<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>antokoe dot com &#187; Internet</title>
	<atom:link href="http://antokoe.com/category/internet/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://antokoe.com</link>
	<description>Catatan Langkah Pikiran&#8482;</description>
	<lastBuildDate>Wed, 25 Apr 2012 03:37:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>Etika Semangat Berbagi</title>
		<link>http://antokoe.com/etika-semangat-berbagi/</link>
		<comments>http://antokoe.com/etika-semangat-berbagi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 Jul 2011 05:06:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>antokoe™</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogger]]></category>
		<category><![CDATA[etika berbagi]]></category>
		<category><![CDATA[etika blogger]]></category>
		<category><![CDATA[etika blogging]]></category>
		<category><![CDATA[semangat berbagi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antokoe.com/?p=767</guid>
		<description><![CDATA[Hakekat nge-blog itu adalah berbagi. Berbagi apa saja yang layak dan ikhlas dibagikan kepada pembaca di internet. Dalam membagikan sesuatu tiap blogger punya parameter masing-masing tergantung tujuan dari nge-blog itu sendiri. Biasanya parameter yang digunakan sifatnya personal seperti semangat nge-blog yang lebih bermakna personal. Jadi apa yang disampaikan melalui tulisan dalam blog itu lebih berasal [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_768" class="wp-caption alignleft" style="width: 250px"><a href="http://antokoe.com/wp-content/uploads/2011/07/etika.jpg"><img class="size-full wp-image-768 " title="etika" src="http://antokoe.com/wp-content/uploads/2011/07/etika.jpg" alt="" width="240" height="192" /></a><p class="wp-caption-text">Etika...??</p></div>
<p style="text-align: justify;">Hakekat nge-blog itu adalah berbagi. Berbagi apa saja yang layak dan ikhlas dibagikan kepada pembaca di internet. Dalam membagikan sesuatu tiap blogger punya parameter masing-masing tergantung tujuan dari nge-blog itu sendiri. Biasanya parameter yang digunakan sifatnya personal seperti semangat nge-blog yang lebih bermakna personal. Jadi apa yang disampaikan melalui tulisan dalam blog itu lebih berasal dari diri blogger itu sendiri. Di berbagai kesempatan terutama dalam kalangan komunitas blogger sering digenderangkan tentang etika blogging. Etika bisa menjadi acuan moral dalam menyampaikan sesuaitu dalam menulis.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-767"></span>Di negeri ini, Indonesia, jumlah blogger sangat banyak dan mereka memanfaatkan kemurahan dari penyedia mesin blog gratisan seperti Blogspot, WordPress, Multiply dan lain-lain. Saat mereka memutuskan terjun ke dunia blog pasti ada sesuatu yang ingin disampaikan apapun itu. Banyak tema yang disampaikan mulai dari aktifitas, berbagi tips &amp; trik, pengalaman, motivasi, bisnis dan masih banyak lagi. Menurut statistik pengguna mesin blog Blogspot dari Google menduduki rangking tertinggi, diikuti oleh WordPress dan mesin blog lainnya. Pernah suatu ketika tanya kenapa memilih Blogspot dibanding WordPress (tidak menafikan juga mesin blog lain)?. Jawabnya beragam ada yang mengatakan WordPress lebih susah, WordPress tidak bisa untuk bisnis (tidak ada fitur Javascript &#8211; wordpress.com) dan masih banyak lagi. Tapi apapun mesin blog yang digunakan semangat berbagi menjadi ujung tombak kegiatan blogging.</p>
<p>Apakah dalam rangka semangat berbagi itu harus beretika?. Sebaiknya begitu. Disadari atau tidak internet adalah ranah publik, batasan harus menjadi acuan dalam berbagi. Apa kira-kira batasan yang menjadi prinsip berbagi?. Menurut saya  adalah :</p>
<ol>
<li>Sampaikan kalau memang itu layak disampaikan dan rela dibaca oleh publik.</li>
<li>Jangan menyerang atau melanggar privasi orang lain/kelompok.</li>
<li>Sebaiknya apa yang disampaikan atau dibagikan merupakan hal-hal yang tidak melanggar hukum atau hak cipta. Tapi sekali lagi hal ini tergantung dari motivasi sang blogger.</li>
<li>Isi tulisan bukan copy-paste dari sumber lain. Kalau memang berasal dari sumber lain sebaiknya disebutkan dan buatlah tautan atau link ke sumber aslinya.</li>
<li>Menulis dengan menggunakan kaidah bahasa yang benar tapi tidak menutup kemungkinan menulis dengan bahasa santai sehari-hari yang terpenting sopan.</li>
</ol>
<div style="text-align: justify;">Tapi banyak juga yang berbagi <em>saking</em> semangatnya melupakan hal-hal yang mendasar tentang etika. Mungkin hal-hal itu buat mereka sah-sah saja, karena blog merupakan ekspresi diri seorang blogger. Pernah yang bertanya &#8220;<em>Kalau misalkan mempublikasi sebuah produk software/film/lagu secara terbuka dan tidak berafiliasi dengan produsennya, apakah itu boleh? &#8220;</em>. Menjawabnya harus mikir dulu, soalnya sering juga menikmati produk yang diperoleh dari blog yang mempublikasikan produk itu. Begini aja, <em>&#8220;Kalau masih dalam taraf pembelajaran, sepertinya tidak apa-apa&#8230;..&#8221;.</em> Diplomatis sekali. Pada satu sisi ingin berbagi dengan benar tapi disisi lain kita juga penikmat produk-produk yang dipublikasikan secara luas dengan gratis.</div>
<div>Karena gratisan adalah bagian dari hidup atau <em>free stuff  is part of my life.</em></div>
<div>Gambar berasal dari<a href="http://timurcahaya.multiply.com" target="_blank"> sini</a></div>
Number of View :3718<img src="http://antokoe.com/?ak_action=api_record_view&id=767&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://antokoe.com/etika-semangat-berbagi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Satoe Joeni</title>
		<link>http://antokoe.com/satoe-joeni/</link>
		<comments>http://antokoe.com/satoe-joeni/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 31 May 2011 17:00:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>antokoe™</dc:creator>
				<category><![CDATA[Antokoe]]></category>
		<category><![CDATA[Life]]></category>
		<category><![CDATA[Refleksi]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[1 juni]]></category>
