<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>antokoe dot com</title>
	<atom:link href="http://antokoe.com/?feed=rss2" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://antokoe.com</link>
	<description>Catatan Langkah Pikiran&#8482;</description>
	<lastBuildDate>Tue, 31 Aug 2010 17:30:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Berdewasa Pikir</title>
		<link>http://antokoe.com/berdewasa-pikir/</link>
		<comments>http://antokoe.com/berdewasa-pikir/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 31 Aug 2010 16:00:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>antokoe™</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Refleksi]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[dewasa]]></category>
		<category><![CDATA[pengalaman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antokoe.com/?p=602</guid>
		<description><![CDATA[Ungkapan kalau pengalaman adalah guru yang terbaik sangat ada kebenarannya. Berpengalaman berarti sangat cukup informasi, bahkan informasi yang dimiliki sudah bertransformasi menjadi sebuah pengetahuan. Perjalanannya mungkin berliku tapi semakin berliku dan dapat melewatinya disitulah kualitas diri kita teruji. Semakin banyak mengenal orang, seharusnya semakin banyak yang bisa dipelajari, karena dari merekalah ilmu-ilmu diperoleh. Seseorang yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">
<div id="attachment_605" class="wp-caption alignleft" style="width: 222px"><a href="http://antokoe.com/wp-content/uploads/2010/09/think_you_can.jpeg"><img class="size-medium wp-image-605" title="think_you_can" src="http://antokoe.com/wp-content/uploads/2010/09/think_you_can-300x300.jpg" alt="" width="212" height="212" /></a><p class="wp-caption-text">Think You Can</p></div>
<p style="text-align: justify;">Ungkapan kalau pengalaman adalah guru yang terbaik sangat ada kebenarannya. Berpengalaman berarti sangat cukup informasi, bahkan informasi yang dimiliki sudah bertransformasi menjadi sebuah pengetahuan. Perjalanannya mungkin berliku tapi semakin berliku dan dapat melewatinya disitulah kualitas diri kita teruji.</p>
<p style="text-align: justify;">Semakin banyak mengenal orang, seharusnya semakin banyak yang bisa dipelajari, karena dari merekalah ilmu-ilmu diperoleh. Seseorang yang dulunya sangat tertutup dan cenderung minder bila bertemu orang, lebih suka sibuk dengan dunia sendiri walau bukan autis. Bertemu dengan suasana baru bukan pantangan tapi lebih suka melihat keadaan dan berkutat dengan analisa-analisa yang dipahaminya. Sekali ada kesempatan maka orang tidak akan percaya kalau bisa berbicara sepanjang itu dan bermakna.<span id="more-602"></span> Tapi ada yang bilang masih terlalu &#8216;<em>lite&#8217;</em> butuh sentuhan dari pengalaman yang dialami. Pengalaman memberi bukti bahwa tidak semua yang terbayang sama persis di dunia nyata.</p>
<p style="text-align: justify;">Sekali waktu bertanya, dari sekian banyak hubungan yang pernah dijalani, bisa gak dituliskan apa saja yang sudah dipelajarai dari pasanganmu?. Kalau dapat menuliskan dengan jujur dengan menanggalkan perasaan yang pernah dirasakan, misalnya hubungan yang terputus, pasti akan takjub ternyata Tuhan menjelaskan sesuatu lewat mereka semua. Dan Tuhan menginginkan sebuah transformasi menuju tingkat lebih tinggi dari sebelumnya melalui semua yang sudah dikenal atau dialaminya. Tapi lebih sering diri kita tidak menyadari atau menyadari setelah semua sudah terlambat. Seorang perempuan akan menjadi sangat tegar karena pernah merasa diperlakukan tidak jujur oleh pasangannya dan pikiran positifnya memberitahukan bahwa Tuhan masih sayang, karena menunjukkannya sebelum terlambat.</p>
<p style="text-align: justify;">Begitu panjang dan mungkin lengkap, jika dapat menuliskan pelajaran apa saja yang diperoleh dari orang atau lingkungan yang dikenalnya. Tapi perasaan tidak suka atau tersakiti akan menutupi bagian positif dari yang pernah dialaminya. Butuh pemikiran dan segunung keikhlasan untuk menyadari semua itu. Pastinya kemauan diri.</p>
