
Nyontreng (foto Kompas.com)
Sembilan April 2009 adalah kali pertama Indonesia menyontreng yang sebelumnya lebih familiar dengan menyoblos. Dua kata kerja yang bermakna menandai, menandai sesuatu yang memang layak ditandai. Kegiatan ini ternyata makin lama makin sulit dilakukan dibanding era orde baru dengan 3 parpol peserta pemilu. Itu sebuah konsekuensi yang harus ditanggung dari buah reformasi yang berdarah-darah.
Banyak yang antipati dengan hajatan lima tahunan ini, tapi ada yang sangat bersemangat karena memang itu hak atau memang ada kepentingan dari diadakannya hajatan ini. Jujur tadinya kurang bersemangat menyukseskan hajatan ini. Sengaja bangun tidur sekitar jam 10 an dan belum mandi, aku sempatkan untuk menengok TPS disekitar rumah, ada satu yang ingin aku pastikan yaitu apakah aku dan istriku tercantum dalam DPT (daftar pemilih tetap) karena tidak mendapatkan undangan (formulir C4). Sampai dengan 3 TPS namaku dan istriku tidak tercantum, ya sudah 3 kali tidak mempergunakan hak pilih karena tidak tercantum dalam DPT.
Tanggal 9 April Indonesia menentukan apakah ke depan kita akan diwakili oleh anggota dewan yang memang concern dengan Indonesia atau hanya ingin memperjuangkan ambisi diri sendiri atau kelompoknya. Memilih wakil yang bisa menjamin keterwakilannya bisa mengubah Indonesia adalah suatu keharusan dan mungkin ada dari ribuan calon yang ada. Berharap banyak perubahan dengan terpilihnya wakil kita sekarang ini mungkin terlalu berlebihan mengingat banyak tidak jelas dan membingungkan. Sebuah organisasi
Number of View :1515Popularity: 5% [?]





sayang… contrengan qu kobong. slm knl yah.
Semoga KPU sadar…
iyah bikin pusing.. pemilih cerdas ky aku aja bisa bingung gimana klo pemilih ga cerdas yang awam hehe…
seepp aku udah contreng tdi pagi.. moga ga salah pilih pemimpin, Amin
Insya Allah, semoga kita tidak lepas dari bimbingan Allah..
semoga tidak salah menentukan pilihan
Mudah-mudahan Indonesia bisa menjadi lebih baik, InsyaAllah (amin)
hari ini saya bersemangat ikut pesta rakyat lima tahunan, demi masa depan Indonesia
http://supanku.co.cc/arsip/04/2009/calegpks-melakukan-money-politik/
Baca beneran ya
ya, banyak sekali yang tidak terdata dan tidak memberikan suaranya pada pemilu kali ini. entah gimana kerjanya kpu ini, kok banyak orang pindah, sudah meninggal, dan anak2 terdaftar sbg pemilih di suatu tps, sementara beberapa yang lain malah tidak bisa menyalurkan suaranya.
semoga… siapapun pemimpin kita nantinya, kedepan indonesia banyak perubahan yang mengarah ke zona “baik”.. amiin
..mestinya, saat masih DPS, sudah nyari2 info, dan minta di-data..
semoga selalu dalam petunjuk-Nya.. MERDEKA!!!
gag hanya merubah nasib indonesia tapi menjamin kelayakan hidup WNI di indonesia maupun WNI di luar negara indonesia
waduw…..malas bacanya pak….