		<category><![CDATA[aniversarry]]></category>
		<category><![CDATA[juni]]></category>
		<category><![CDATA[ultah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antokoe.com/?p=725</guid>
		<description><![CDATA[&#160; Bicara tentang bulan Juni, menyimpan tonggak dalam hidup buat saya. Tonggak yang menentukkan tahapan dalam hidup. Tapi pastinya tidak berlaku pada diri saya sendiri, pasti banyak juga kalau bulan ini bermakna lebih dibanding 11 bulan yang lain. Jika disadari setiap bulan Juni adalah bulan peralihan. Peralihan menuju setengah tahun, dunia pendidikan menandai bulan Juni [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<div id="attachment_726" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://antokoe.com/wp-content/uploads/2011/05/1juni.jpg"><img class="size-medium wp-image-726" title="1juni" src="http://antokoe.com/wp-content/uploads/2011/05/1juni-300x126.jpg" alt="" width="300" height="126" /></a><p class="wp-caption-text">June 01</p></div>
<p style="text-align: justify;">Bicara tentang bulan Juni, menyimpan tonggak dalam hidup buat saya. Tonggak yang menentukkan tahapan dalam hidup. Tapi pastinya tidak berlaku pada diri saya sendiri, pasti banyak juga kalau bulan ini bermakna lebih dibanding 11 bulan yang lain. Jika disadari setiap bulan Juni adalah bulan peralihan. Peralihan menuju setengah tahun, dunia pendidikan menandai bulan Juni sebagai tahapan kenaikan tingkat/kelas dan masih banyak lagi.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-725"></span>Wabilkhusus buat saya, bulan Juni merekam banyak tahapan hidup yang tentunya bermakna. Selain tiap tahun naik kelas (waktu sekolah) yang kebetulan gurunya gak cinta banget sama saya, karena diberi kesempatan naik kelas tiap tahunnya, di bulan Juni juga saya di wisuda yang artinya saya layak lulus kuliah. Dan setelah wisuda, malamnya saya mempertanggungjawabkan komitmen didepan calon mertua kalau saya serius tentunya bersama keluarga besar saya. Mungkin terbayang seperti apa suasana waktu itu. Dan sejujurnya saat itulah penyakit insomnia saya mulai berkurang, karena telah berhasil menunjukkan kepada kedua orang tua bahwa uang yang dikirim selama ini buat membayar kuliah dapat membuat saya lulus.</p>
<p style="text-align: justify;">Dan bulan Juni tahun berikutnya merupakan tahapan penting hidup saya karena berani mengubah status pacar menjadi mantan pacar dan sejak itu saya menjadi menantu dari mertua saya. Pada saat itu suasana menjadi lebih meriah karena berbarengan dengan perhelatan piala dunia sepak bola. Terbayangkan. Bulan Juni tiap tahun selalu hadir dan selalu menggiring angan ke bulan Juni di tahun-tahun yang sudah terlewati. Saya selalu membayangkan progress hidup setiap memasuki bulan Juni. Kadang memperlihatkan stagnasi, kadang ada peningkatan dan tidak jarang penurunan. Tapi itu dinamika hidup yang memberi warna setiap langkah yang dilewati. Yang jelas setiap langkah adalah proses pembelajaran, dan dimaknai untuk menambah nilai pada setiap langkah yang akan dilalui.</p>
<p style="text-align: justify;">Dinamika hidup selalu menempatkan posisi kadang di bawah atau diatas. Terpenting dari itu semua adalah mensyukuri, karena hanya dengan sikap itu, hati dan pikiran terasa proporsional yang berujung dengan keikhlasan. Bulan Juni dimulai dengan tanggal Satu. Buat negeri ini tanggal satu Juni diperingati sebagai hari lahirnya Pancasila, dasar negara kita dan katanya pemimpin dan para mantan pemimpin nomer satu negeri ini akan menyampaikan pidato. Tumben akur. Tapi mudah-mudahan ini bukan proyek pencitraan tapi tonggak bersatunya pemimpin negeri ini. Semoga.</p>
<p style="text-align: justify;">Yang terpenting dari bulan Juni terutama tanggal Satoe Joeni adalah usia saya selalu bertambah tua satu tahun, Welcome to June&#8230;.</p>
Number of View :2222<img src="http://antokoe.com/?ak_action=api_record_view&id=725&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://antokoe.com/satoe-joeni/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Namu di Hajatan dBlogger Community</title>
		<link>http://antokoe.com/namu-di-hajatan-dblogger-community/</link>
		<comments>http://antokoe.com/namu-di-hajatan-dblogger-community/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 23 Jan 2011 16:55:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>antokoe™</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogger]]></category>
		<category><![CDATA[dblogger]]></category>
		<category><![CDATA[KBM]]></category>
		<category><![CDATA[komunitas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antokoe.com/?p=654</guid>
		<description><![CDATA[Saya bareng rekan dari Komunitas Blogger Mercusian diundang Komunitas Blogger Detik atau biasa dikenal dengan dBlogger diacara puncak ulang tahun kedua. Berlokasi di Gandaria City ini diisi dengan show musik, talkshow dengan tema Safety Riding dengan pembicara yang berkompeten dibidang Safety Riding. Berdasarkan rundown acara yang saya peroleh puncak acara adalah talkshow dari blogstar Raditya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">
<div id="attachment_655" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://antokoe.com/wp-content/uploads/2011/01/dblogger11.jpg"><img class="size-medium wp-image-655" title="dblogger11" src="http://antokoe.com/wp-content/uploads/2011/01/dblogger11-300x224.jpg" alt="" width="300" height="224" /></a><p class="wp-caption-text">dBlogger 2nd Anniversary</p></div>
<p style="text-align: justify;">Saya bareng rekan dari <a title="Komunitas Blogger Mercusian" href="http://blogger.mercusian.cm" target="_blank">Komunitas Blogger Mercusian</a> diundang Komunitas Blogger Detik atau biasa dikenal dengan dBlogger diacara puncak ulang tahun kedua. Berlokasi di Gandaria City ini diisi dengan show musik, talkshow dengan tema Safety Riding dengan pembicara yang berkompeten dibidang Safety Riding.<br />