<p style="text-align: justify;">Ini cuplikan catatannya :</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;"><em>Pacar pertamaku</em>, secara tidak langsung memberitahukan kalau dia termasuk orang yang hanya mau didengar tapi tidak mau mendengarkan. <em>Pacara keduaku,</em> banyak memberikan pemahaman kerohanian yang menyadarkanku kalau Tuhan itu ada, tapi dia lebih sayang kepada keluarganya. <em>Pacar ketigaku</em>, memberitahukan kalau dunia itu bukan seindah yang dibayangkan, tapi ternyata lebih keras dari yang diketahui. <em>Pacar terakhirku</em>, &#8230;&#8230;&#8230;&#8230;., masih menunggu dan berharap inilah yang sengaja dikirimkan Tuhan untuk menemani sampai akhir hayat.</p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">
Number of View :167<img src="http://antokoe.com/?ak_action=api_record_view&id=602&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://antokoe.com/berdewasa-pikir/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Genit Menggelitik Manja Mempesona</title>
		<link>http://antokoe.com/genit-menggelitik-manja-mempesona/</link>
		<comments>http://antokoe.com/genit-menggelitik-manja-mempesona/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Aug 2010 09:14:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>antokoe™</dc:creator>
				<category><![CDATA[Serbaneka]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[mop]]></category>
		<category><![CDATA[perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antokoe.com/?p=596</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah quote yang cukup akrab ditelinga saya dan selalu mengingatkan saya pada majalah remaja yang terbit di tahun 90-an. Bagi masyarakat Jawa Tengah mungkin tahu dengan Majalah MOP yang diterbitkan oleh kelompok Suara Merdeka terutama pelajar SMP/SMA di tahun 90-an. Bagi pelajar menjadi akrab dengan majalah ini karena tiap sekolah bahkan pelajar sendiri &#8216;diwajibkan&#8217; membelinya. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">
<div id="attachment_598" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://antokoe.com/wp-content/uploads/2010/08/mop6.jpg"><img class="size-medium wp-image-598 " title="mop6" src="http://antokoe.com/wp-content/uploads/2010/08/mop6-300x218.jpg" alt="" width="300" height="218" /></a><p class="wp-caption-text">Majalah Mop (forum.grobogan)</p></div>
<p style="text-align: justify;">Sebuah quote yang cukup akrab ditelinga saya dan selalu mengingatkan saya pada majalah remaja yang terbit di tahun 90-an. Bagi masyarakat Jawa Tengah mungkin tahu dengan Majalah MOP yang diterbitkan oleh kelompok Suara Merdeka terutama pelajar SMP/SMA di tahun 90-an. Bagi pelajar menjadi akrab dengan majalah ini karena tiap sekolah bahkan pelajar sendiri &#8216;diwajibkan&#8217; membelinya. Quote tadi sering saya temui dalam ilustrasi kartun di majalah tersebut, dan merupakan celetukan dari tokoh kartun (biasanya rakyat jelata) jika melihat sosok perempuan penting dan tentunya seksi. Sayang saya lupa penulis dan ilustratornya.</p>
<p style="text-align: justify;">Quote ini sangat kental dengan seorang perempuan yang selalu menjaga penampilan dan kehidupan sosialnya. <span id="more-596"></span>Mungkin perwujudan dari penggambarannya sekarang sudah menjadi bagian dari perempuan itu sendiri, yang membedakan mungkin penempatan dirinya. Kehidupan sosialnya bisa jadi indikator luasnya pergaulan seseorang dan betapa pentingnya keberadaannya dalam lingkungan sosial itu. Personifikasi genit menggelitik manja mempesona bisa jadi menjadi salah satu daya tarik lelaki untuk selalu dekat dengan dirinya. Sosok ini selalu mempunyai pembawaan ceria dengan kesantaiannya mampu menciptakan suasana kehangatan yang kadang mengangenkan. Di tengah keceriaannya, sifat manjanya bisa memberikan pesona tersendiri bagi teman-temannya. Pandai menempatkan diri akan memberikan <em>added value</em> dan akan selalu menempati posisi penting dalam kehidupan sosialnya. Apa ada sosok seperti ini dilingkungan sosial kita?</p>
<p style="text-align: justify;">Tapi quote ini juga sering diplesetkan menjadi &#8220;<em>Genit Menggelitik Manja Memperkosa</em>&#8221; yang bermakna lebih nakal dan  mengubah bayangan dari sosok itu sendiri. Dan quote plesetan ini pernah saya jadikan status FB dan beragam tanggapan yang muncul, ada kesepahaman tentang sosok dalam quote plesetan ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Sadar akan asumsi, interprestasi atau sudut pandang yang ada, silakan berdeskripsi tentang makna quote ini.</p>
Number of View :283<img src="http://antokoe.com/?ak_action=api_record_view&id=596&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://antokoe.com/genit-menggelitik-manja-mempesona/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Delapan Windu Plus Satu</title>
