir positif, sebuah pola pikir yang mengedepan bahwa semuanya pasti bermakna sesuatu (positif) walaupun itu dari sebuah kondisi yang buruk atau mengandung unsur merugikan kita.
Number of View :1782Popularity: 13% [?]
antokoe Sebelas Sewelas Eleven
Ini posting bukan latah karena banyak yang melaksanakan hajatan hari ini (11-11-2011), tapi kalau mau dikaitkan boleh-boleh saja. Hari ini tanggal sebelas bulan sebelas tahun dua ribu sebelas, semuanya serba sebelas. Angka sebelas (11) atau sewelas (Jawa) atau eleven (Inggris) terdiri dari 2 angka 1 berurutan. Ditahun 2011, deretan angka satu menjadi lebih panjang sehingga membentuk kembar tiga angka sebelas. Ratusan bahkan mungkin ribuan pasangan menikah pada hari ini, mereka sudah menyiapkan dari jauh-jauh hari momen penting hidupnya dengan segudang rencana yang indah. Disisi lain rumah sakit juga kebanjiran order melahirkan pada hari ini. Masih banyak lagi rencana-rencana yang akan direalisasikan hari ini.
Number of View :1630Popularity: 9% [?]
antokoe Unexpected Person
Sebentar, judulnya keren banget, sok nginggris, padahal itu juga hasil utak-atik dan bantuan dari Google Translate. Benernya pengin cerita yang menurut saya menggelikan tapi juga bikin getir. Judul semula adalah Tukang Kecap Yang Salah Lapak, tapi kesannya kurang elite padahal komersil sebenernya. Jadi gini ceritanya. Seperti biasa ada aktifitas di hari Kamis, harus ngider di 2 lapak. Seinget saya hari Kamis ini di lapak A, soalnya Kamis lalu di lapak B.
Number of View :1835Popularity: 14% [?]
antokoe Tentang Konsekuensi
Semua berkonsekuensi. Kalau tidak mau berkonsekuensi jangan mengambil tindakan apapun, tapi itupun menimbulkan konsekuensi. Dunia ini selalu memberikan dua nilai atau batasan yaitu baik-buruk atau 2 sisi yang berkonotasi ke arah positif atau negatif. Begitu juga dengan konsekuensi. Parameter positif atau negatif tergantung bagaimana memilihnya. Reinhold Niebuhr mengatakan “All human sin seems so much worse in its consequences than in its intentions“. Keberanianlah yang menyempitkan jarak ketakutan akibat dari konsekuensi.
Number of View :2052Popularity: 14% [?]
antokoe Tak Selamanya Berkompromi
Mohandas Gandhi mengatakan “All compromise is based on give and take, but there can be no give and take on fundamentals. Any compromise on mere fundamentals is a surrender. For it is all give and no take“. Memberi dan menerima menjadi dasar dari kompromi. Memberi dan menerima merupakan bagian dari aktifitas keseharian, disana ada unsur saling membalas, unsur mengimbangi atau sebuah “tuntutan” harus melakukan sesuatu agar lebih sesuai. Memahami kondisi kadang membuat kita melakukan kompromi. Kompromi bukan hal merendahkan apabila didasarkan pada kemauan untuk memahami dan awal menuju hal yang membaikkan.
Number of View :1548Popularity: 9% [?]