Berdasarkan rundown acara yang saya peroleh puncak acara adalah talkshow dari blogstar <strong>Raditya Dika</strong>. Acara ini dihadiri oleh banyak komunitas blogger tanah air. Seperti jamaknya acara blogger tidak lepas dari acara foto session.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-654"></span>Blog Contest, Safety Riding Campaign dan Blog Community Sharing adalah inti dari acara ini. Pada sesi Blog Community Sharing saya mewakili <a title="Komunitas Blogger Mercusian" href="http://blogger.mercusian.cm" target="_blank">Komunitas Blogger Mercusian </a>berkesempatan memperkenalkan dan menyampaikan unek-unek khas komunitas yang menyampaikan berbagai macam kegiatan yang mereka lakukan. Eksistensi komunitas, khususnya komunitas blogger ternyata dengan semangat kebersamaanya dapat mempartisipasikan dalam masyarakat. Berbagai sumbangsih dapat komunitas lakukan, terutama yang sifatnya sosial maupun bentuk pemberdayaan kepada masyarakat itu sendiri. Dari sharing para komunitas, kegiatan sosial dan pendidikan merupakan bentuk sumbangsih para blogger. Blog sebagai bagian dari citizen jurnalism dapat memberikan masukkan kepada pemangku negeri atau wilayah atau menginspirasi pembaca melalui tulisan-tulisannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Bagi saya dan komunitas kami acara ini memberikan suntikan semangat baru untuk terus update agar blognya tidak menjadi blog jablay. Sepulang dari hajatan ini banyak rencana dan program yang berputar-putar menunggu direalisasikan. Terima kasih kepada para dBlogger (Detik Blogger) khususnya mbak <a title="Julie" href="http://julie.blogdetik.com/" target="_blank">Julie</a> yang telah mengundang kami.</p>
Number of View :3049<img src="http://antokoe.com/?ak_action=api_record_view&id=654&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://antokoe.com/namu-di-hajatan-dblogger-community/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nyandu Online</title>
		<link>http://antokoe.com/nyandu-online/</link>
		<comments>http://antokoe.com/nyandu-online/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Jul 2010 13:45:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>antokoe™</dc:creator>
				<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[Refleksi]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[offline]]></category>
		<category><![CDATA[online]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antokoe.com/nyandu-online/</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa tahun lalu hidup tanpa internet terasa biasa, sekarang serasa tak biasa. Teknologi ditemukan dan aplikasikan akan mengubah perilaku pemakainya. Teknologi berarti cara melakukan. Waktu belum ditemukan sendok seperti sekarang, sendok terbuat dari kayu bahkan batu. Teknologi berkembang dan yang lama menjadi klasik atau musnah. Beberapa tahun lalu media hanya ada cetak dan elektronik dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">
<div id="attachment_566" class="wp-caption alignleft" style="width: 165px"><a href="http://antokoe.com/wp-content/uploads/2010/07/internet_addict.jpg"><img class="size-medium wp-image-566" title="internet_addict" src="http://antokoe.com/wp-content/uploads/2010/07/internet_addict-300x295.jpg" alt="" width="155" height="153" /></a><p class="wp-caption-text">Online Addict</p></div>
<p style="text-align: justify;">Beberapa tahun lalu hidup tanpa internet terasa biasa, sekarang serasa tak biasa. Teknologi ditemukan dan aplikasikan akan mengubah perilaku pemakainya. Teknologi berarti cara melakukan. Waktu belum ditemukan sendok seperti sekarang, sendok terbuat dari kayu bahkan batu. Teknologi berkembang dan yang lama menjadi klasik atau musnah.<br />
Beberapa tahun lalu media hanya ada cetak dan elektronik dan masih berjalan serasi tanpa menyerobot kapling masing-masing. Hari ini keberadaan mereka secara pelan tapi pasti tergerus seiring teknologi internet masuk dalam kehidupan manusia. <span id="more-564"></span>Benar tahun 2010 ada puncak dari teknologi informasi dan komunikasi setelah berjalan selama 20 tahun dan teknologi ini akan tergantikan dengan teknologi baru di tahun 2020. Tiga puluh tahun bahkan kurang teknologi mengalami siklus dan ini dimulai dari revolusi industri abad pertengahan.<br />
Hari ini ber komputer ria tanpa koneksi internet menjadi kuno atau old fashion. Makin lama manusia akan sangat tergantung dan akrab dengan kegiatan online. Tapi apakah nyandu online bisa memperbaiki ilmu atau menambah knowledge atau malah menciptakan sebuah bentuk perilaku yang baru?.<br />
Nyandu online jelas menyita waktu produktif, tapi kalau memang itu adalah sarana utama, online menjadi kebutuhan. Over nyandu pasti membuat mengurangi atau bahkan menjadi kontra produktif. Jadi online harus memberikan feedback positif kalau tidak maka kita hanya sebagai korban dari teknologi semata.</p>
<address style="text-align: justify;"><em>Sent from Blackberry</em></address>
<h5 style="text-align: justify;">Image Source :<a href="http://e.foi.hr/wiki/blog/Krunoslav_k/tag/online-socijalizacija/"> here</a><em><br />
</em></h5>
Number of View :6548<img src="http://antokoe.com/?ak_action=api_record_view&id=564&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://antokoe.com/nyandu-online/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Me-reset Kembali</title>
		<link>http://antokoe.com/me-reset-kembali/</link>
		<comments>http://antokoe.com/me-reset-kembali/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 May 2010 17:00:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>antokoe™</dc:creator>
				<category><![CDATA[Antokoe]]></category>
		<category><![CDATA[Refleksi]]></category>
		<category><![CDATA[1 juni]]></category>
		<category><![CDATA[milad]]></category>
		<category><![CDATA[ultah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antokoe.com/?p=532</guid>