		<link>http://antokoe.com/delapan-windu-plus-satu/</link>
		<comments>http://antokoe.com/delapan-windu-plus-satu/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Aug 2010 05:21:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>antokoe™</dc:creator>
				<category><![CDATA[Greeting]]></category>
		<category><![CDATA[Refleksi]]></category>
		<category><![CDATA[dirgahayu ri]]></category>
		<category><![CDATA[kemerdekaan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antokoe.com/?p=591</guid>
		<description><![CDATA[Apa yang sudah terjadi dan lakukan selama delapan windu plus satu atau 65 tahun?. Pasti banyak dan beragam jawabannya tergantung dari sisi mana memandangya. Negeri ini sudah merdeka selama 65 tahun, ibarat umur manusia, umur 65 sudah memasuki usia manula tapi bagi sebuah negara bisa jadi sudah tahapan kematangan dalam segala hal. Tapi buat negeri [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">
<div id="attachment_592" class="wp-caption alignleft" style="width: 266px"><a href="http://antokoe.com/wp-content/uploads/2010/08/bendera_merah_putih.jpg"><img class="size-medium wp-image-592" title="Bendera Merah Putih" src="http://antokoe.com/wp-content/uploads/2010/08/bendera_merah_putih-300x240.jpg" alt="" width="256" height="205" /></a><p class="wp-caption-text">Bendera Merah Putih</p></div>
<p style="text-align: justify;">Apa yang sudah terjadi dan lakukan selama delapan windu plus satu atau 65 tahun?. Pasti banyak dan beragam jawabannya tergantung dari sisi mana memandangya. Negeri ini sudah merdeka selama 65 tahun, ibarat umur manusia, umur 65 sudah memasuki usia manula tapi bagi sebuah negara bisa jadi sudah tahapan kematangan dalam segala hal. Tapi buat negeri ini kematangan ini masih jauh dari capaian, justru negeri ini seperti sedang berbenah dan terus berbenah atau malah sedang kehilangan jatidirinya.</p>
<p style="text-align: justify;">Begitu uniknya negeri ini, karena semua yang unik ada dinegeri ini. Keberagaman menjadi pembangun dari negeri ini. Menyatukan keberagaman menjadi pekerjaan panjang dan bila nanti tercapai negeri ini akan menjadi role model buat dunia.</p>
<p style="text-align: justify;">Walau masih terseok, tapi proses itu masih terus berjalan dan mengarah menuju perbaikan dengan kemauan penguasa dan dukungan dari rakyat semua bisa tercapai.</p>
<p style="text-align: justify;">Dirgahayu negeriku.</p>
<address style="text-align: justify;">gambar dari <a href="http://faridwajdiarsya.wordpress.com/" target="_blank">sini</a><br />
</address>
Number of View :290<img src="http://antokoe.com/?ak_action=api_record_view&id=591&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://antokoe.com/delapan-windu-plus-satu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>3 Insan 2 Lelaki dan 1 Perempuan</title>
		<link>http://antokoe.com/3-insan-2-lelaki-dan-1-perempuan/</link>
		<comments>http://antokoe.com/3-insan-2-lelaki-dan-1-perempuan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 Jul 2010 17:02:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>antokoe™</dc:creator>
				<category><![CDATA[Refleksi]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[romantika]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antokoe.com/?p=578</guid>
		<description><![CDATA[Pernah menonton film 3 Hati 2 Jiwa 1 Cinta?. Sebuah tontonan yang  bagus (menurut saya), tentang 3 orang anak muda masa kini dengan latar belakang berbeda mencoba memaknai cinta. Sebuah penggambaran yang mewakili kemajemukan negeri ini. Banyak orang sependapat bahwa cinta bisa menyatukan bisa juga menceraiberaikan sehubungan hubungan. Saya tidak akan meresensi film yang menceritakan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">
<div id="attachment_583" class="wp-caption alignleft" style="width: 390px"><a href="http://antokoe.com/wp-content/uploads/2010/07/triangle_love.jpg"><img class="size-full wp-image-583" title="triangle_love" src="http://antokoe.com/wp-content/uploads/2010/07/triangle_love.jpg" alt="" width="380" height="133" /></a><p class="wp-caption-text">Ha...ha.....ha...</p></div>
<p style="text-align: justify;">Pernah menonton film 3 Hati 2 Jiwa 1 Cinta?. Sebuah tontonan yang  bagus (menurut saya), tentang 3 orang anak muda masa kini dengan latar belakang berbeda mencoba memaknai cinta. Sebuah penggambaran yang mewakili kemajemukan negeri ini. Banyak orang sependapat bahwa cinta bisa menyatukan bisa juga menceraiberaikan sehubungan hubungan. Saya tidak akan meresensi film yang menceritakan pemuda keturunan arab yang religius yang berpacaran dengan perempuan katholik yang taat dan seorang muslimah yang mencoba masuk wilayah hubungan sepasang muda-mudi ini. <span id="more-578"></span>Sebuah perenungan yang akhirnya dikembalikan kepada kedewasaan masing-masing dalam menyikapi perbedaan yang sulit dicari titik temu.</p>
<p style="text-align: justify;">Lain film, lain pula kisah ini walaupun mempunyai kesamaan dalam jumlah insan yang terlibat. Sebenarnya cerita model begini sudah banyak ditemukan diruang keluarga para penonton televisi lewat sinetron yang menghiasi primetime stasiun televisi partikelir negeri ini. Hubungan yang melibat tiga orang akan selalu ada pihak yang merasa kalah dan ada pihak yang merasa atau malah tidak menang/kalah. Semua tergantung dalam menyikapi kenyataan yang ada. Katakanlah seorang lelaki dengan semangat membara berusaha mendekati sang perempuan impiannya, apapun dilakukan agar bisa mendapatkannya. Sang perempuan bukannya tidak tahu tapi ada sebuah tanda tanya, terhadap sikap sang lelaki. Sang perempuan mendambakan sosok yang bisa ngemong, bisa ngertiin dan tentunya sikap dewasa dan ini yang mungkin tidak ditunjukkan oleh sang lelaki.</p>
<p style="text-align: justify;">Rupanya ada lelaki lain dengan mental pembalap, menyalip dan menyodok, tidak menyadari bahwa ada lelaki dengan kegalauannya menunggu kepastian yang mungkin belum tersampaikan kepada sang perempuan. Dengan kekhasan yang dimilikinya lelaki ini dapat memberikan impresi yang mengena kepada sang perempuan sehingga tumbuh rasa diantara keduanya. Dipihak lelaki lain merasa ada yang merebut kesempatan ini. Harapan-harapan yang dipupuk  dan tumpukan rasa yang ada memberikan penekanan hati yang berujung timbulnya rasa patah hati dari sesuatu hubungan yang sebenarnya belum terjadi.</p>
<p style="text-align: justify;">Rasa patah hati merupakan rasa ketidakpuasan hati terhadap kondisi yang jauh dari harapan. Kekurangmampuan menata hati dan kurangnya peranan akal sehat dalam melakukan intervensi rasa patah hati dapat menghasilkan perilaku distruktif dan tidak produktif. Memutuskan untuk tidak akan melihat perempuan yang dicintai bersama lelaki pilihannya dengan meninggalkan gelanggang yang belum sempat digunakan untuk bertanding layaknya lelaki.  Apakah itu pilihan terbaik ?. Mungkin ada benarnya kalau energi patah hati konon lebih besarnya dari energi dikeluarkan dalam melampiaskan rasa kemenangan.</p>
<p style="text-align: justify;">Mustahilkah energi patah hati dibalik menjadi energi positif untuk menyadari, energi untuk belajar lagi, energi menjadi kan lebih dewasa sehingga dapat melihat dunia lebih terang dan luas?.</p>
<h5 style="text-align: justify;">Sumber gambar <a href="http://bouzu-hiso.deviantart.com/art/Hotel-Dusk-Love-Triangle-92261139">disini</a></h5>
Number of View :934<img src="http://antokoe.com/?ak_action=api_record_view&id=578&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://antokoe.com/3-insan-2-lelaki-dan-1-perempuan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>33</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sensasi Melunturkan Moral</title>
		<link>http://antokoe.com/sensasi-melunturkan-moral/</link>
		<comments>http://antokoe.com/sensasi-melunturkan-moral/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Jul 2010 10:26:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>antokoe™</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[ariel]]></category>
		<category><![CDATA[cut tari]]></category>
		<category><![CDATA[infotainmen]]></category>
		<category><![CDATA[kd]]></category>
		<category><![CDATA[luna maya]]></category>
		<category><![CDATA[moralitas]]></category>
		<category><![CDATA[raul lemos]]></category>
		<category><![CDATA[sensasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antokoe.com/?p=570</guid>
		<description><![CDATA[Media negeri ini sedang menikmati masa kebebasan berekspresi. Bebas mewartakan apa saja yang punya nilai informasi tinggi. Semua berlomba menggali, menggansir, bertindak seperti detektif partikelir, memantau dan bertanya sana-sini, demi mendapatkan informasi yang premium. Sehingga kadang-kadang menimbulkan rasa tidak hati bagi yang diwartakan. Tapi disisi lain ada yang sangat menikmati karena terliput di media, tentunya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">