		<description><![CDATA[Jika ditanya, selama mengerti seperti apa hidup ini dan sadar sebagai manusia, berapa banyak yang sudah dilakukan?. Apakah semua terdokumentasi dengan rapi?. Dokumentasi merupakan pekerjaan yang sering terlupakan. Dalam artian disini dokumentasi bukan identik dengan foto, tapi semua yang sudah dilakukan tercatat dengan rapi, tidak melihat apakah itu yang baik atau buruk. Memang penting dilakukan?. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_533" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://antokoe.com/wp-content/uploads/2010/06/growingup.jpg"><img class="size-medium wp-image-533" title="Growing Old Mandatory, Growing Up is Optional" src="http://antokoe.com/wp-content/uploads/2010/06/growingup-300x149.jpg" alt="Growing Old Mandatory, Growing Up is Optional" width="300" height="149" /></a><p class="wp-caption-text">Growing is Old Mandatory, Growing Up is Optional</p></div>
<p style="text-align: justify;">Jika ditanya, selama mengerti seperti apa hidup ini dan sadar sebagai manusia, berapa banyak yang sudah dilakukan?. Apakah semua terdokumentasi dengan rapi?. Dokumentasi merupakan pekerjaan yang sering terlupakan. Dalam artian disini dokumentasi bukan identik dengan foto, tapi semua yang sudah dilakukan tercatat dengan rapi, tidak melihat apakah itu yang baik atau buruk.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-532"></span>Memang penting dilakukan?. Jawabanya bisa sangat tergantung siapa yang merasakan. Apakah kegiatan mendokumentasikan sekarang sudah mulai dilakukan?. Saya akan menjawab &#8220;sedang diusahakan&#8221;. Kok jawabannya tidak yakin?. Karena masih mengganggap hal itu sepertinya belum saatnya dilakukan. Jika menengok setahun kebelakang sampai saat ini apa yang terbaik sudah dilakukan dan apa hal terburuk yang pernah dilakukan?. Jika hal terbaik sudah dilakukan, apakah sudah menambah keyakinan kalau hal ini harus terus dilakukan, bahkan seharusnya dari dulu. Bila pernah melakukan hal terburuk, apakah itu satu-satunya kesalahan yang pernah dibuat atau dari situasi itu akhirnya menjadi sadar dan tahu apa yang seharusnya dilakukan.</p>
<p style="text-align: justify;">Saya merasa apa yang pernah terucap atau terjanjikan setahun yang lalu, tidak semua terlaksana dengan baik dan tak lebih hanya berjalan seperti biasa. Kedisiplinan terhadap komitmen tidak seteguh candi yang akhirnya mengikuti arus yang ada.</p>
<p style="text-align: justify;">Tepat setahun, saatnya me-reset kembali semua yang ingin dilakukan dan apa yang belum selesai dilakukan sampai sekarang. Setahun sudah umur bertambah tentunya menambahkan pada besaran yang ada sehingga arah menuju tua makin dekat.</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;">Thanks to my wife and my childs. Kalian telah memberikan spirit untuk terus berjuang dan berikhlas.</p>
</blockquote>
Number of View :5796<img src="http://antokoe.com/?ak_action=api_record_view&id=532&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://antokoe.com/me-reset-kembali/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>30</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membiasakan Diri</title>
		<link>http://antokoe.com/membiasakan-diri/</link>
		<comments>http://antokoe.com/membiasakan-diri/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Apr 2010 03:42:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>antokoe™</dc:creator>
				<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[elearning]]></category>
		<category><![CDATA[esinaukoe]]></category>
		<category><![CDATA[learning]]></category>
		<category><![CDATA[pembelajaran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antokoe.com/?p=489</guid>
		<description><![CDATA[Mencoba sesuatu yang baru butuh keberanian lengkap dengan konsekuensi yang ada. Banyak orang tidak berani ambil resiko karena sudah merasa sudah nyaman dengan kondisi yang ada. Menemukan metode baru dalam menyampaikan sesuatu yang biasa ternyata tidak mudah. Banyak guru-guru kita yang masih enggan meninggalkan cara mengajar model lama sedangkan jaman, serta anak didiknya berevolusi menjadi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">
<div id="attachment_491" class="wp-caption alignleft" style="width: 260px"><a href="http://antokoe.com/wp-content/uploads/2010/04/esinaukoe_logo2.png"><img class="size-full wp-image-491" title="esinaukoe_logo2" src="http://antokoe.com/wp-content/uploads/2010/04/esinaukoe_logo2.png" alt="eSinaukoe" width="250" height="60" /></a><p class="wp-caption-text">Learning with Mas Anto</p></div>
<p style="text-align: justify;">Mencoba sesuatu yang baru butuh keberanian lengkap dengan konsekuensi yang ada. Banyak orang tidak berani ambil resiko karena sudah merasa sudah nyaman dengan kondisi yang ada. Menemukan metode baru dalam menyampaikan sesuatu yang biasa ternyata tidak mudah. Banyak guru-guru kita yang masih enggan meninggalkan cara mengajar model lama sedangkan jaman, serta anak didiknya berevolusi menjadi generasi instan dan <em>IT-based.</em></p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-489"></span>Suatu kesempatan saya ketemu dengan sahabat waktu SMA yang sekarang mengabdi menjadi seorang pendidik, kebetulan sahabat perempuan saya &#8216;<em>kebagian</em>&#8216; mendidik adik di tingkat SD dan yang satunya mendidikan di tingkat SMP. Sahabat yang mendidik di SD, seperti merasa jenuh dengan rutinitas mengajar walau sistem kurikulum sudah berganti berulang kali. Sedangkan sahabat yang mendidik SMP, dan kebetulan mengajar pelajaran yang menjadi momok para siswa, matematika. Sedikit frustasi dalam usaha membuat mereka mengerti matematika. Akhirnya pasrah, yang penting sudah tersampaikan dan sesuai kurikulum. Waktu itu kami sharing, akhirnya mengerucut ke satu titik bahwa mereka kurang berinovasi dalam menemukan cara mengajar yang efektif ditengah anak didiknya yang setiap saat dijejali informasi dari media elektronik dan online. Kepada sahabat yang mengajar matematika, saya mengusulkan, coba <em>mindset</em> mereka pelan-pelan diubah dari <em>mindset</em> penghafal ulung (<em>maklum mulai TK sudah diajarin menjadi penghafal bukan dibiasakan menganalisa</em>), dan menekankan bahwa matematika itu cara melakukan dan angka hanya sebuah alat pembuktian. Kalau terfokus pada angka, bisa dipastikan yang belajar berasumsi pasti susah. Yang tidak kalah penting adalah adalah kreatifitas dalam menyampaikan materi pelajaran, jangan gunakan cara yang biasa, temukan cara baru dan diusahakan mewakili kekinian.</p>