<div id="attachment_573" class="wp-caption alignleft" style="width: 286px"><a href="http://antokoe.com/wp-content/uploads/2010/07/moralitas.jpg"><img class="size-full wp-image-573" title="moralitas" src="http://antokoe.com/wp-content/uploads/2010/07/moralitas.jpg" alt="" width="276" height="182" /></a><p class="wp-caption-text">Moralitas</p></div>
<p style="text-align: justify;">Media negeri ini sedang menikmati masa kebebasan berekspresi. Bebas mewartakan apa saja yang punya nilai informasi tinggi. Semua berlomba menggali, menggansir, bertindak seperti detektif partikelir, memantau dan bertanya sana-sini, demi mendapatkan informasi yang premium. Sehingga kadang-kadang menimbulkan rasa tidak hati bagi yang diwartakan. Tapi disisi lain ada yang sangat menikmati karena terliput di media, tentunya menguntungkan dari segi publisitas.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-570"></span>Jika menyebutkan sensasi media, setiap waktu silih berganti seperti sudah terskenariokan. Yang paling banyak menyita perhatiannya adalah skandal video syur artis. Kehebohannya dapat mengguncang dunia bahkan popularitas setara dengan hajatan 4 tahun piala dunia yang diadakan di Afrika Selatan. Tapi kenyataannya skandal ini memberikan predikat yang negatif bagi negeri ini setelah budaya korupsinya. Sebagai negara berpenduduk muslim sedunia, jelas-jelas skandal ini sangat memalukan dan bisa memberikan cerminan kalau ada kemerosotan moral yang cukup serius. Niatnya mungkin hanya iseng berbalut sakit hati atau perasaan tidak suka, tapi efeknya sangat luas bagi pelaku sendiri maupun yang [sengaja] melihatnya. Sehingga menjadi kambing hitam pada kejadian kejahatan seksual, bahwa mereka melakukan karena terinspirasi dari video itu. Disisi lain penegak hukum sedang berjuang agar semuanya dapat diselesaikan secara hukum, sedangkan secara sosial diserahkan ke masyarakat.</p>
<p style="text-align: justify;">Diranah yang sama, yaitu hiburan, sensasi seorang diva yang secara terang-terangan (karena dilakukan didepan kamera infotainmen) sedang menjalin hubungan dengan seorang yang notabene suami [menurut istri] perempuan lain. Sang diva juga memiliki 2 orang anak yang beranjak ABG sedangkan sang lelaki mempunyai 4 anak. Apa yang kira-kira ditanyakan oleh teman-teman sekolahnya kalau melihat ibu/ayahnya seperti itu diranah publik?. Apa yang ada dipikiran mereka?. Mungkinkah itu bentuk dari dahsyatnya cinta?. Cinta yang membutakan dan melunturkan moral tapi jika dilihat dari sisi persepsi cuekisme, mungkin itu biasa dan sah saja.</p>
<p style="text-align: justify;">Bagi media kondisi seperti ini merupakan informasi yang premium dan layak diekplorasi dari berbagai sisi, kalau perlu melewati batas penyampaian informasi tanpa melihat dampak yang akan ditimbulkan. Disini butuh profesionalisme dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, bukan hanya mendapatkan sesuatu yang sensasional saja. Karena sesuatu yang sensasional ada kalanya dekat sekali dengan tindakan yang melunturkan moral.</p>
<p style="text-align: justify;">gambar dari <a href="http://mustafakanuar.wordpress.com/2009/02/" target="_blank">sini</a>.</p>
<p style="text-align: justify;">
Number of View :761<img src="http://antokoe.com/?ak_action=api_record_view&id=570&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://antokoe.com/sensasi-melunturkan-moral/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>27</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nyandu Online</title>
		<link>http://antokoe.com/nyandu-online/</link>
		<comments>http://antokoe.com/nyandu-online/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Jul 2010 13:45:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>antokoe™</dc:creator>
				<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[Refleksi]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[offline]]></category>