<p style="text-align: justify;">Berhadapan dengan kondisi kekinian yang mengarah ke <em>IT-based</em>, cara pembelajaran juga diarahkan menuju kesana. Sekarang saya sedang mencoba metode pembelajaran yang lebih mandiri dan disiplin tinggi. Melalui <a title="eSinaukoe" href="http://learning.mas-anto.com">media</a> yang saya siapkan untuk pembelajaran elektronik (<em>e-learning</em>), saya mengarahkan mereka untuk membiasakan diri selalu update untuk mengikuti materi perkuliahan dan evaluasi (tugas/ujian). Sebagian mereka merasa sangat terbantu karena dalam mengerjakan tugas/ujian lebih enjoy dan tidak dibatasi oleh waktu ujian yang pendek. Sebagian (besar) merasa kesulitan mengikutinya. Penyebabnya apa?. Kebiasaan. Transformasi kebiasaan dari evaluasi di kelas dengan evaluasi secara online kalau tidak didukung dengan kebiasaan berinternet ternyata merepotkan. Di tahap awal, sebagian dari mereka terlewat tugasnya karena belum terbiasa dan ketidakdisiplinan mereka, karena sistem evaluasi dibatasi oleh waktu. Mengerjakan lebih dari waktu yang ditentukan berarti hilang kesempatan untuk mengerjakan tugas. Berarti komponen nilai &#8216;<em>terpaksa</em>&#8216; harus kosong.</p>
<p style="text-align: justify;">Menjadi seorang pendidik atau apapun istilahnya, menemukan metode baru pengajaran yang kekinian dan berusaha menjadi inspirator buat anak didiknya adalah tugas berat.</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;"><em><span style="color: #800000;">Terima kasih kepada yang menamakan diri bRomoCorah yang memperingatkan saya untuk update sistem blog ini, kemarin anda bisa masuk dan mengubah nama dan tagline blog saya ini.</span></em></p>
</blockquote>
Number of View :6085<img src="http://antokoe.com/?ak_action=api_record_view&id=489&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://antokoe.com/membiasakan-diri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>19</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menyemangati</title>
		<link>http://antokoe.com/menyemangati/</link>
		<comments>http://antokoe.com/menyemangati/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Mar 2010 03:58:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>antokoe™</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogger]]></category>
		<category><![CDATA[blogging]]></category>
		<category><![CDATA[bloggor]]></category>
		<category><![CDATA[KBM]]></category>
		<category><![CDATA[komunitas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antokoe.com/?p=480</guid>
		<description><![CDATA[Menarik ngobrol akrab dengan sosok santun dan inspiratif, Kang Achoey yang sukses dengan Mie Janda-nya. Ngobrol akrab di kedainya cabang Cilodong, saya sengaja datang bareng geng rusuh yang notabene jamaah KBM, sambil menikmati Mie Janda Bombom (maaf kalau salah nama) obrolan mengalir seputar dunia blogging. Suka duka ngeblog dan efek serbuan situs jejaring sosial yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">
<div id="attachment_484" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://antokoe.com/wp-content/uploads/2010/03/kbmmiejanda.jpg"><img class="size-medium wp-image-484 " title="kbm&amp;miejanda" src="http://antokoe.com/wp-content/uploads/2010/03/kbmmiejanda-300x111.jpg" alt="KBM bersama Mie Janda" width="300" height="111" /></a><p class="wp-caption-text">KBM bersama Mie Janda (klik zoom gambar)</p></div>
<p style="text-align: justify;">Menarik ngobrol akrab dengan sosok santun dan inspiratif, <a href="http://cucuharis.wordpress.com">Kang Achoey</a> yang sukses dengan <a href="http://miejanda.com">Mie Janda</a>-nya. Ngobrol akrab di kedainya cabang  Cilodong, saya sengaja datang bareng geng rusuh yang notabene jamaah  <a href="http://blogger.mercusian.com">KBM</a>, sambil menikmati Mie Janda Bombom (maaf kalau salah nama) obrolan  mengalir seputar dunia blogging. Suka duka ngeblog dan efek serbuan  situs jejaring sosial yang mulai menggerogoti semangat ngeblog membuat  blognya menjadi blog jablay.<br />
<span id="more-480"></span>Di kopdar kecil-kecilan ini selain  ketemu <a href="http://cucuharis.wordpress.com">Kang Achoey</a>, juga ketemu blogger misterius (bisa dibilang begitu)  dan <strong>Alfakir</strong>. Obrolan tentang blog akhirnya sampai pada satu titik,  bagaimana menyemangati anggota komunitas untuk terus update blog  masing-masing. Butuh penyemangat yang tak kenal lelah agar blogging  tidak ditinggal sibuk ber-<em>social networking</em>.<br />
Selain penyemangat,  memberikan inspirasi dengan komunikasi intens antar anggota komunitas.  Apa itu cukup?. Belum.<br />
Jika dulu antar blogger bertukar award dan  diteruskan ke blogger lain, sekarang blogger bertukar atau memberi  hadiah. Hadiahnyapun cukup menggiurkan seperti paket hosting+domain,  buku sampai merchandise lain. Mungkin award dan hadiah diberikan untuk  menyemangati agar terus menulis atau menjadi tali asih antar blogger.<br />
Seorang  blogger ada atau tanpa award seharusnya tetap menghasilkan tulisan  sesuai kebisaannya. Menyemangati dan berbagi inspirasi untuk terus  ngeblog.</p>
Number of View :6629<img src="http://antokoe.com/?ak_action=api_record_view&id=480&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://antokoe.com/menyemangati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>17</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kuliah Blog di Amprokan Blogger 2010</title>
		<link>http://antokoe.com/kuliah-blog-di-amprokan-blogger-2010/</link>
		<comments>http://antokoe.com/kuliah-blog-di-amprokan-blogger-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Mar 2010 17:40:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>antokoe™</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogger]]></category>
		<category><![CDATA[KBM]]></category>
		<category><![CDATA[amprokan blogger 2010]]></category>