		<category><![CDATA[online]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antokoe.com/nyandu-online/</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa tahun lalu hidup tanpa internet terasa biasa, sekarang serasa tak biasa. Teknologi ditemukan dan aplikasikan akan mengubah perilaku pemakainya. Teknologi berarti cara melakukan. Waktu belum ditemukan sendok seperti sekarang, sendok terbuat dari kayu bahkan batu. Teknologi berkembang dan yang lama menjadi klasik atau musnah. Beberapa tahun lalu media hanya ada cetak dan elektronik dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">
<div id="attachment_566" class="wp-caption alignleft" style="width: 165px"><a href="http://antokoe.com/wp-content/uploads/2010/07/internet_addict.jpg"><img class="size-medium wp-image-566" title="internet_addict" src="http://antokoe.com/wp-content/uploads/2010/07/internet_addict-300x295.jpg" alt="" width="155" height="153" /></a><p class="wp-caption-text">Online Addict</p></div>
<p style="text-align: justify;">Beberapa tahun lalu hidup tanpa internet terasa biasa, sekarang serasa tak biasa. Teknologi ditemukan dan aplikasikan akan mengubah perilaku pemakainya. Teknologi berarti cara melakukan. Waktu belum ditemukan sendok seperti sekarang, sendok terbuat dari kayu bahkan batu. Teknologi berkembang dan yang lama menjadi klasik atau musnah.<br />
Beberapa tahun lalu media hanya ada cetak dan elektronik dan masih berjalan serasi tanpa menyerobot kapling masing-masing. Hari ini keberadaan mereka secara pelan tapi pasti tergerus seiring teknologi internet masuk dalam kehidupan manusia. <span id="more-564"></span>Benar tahun 2010 ada puncak dari teknologi informasi dan komunikasi setelah berjalan selama 20 tahun dan teknologi ini akan tergantikan dengan teknologi baru di tahun 2020. Tiga puluh tahun bahkan kurang teknologi mengalami siklus dan ini dimulai dari revolusi industri abad pertengahan.<br />
Hari ini ber komputer ria tanpa koneksi internet menjadi kuno atau old fashion. Makin lama manusia akan sangat tergantung dan akrab dengan kegiatan online. Tapi apakah nyandu online bisa memperbaiki ilmu atau menambah knowledge atau malah menciptakan sebuah bentuk perilaku yang baru?.<br />
Nyandu online jelas menyita waktu produktif, tapi kalau memang itu adalah sarana utama, online menjadi kebutuhan. Over nyandu pasti membuat mengurangi atau bahkan menjadi kontra produktif. Jadi online harus memberikan feedback positif kalau tidak maka kita hanya sebagai korban dari teknologi semata.</p>
<address style="text-align: justify;"><em>Sent from Blackberry</em></address>
<h5 style="text-align: justify;">Image Source :<a href="http://e.foi.hr/wiki/blog/Krunoslav_k/tag/online-socijalizacija/"> here</a><em><br />
</em></h5>
Number of View :891<img src="http://antokoe.com/?ak_action=api_record_view&id=564&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://antokoe.com/nyandu-online/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mau Efisien atau Efektif</title>
		<link>http://antokoe.com/mau-efisien-atau-efektif/</link>
		<comments>http://antokoe.com/mau-efisien-atau-efektif/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Jun 2010 09:34:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>antokoe™</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[efektif]]></category>
		<category><![CDATA[efisien]]></category>
		<category><![CDATA[efisiensi]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antokoe.com/?p=557</guid>
		<description><![CDATA[Hampir setengah bulan blog ini atau blogger ter-hiatus dengan sendirinya alias tanpa sesuatu yang baru. Otomatis kunjungan blog juga berkurang (sebab lain, kemarin tidak melakukan ritual blogwalking). Maklum blogger culun, kunjungan balik hanya hasil dari silaturahmi ke blog tetangga. Ceritanya posting kali ini mau nulis tentang efisien dan efektif. Dua kata yang sering diucapkan tapi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">
<div id="attachment_559" class="wp-caption alignleft" style="width: 153px"><a href="http://antokoe.com/wp-content/uploads/2010/06/effectiveness.gif"><img class="size-full wp-image-559" title="effectiveness" src="http://antokoe.com/wp-content/uploads/2010/06/effectiveness.gif" alt="Effectiveness" width="143" height="156" /></a><p class="wp-caption-text">Effectiveness</p></div>
<p style="text-align: justify;">Hampir setengah bulan blog ini atau blogger ter-hiatus dengan sendirinya alias tanpa sesuatu yang baru. Otomatis kunjungan blog juga berkurang (sebab lain, kemarin tidak melakukan ritual blogwalking). Maklum blogger culun, kunjungan balik hanya hasil dari silaturahmi ke blog tetangga.</p>
<p style="text-align: justify;">Ceritanya posting kali ini mau nulis tentang efisien dan efektif. Dua kata yang sering diucapkan tapi kadang maknanya masing-masing memahaminya. Ada sebuah definisi tentang efisien dan efektif yang akan menjelaskan perbedaan diantara keduanya.<span id="more-557"></span></p>
<blockquote>
<div><strong>Effectiveness</strong> :  <em>Doing the right things, or completing activities so that organizational goals are attained.</em></div>
<div>
<p><strong>Effieciency</strong> : <em>Doing things right, or getting the most output from the least amount of Inputs.</em></p>
</div>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Kalau diterjemahkan secara bebas kira-kira artinya Efektif adalah melakukan dengan tepat atau berusaha melakukan dengan benar sehingga tujuan organisasi tercapai. Sedangkan Efisien adalah melakukan dengan benar atau mendapatkan hasil yang banyak dari masukkan yang sedikit. Dari definisi diatas bahwa efektif lebih berfokus pada waktu penyelesaian sedangkan efisien lebih berfokus bagaimana mendapatkan keuntungan atau dengan kata lain, berkaitan dengan biaya. Dalam pengaplikasiannya, memenuhi dua hal tersebut tidak mudah, bahkan butuh ilmu dan pengalaman yang cukup. Terkadang sesuatu dicapai dengan efektif tapi tidak efisien atau sebaliknya sesuatu dikerjakan secara efisien tapi hasilnya kurang efektif.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Ilustrasi :</strong> saya mau pergi ke Jogja karena ingin efektif saya akan naik pesawat yang hanya memakan waktu 45 &#8211; 60 menit dengan biaya sebesar 350 ribu (<em>efektif tapi tidak efisien</em>). Saya mau pergi ke Jogja naik bis dengan biaya sebesar 100 ribu serta memakan waktu 10 jam perjalanan (<em>efisien tapi tidak efektif</em>).</p>
<p style="text-align: justify;">
<div id="attachment_558" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://antokoe.com/wp-content/uploads/2010/06/efektifefisien.png"><img class="size-medium wp-image-558" title="efektif&amp;efisien" src="http://antokoe.com/wp-content/uploads/2010/06/efektifefisien-300x179.png" alt="" width="300" height="179" /></a><p class="wp-caption-text">Efektif dan Efisien</p></div>
<p><em>High Efficiency</em> &#8211; Low resource waste (hemat) sedangkan <em>High Effectiveness</em> &#8211; High Goal Attainment  (berfiokus tercapainya tujuan). Melakukan sesuatu efektif dan efisien adalah sebuah kerja keras dan mungkin keberuntungan. Misal dapat harga promo pergi ke Jogja naik pesawat dan hanya membayar 20 ribu.</p>
<p style="text-align: justify;">Kalau ditanya mau yang efisien atau efektif?. Jawabannya mungkin sulit, tapi bisa juga tergantung kondisi dan tingkat kebutuhannya. Untuk mendapatkan sesuatu yang baik atau bagus kadang kurang efisien. Atau melakukan dengan efektif  kadang akan memberikan nilai efisien. Untuk mencapai tujuan lebih cepat, efisiensi terkadang terkesampingkan. Semuanya tergantung konteks dan situasi.</p>
<p style="text-align: justify;">Kalau sudah punya blog (berbayar pula) tapi tidak diupdate, termasuk tidak efisien atau tidak efektif ?. Bingung njawabnya.</p>
<h6 style="text-align: justify;">Gambar : thegreenberggroup.org</h6>
Number of View :1064<img src="http://antokoe.com/?ak_action=api_record_view&id=557&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://antokoe.com/mau-efisien-atau-efektif/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>27</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nama Baik</title>
		<link>http://antokoe.com/nama-baik/</link>
		<comments>http://antokoe.com/nama-baik/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Jun 2010 18:17:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>antokoe™</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[nama baik]]></category>
		<category><![CDATA[the a-team]]></category>
		<category><![CDATA[video porno]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antokoe.com/?p=547</guid>
		<description><![CDATA[Mendapatkan nama baik mungkin lebih mudah dibanding menjaganya. Nama baik bukan sekedar sebuah nama, tapi ada sesuatu yang perlu dipertahankan dan dijaga. Sekali ternoda atau tercemar akan sulit memulihkannya. Membangun citra atau imej atau brand butuh perjuangan dan pengorbanan. Semua dilakukan sesuai kaidah yang dianggap benar, dan publik mengakuinya. Saya menulis ini terketuk dari apa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">