		<category><![CDATA[blogger mercusian]]></category>
		<category><![CDATA[gaya posting blog]]></category>
		<category><![CDATA[insight blogging]]></category>
		<category><![CDATA[kuliah blog]]></category>
		<category><![CDATA[romi satrio]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antokoe.com/?p=464</guid>
		<description><![CDATA[Akhirnya bisa juga ikutan hajatan para blogger berskala besar walau tidak sebesar Pesta Blogger. Hajatan Amprokan Blogger 2010 yang diadakan di Kota Bekasi tanggal 06-07 Maret 2010. Hajatan ini bukan sekedar ajang ha-ha-hi-hi para blogger, tapi menjadi penyemangat, agar blog-nya tidak berubah menjadi blog jablay (jarang dibelai/di-update). Kebetulan saya datang dihajatan ini di hari kedua, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_466" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://antokoe.com/wp-content/uploads/2010/03/amprokan_blogger_2010.jpg"><img class="size-medium wp-image-466" title="amprokan_blogger_2010" src="http://antokoe.com/wp-content/uploads/2010/03/amprokan_blogger_2010-300x171.jpg" alt="Amprokan Blogger 2010" width="300" height="171" /></a><p class="wp-caption-text">Kuliah Blog di Amprokan Blogger 2010</p></div>
<p style="text-align: justify;">Akhirnya bisa juga ikutan hajatan para blogger berskala besar walau tidak sebesar Pesta Blogger. Hajatan <strong>Amprokan Blogger 2010</strong> yang diadakan di Kota Bekasi tanggal 06-07 Maret 2010. Hajatan ini bukan sekedar ajang ha-ha-hi-hi para blogger, tapi menjadi penyemangat, agar blog-nya tidak berubah menjadi blog jablay (jarang dibelai/di-update). Kebetulan saya datang dihajatan ini di hari kedua, tanggal 7 Maret dan pas hari Minggu. Acaranya full seminar dari para tokoh blogger negeri ini, seperti mas <strong>Budi Putra</strong> (Yahoo Indonesia), <strong>Nukman Lutfi </strong>(Ahli nuklir dan pengamat sosial media) dan mas <a href="http://romisatriawahono.net"><strong>Romi Satrio</strong></a> (dosen saya dan juga blogger).</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-464"></span>Hadir di hajatan ini bagi saya, cukup memberikan pencerahan, bahwa ternyata blog itu bisa menjadi ujung tombak dari</p>
<div id="attachment_467" class="wp-caption alignright" style="width: 168px"><a href="http://antokoe.com/wp-content/uploads/2010/03/amprokan_blogger_2010_02.jpg"><img class="size-medium wp-image-467 " title="amprokan_blogger_2010_02" src="http://antokoe.com/wp-content/uploads/2010/03/amprokan_blogger_2010_02-225x300.jpg" alt="Amprokan Blogger 2010" width="158" height="210" /></a><p class="wp-caption-text">Amprokan Blogger 2010</p></div>
<p style="text-align: justify;">sebuah perubahan melalui tulisan-tulisannya. Blogger itu bebas tanpa beban dan tidak punya mempunyai kepentingan apapun. Betapa penting peran blogger dalam memberikan informasi kepada masyarakat dan bisa juga menjadi pengontrol pemegang kekuasaan setempat. Hajatan yang diadakan oleh K<a href="http://bloggerbekasi.com">omunitas Blogger Bekasi (beblog)</a> didukung sepenuhnya oleh Pemerintah Kota Bekasi, sebuah bentuk pengakuan bahwa keberadaan blogger penting, karena blogger juga pelaku <em>citizen jurnalism</em>.</p>
<p style="text-align: justify;">Hal lain yang saya dapat dari hajatan ini adalah kuliah umum tentang blog oleh mas <a href="http://romisatriawahono.net">Romi Satrio </a>yang memaparkan 20 gaya posting blog lengkap dengan frekuensi, skor dan tingkat kesulitannya serta contohnya. Dengan gayanya yang khas, bahwa gaya posting blog yang mempunyai tingkat kesulitan cukup tinggi adalah yang berbentuk <strong>Insight Blogging</strong>. Gaya posting blog ini memadukan ide orisinil, pemikiran yang mendalam dan komentar terhadap suatu topik. Sebelum menuangkan dalam sebuah tulisan perlu riset terlebih dahulu dan posting jenis ini popularitas tinggi karena bisa menjadi referensi bagi orang lain, frekuensi posting cukup satu kali per minggu. Sejujurnya gaya posting seperti ini impian saya, tapi apa daya otak belum sampai, tapi harus terus diusahakan. Selain gaya Insight Posting, gaya posting <strong>Piggyback Blogging</strong> yang paling banyak disukai para blogger. Gaya posting ini berisi tentang topik yang sedang menjadi pembicaraan di media. Frekuensinya bisa 3 posting per minggu dengan tingkat popularitas dan kesulitannya sedang.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<div id="attachment_468" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><strong><strong><a href="http://antokoe.com/wp-content/uploads/2010/03/amprokan_blogger_2010_03.jpg"><img class="size-medium wp-image-468" title="amprokan_blogger_2010_03" src="http://antokoe.com/wp-content/uploads/2010/03/amprokan_blogger_2010_03-300x198.jpg" alt="KBM on Amprokan Blogger 2010" width="300" height="198" /></a></strong></strong><p class="wp-caption-text">Mejeng Setelah Kenyang</p></div>
<p style="text-align: justify;"><strong>Evengelist Blogging</strong> mungkin sering dijumpai saat blogwalking dan pelakunya tidak begitu banyak. Gaya posting ini berusaha memberikan inspirasi kepada para pembacanya, entah tentang kehidupan, keberhasilan, atau apapun yang dikuasai oleh blogger. Cukup sulit menginspirasi orang lain, justru sering terinspirasi orang lain. <strong>Repost blogging</strong> sering membuat para blogger kesal, apalagi tulisannya di-copy-paste oleh blogger lain tanpa mencantumkan sumber penulisnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Masih banyak gaya posting yang tidak bisa saya tulis disini, tapi bagi saya bisa ikutan kuliah blog (biasanya dikelas) bareng mas <a href="http://romisatriawahono.net">Romi Satrio</a> di hajatan Amprokan Blogger 2010, menambah ilmu sekaligus bisa silaturahmi dengan para seleb blog yang biasanya hanya ketemu dengan tulisannya di blog masing-masing.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://antokoe.com">Saya</a>, <a href="http://riez1929.wordpress.com">Hariez</a>, <a href="http://farusganteng.wordpress.com">Farus</a>, <a href="http://andipeace.wordpress.com">Andi,</a> <a href="http://cahjoker.wordpress.com">Wiwid</a> dan <a href="http://blogger.mercusian.com">Komunitas Blogger Mercusian</a> mengucapkan terima kasih kepada <a href="http://bloggerbekasi.com">Beblog </a>terutama <a href="http://akuratu.blogspot.com">mBak Ratu</a> atas undangan dan sambutannya. Terima kasih tshirt-nya. Ditunggu Amprokan berikutnya.</p>
Number of View :13833<img src="http://antokoe.com/?ak_action=api_record_view&id=464&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://antokoe.com/kuliah-blog-di-amprokan-blogger-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>46</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Makhluk itu Bernama Jejaring Sosial</title>
		<link>http://antokoe.com/makhluk-itu-bernama-jejaring-sosial/</link>
		<comments>http://antokoe.com/makhluk-itu-bernama-jejaring-sosial/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Feb 2010 05:07:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>antokoe™</dc:creator>
				<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[jejaring sosial]]></category>
		<category><![CDATA[kasus facebook]]></category>
		<category><![CDATA[myspace]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antokoe.com/?p=450</guid>
		<description><![CDATA[Makhluk ini tak berbentuk fisik dan tak menyeramkan tapi akhir-akhir ini menjadi sosok yang bagi sebagian orang menyeramkan. Jejaring sosial adalah bentuk perwujudan dari konsep membangun komunikasi tanpa memandang apa dan dimana pelakunya berada. Sebenarnya konsep ini sudah ada sejak lama, tapi menjadi booming beberapa tahun terakhir. Manusia dimanjakan oleh produk teknologi komunikasi yang meminimalkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">
<div id="attachment_454" class="wp-caption alignleft" style="width: 206px"><a href="http://antokoe.com/wp-content/uploads/2010/02/facebook_logo2.png"><img class="size-medium wp-image-454" title="facebook_logo2" src="http://antokoe.com/wp-content/uploads/2010/02/facebook_logo2-300x300.png" alt="" width="196" height="196" /></a><p class="wp-caption-text">Facebook</p></div>
<p style="text-align: justify;">Makhluk ini tak berbentuk fisik dan tak menyeramkan tapi akhir-akhir ini menjadi sosok yang bagi sebagian orang menyeramkan. Jejaring sosial adalah bentuk perwujudan dari konsep membangun komunikasi tanpa memandang apa dan dimana pelakunya berada. Sebenarnya konsep ini sudah ada sejak lama, tapi menjadi booming beberapa tahun terakhir. Manusia dimanjakan oleh produk teknologi komunikasi yang meminimalkan interaksi secara langsung sehingga konsep agung <span style="color: #ff0000;">silaturahmi</span> mulai terkikis oleh sifat instan dan praktis.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-450"></span>Makhluk beridentitas Friendster, MySpace, Twitter dan Facebook menjadi teman akrab para jamaah online sehingga banyak menyita waktu efektif setiap harinya. Setidaknya ritualitasnya bertambah seperti yang tuturkan oleh penyanyi rap mutakhir Saykoji lewat lagunya Online. Situasi ini tentunya diendors secara tidak langsung para produsen alat komunikasi (baca:telepon gengam) dan provinder penyedia jaringan komunikasi (operator). Perilaku berubah seiring bagaimana manusia membangun komunikasi dan memaknai komunikasi.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Jejaring sosial bisa sangat membantu para pelaku sosialita tapi bisa sangat mengganggu atau malah menakutkan. Jika diajukan pertanyaan &#8220;Kenapa sih ikut Facebook-an?&#8221;. Yang muncul adalah jawaban standar, jarang menjawab begini &#8220;Saya kan pengin eksis dan narsis!&#8221;. Popularitas sebuah jejaring sosial seperti Facebook (FB) mendorong orang untuk bergabung mulai dari anak SD sampai ibu-ibu. Setiap popularitas selalu bermata dua positif dan negatif. Tidak heran popularitas FB mendorong para jamaahnya untuk membangun komunikasi lebih intens dibanding sebelumnya seperti makin banyaknya acara reuni lintas masa. Sisi lain memberikan lahan baru bagi para penikmat nakal untuk mendapatkan mangsanya.Positif apa negatif tergantung pelaku membawa arah yang diinginkan. Pada hakekat teknologi dihadirkan untuk melengkapi kekurangan manusia atau membantu manusia dalam beraktifitas sedangkan efek adalah bentuk keluaran yang sering dipengaruh mindset manusia itu sendiri.</p>
<p style="text-align: justify;">Kasus penyalahgunaan FB hari terakhir cukup meresahkan para orang tua yang mempunyai putra/putri tanggung umur. Menurut Komnas Anak, ada 1000 lebih laporan penyalahgunaan FB dan rata-rata terjadi diranah remaja sampai dewasa. Kemudahan dan kebebasan jejaring sosial sering mengesamping kontrol, jadi tidak heran jika terjadi pelecehan, penghinaan, pencemaran nama baik terjadi diranah jejaring sosial. Kondisi ini mengingatkan kembali wacana fatwa haram untuk FB. Fatwa mungkin tidak perlu dikeluarkan tapi memberikan informasi dan mengingatkan rambu-rambu yang perlu diperhatikan.</p>
<p style="text-align: justify;">Terakhir jadi ingat, seorang ibu datang ke tempat kerjaku bilang, &#8220;<em><strong>Mas bisa ajari saya Facebook?&#8221;</strong></em>. Kemudian ibu itu saya ajarin dasar-dasar pengoperasian internet, sampai pada pembuatan email dan cara menggunakannya. Kemudian,&#8221;<em><strong>Mas sekarang ajari saya Facebook?</strong></em>&#8220;. Dengan sabar saya menuntun ibu mulai membuat akun FB, sampai pada tahap mencari teman. &#8220;<em><strong>Anak ibu punya Facebook?&#8221;</strong></em>. Ibu menjawab, &#8220;<em><strong>Ada mas!&#8221;</strong></em>. Saya mulai mengajarkan bagaimana mencari teman yang mungkin dikenalnya. Ketemulah akun anak ibu ini dan menambahkan dalam daftar teman. Kebetulan sang anak sedang online, permintaan teman langsung di-<em>approve</em>. &#8220;<strong><em>Mas gimana cara saya bisa chatting dengan anak saya?&#8221;</em></strong>. <strong><em>&#8220;Begini&#8230;&#8221;.</em></strong> Dan tak lama sang ibu dan anak mulai berkomunikasi via FB. <em><strong>&#8220;Kamu dimana nak?&#8221;</strong></em>, itulah kalimat percakapan si ibu dengan anak, kemudian diteruskan dengan <em><strong>&#8220;Kamu sudah makan?&#8221;</strong></em>. Si anak malah balik nanya <em><strong>&#8220;Mama ngapain sih ikut-ikutan main Facebook?&#8221;. </strong></em></p>
<p style="text-align: justify;">Sebelum kursus singkat itu berakhir, saya menanyakan kepada si Ibu, <em><strong>&#8220;Kenapa bu kok ibu pengin diajarin  Facebook?&#8221;</strong></em>. Jawaban standarnya, &#8220;<strong><em>kepengin mas, teman-teman saya sudah punya Facebook&#8221;</em></strong>. Si ibu melanjutkan jawaban, <em><strong>&#8220;Sebenarnya saya pengin mantau anak-anak saya yang menginjak remaja secara tidak langsung&#8221;</strong></em>. Jawaban yang cukup bijaksana, pikir saya. Ini <em>true story,</em> &#8220;<strong><em>hallo ibu Ita, salam buat anak-anak ibu yang cantik&#8221;.</em></strong></p>
<p style="text-align: justify;">
Number of View :13013<img src="http://antokoe.com/?ak_action=api_record_view&id=450&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://antokoe.com/makhluk-itu-bernama-jejaring-sosial/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>37</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Me-mobile-kan Antokoe dot Com</title>
		<link>http://antokoe.com/me-mobile-kan-antokoe-dot-com/</link>
		<comments>http://antokoe.com/me-mobile-kan-antokoe-dot-com/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Feb 2010 20:45:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>antokoe™</dc:creator>
				<category><![CDATA[Antokoe]]></category>
		<category><![CDATA[Mobile]]></category>
		<category><![CDATA[akses blog via hp]]></category>
		<category><![CDATA[antokoe mobile]]></category>
		<category><![CDATA[antokoe versi mobile]]></category>
		<category><![CDATA[memobilkan blog]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antokoe.com/?p=442</guid>
		<description><![CDATA[Ini merupakan bentuk penyempurnaan dari blog ini. Setelah ganti kulit dan mengganti judul blog dari Mas Anto Blog menjadi antokoe dot com (agar sesuai domain dan mengoptimalkan SEO dan berhasil), kini blog ini dibawa ke ranah mobile. Mengapa harus mobile?. Tidak dapat dipungkiri berinternet ria tidak harus nongkrong didepan PC atau laptop, tapi internet sudah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_443" class="wp-caption alignleft" style="width: 160px"><a href="http://antokoe.com/wp-content/uploads/2010/02/antokoe_mobile.png"><img class="size-thumbnail wp-image-443 " title="antokoe_mobile" src="http://antokoe.com/wp-content/uploads/2010/02/antokoe_mobile-150x150.png" alt="" width="150" height="150" /></a><p class="wp-caption-text">antokoe.com mobile</p></div>
<p style="text-align: justify;">Ini merupakan bentuk penyempurnaan dari blog ini. Setelah <a href="http://antokoe.com/kulit-yang-cocok/">ganti kulit</a> dan mengganti judul blog dari <strong><a href="http://antokoe.com">Mas Anto Blog</a> </strong>menjadi <a href="http://antokoe.com"><strong>antokoe dot com</strong></a> (agar sesuai domain dan mengoptimalkan SEO dan berhasil), kini blog ini dibawa ke ranah mobile. Mengapa harus mobile?. Tidak dapat dipungkiri berinternet ria tidak harus nongkrong didepan PC atau laptop, tapi internet sudah ada dalam genggaman kita, ada di perangkat telepon kita. Telepon dengan fitur standar asal dapat akses GPRS  dan mempunyai browser pasti bisa mengakses internet.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-442"></span>Menampilkan blog dalam perangkat mobile (handphone) tentunya tampilannya harus disesuaikan dengan kondisi perangkat mobile. Tampilan handphone standar tentu akan berbeda tampilannya jika dibandingkan dengan perangkat smartphone seperti blackberry, iphone atau PDA. Me-mobile-kan blog sebenarnya cukup mudah, cukup memasang plugin <a href="http://wordpress.org/extend/plugins/wordpress-mobile-pack/"><strong>WordPress Mobile Pack</strong></a> yang dapat</p>
<div id="attachment_444" class="wp-caption alignright" style="width: 296px"><a href="http://antokoe.com/wp-content/uploads/2010/02/antokoe_mobile_bb.png"><img class="size-medium wp-image-444  " title="antokoe_mobile_bb" src="http://antokoe.com/wp-content/uploads/2010/02/antokoe_mobile_bb-286x300.png" alt="" width="286" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">antokoe.com via blackberry</p></div>
<p style="text-align: justify;">didownload secara gratis. Plugin ini cukup besar ukurannya yaitu mendekati 2.0 MB. Upload plugin ini ke folder plugin webserver kemudian ekstraklah, masuk ke <strong>Dashboard </strong><a href="http://wordpress.org">WordPress</a>, aktifkan plugin ini melalui menu <strong>Plugin.</strong> Selanjutnya tinggal mengatur <strong>Mobile Themes, Mobile Widget d</strong>an <strong>Mobile Switcher</strong>. Jangan kuatir, pengaturan ini tidak begitu merepotkan. Ada baiknya cobalah lakukan analisa tampilan blog kita melalui <a href="http://ready.mobi/results.jsp?uri=http%3A%2F%2Fantokoe.com" target="_blank"><strong>Launch  ready.mob</strong>i </a>yang link-nya bisa ditemukan di bagian <strong>Mobile Themes.</strong> Dari analisis ini akan dapat diketahui seberapa besar error yang ada jika blog ditampilkan dalam versi mobile.<a href="http://ready.mobi/results.jsp?uri=http%3A%2F%2Fantokoe.com" target="_blank"><br />
</a></p>
<p style="text-align: justify;">Untuk memudahkan pada widget blog kita tambahkan link <strong>Switch to Mobile Site</strong>, untuk memudahkan melihat tampilan blog kita dalam versi mobile. Setelah semua dilakukan dengan benar, cobalah klik link <strong>Switch &#8230;.,</strong> untuk melihat tampilan versi mobile. Jika memiliki perangkat mobile (handphone) yang mempunyai browser, akseslah blog dan lihatlah tampilan blog dalam versi mobile.</p>
<p style="text-align: justify;">Selamat mencoba.</p>
Number of View :8504<img src="http://antokoe.com/?ak_action=api_record_view&id=442&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://antokoe.com/me-mobile-kan-antokoe-dot-com/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>37</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