<div id="attachment_549" class="wp-caption alignleft" style="width: 150px"><a href="http://antokoe.com/wp-content/uploads/2010/06/theateam.jpg"><img class="size-full wp-image-549" title="theateam" src="http://antokoe.com/wp-content/uploads/2010/06/theateam.jpg" alt="The A-Team" width="140" height="207" /></a><p class="wp-caption-text">The A-Team</p></div>
<p style="text-align: justify;">Mendapatkan nama baik mungkin lebih mudah dibanding menjaganya. Nama baik bukan sekedar sebuah nama, tapi ada sesuatu yang perlu dipertahankan dan dijaga. Sekali ternoda atau tercemar akan sulit memulihkannya. Membangun citra atau imej atau brand butuh perjuangan dan pengorbanan. Semua dilakukan sesuai kaidah yang dianggap benar, dan publik mengakuinya.</p>
<p style="text-align: justify;">Saya menulis ini terketuk dari apa yang dilakukan Kol. Hannibal Smith, Let. Face, Kopral BA.Baracus dan Let. Murdock dalam usahanya memulihkan nama baik sebagai tim elit yang mampu menyelesaikan misi dengan sukses. Tapi karena permainan politik dan keserakahan mereka menanggung akibatnya dipenjara dengan keamanan maksimum ditempat terpisah. Dalam memulihkan nama baiknya, mereka mati-matian bahkan nyawa jadian taruhannya. Itu semua ada di film The A-Team yang merupakan versi layar lebar dari film seri televisi yang populer tahun 80-an kreasi Frank Lupo dan Stephen J. Channel yang lagi tayang di bioskop.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-547"></span>Apa yang dilakukan Kol. Smith dan anak buahnya merupakan sebuah perjuangan. Memperjuangkan nama baik dan harga diri yang sudah ternoda serta mengembalikan pada kondisi semula. Sangat susah. Jika dianalogikan perjuangan Kol. Smith pada skandal video porno yang menimpa Ariel, Luna dan Cut Tari, yang namanya sudah tercemar dan seolah menghapus perjuangan yang selama ini dibangun. Dan akan sangat susah (mungkin) memulihkan keadaan seperti semula. Publik sudah mulai berubah dalam melihat sosok-sosok artis tersebut. Ada yang bilang, setiap mendengar lagu Peterpan, maka akan terbayang video porno mereka (karena sudah nonton). Sampai sebegitunya. Kalau misalnya mereka mengaku (karena selama ini masih diduga), apa memulihkan nama baiknya menjadi lebih mudah?.</p>
<p style="text-align: justify;">Saya kurang berkompeten kasih tips bagaimana menjaga nama baik?. Tapi jika semua apa yang dilakukan dipikir dengan matang dan penuh pertimbangan serta menyadari bahwa apa yang dilakukan selalu akan diperhatikan baik sadar maupun tidak sadar. Perbedaannya hanya siapa yang melakukan dan berapa besar dampaknya.</p>
<p style="text-align: justify;">Jangan bugil di depan kamera, cukup kalau mandi saja dan tanpa kamera.</p>
Number of View :1109<img src="http://antokoe.com/?ak_action=api_record_view&id=547&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://antokoe.com/nama-baik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jadi Menikah</title>
		<link>http://antokoe.com/jadi-menikah/</link>
		<comments>http://antokoe.com/jadi-menikah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Jun 2010 18:09:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>antokoe™</dc:creator>
				<category><![CDATA[Greeting]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[kawin]]></category>
		<category><![CDATA[marriage]]></category>
		<category><![CDATA[menikah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antokoe.com/?p=538</guid>
		<description><![CDATA[Jangan mengucapkan selamat dulu, hanya karena membaca judul posting ini, karena saya tidak akan menceritakan tentang pernikahan saya. Ritual sakral itu sudah saya lakukan 10 tahun yang lalu. Akhir pekan kemarin saya meluangkan waktu untuk pulang kampung terkhusus untuk mBak (begitu kami memanggil) saya yang (akhirnya) menikah dengan seorang laki-laki yang Insyaallah akan mendampinginya sampai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Jangan mengucapkan selamat dulu, hanya karena membaca judul posting ini, karena saya tidak akan menceritakan tentang pernikahan saya. Ritual sakral itu sudah saya lakukan 10 tahun yang lalu. <img src='http://antokoe.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">
<div id="attachment_540" class="wp-caption alignleft" style="width: 231px"><a href="http://antokoe.com/wp-content/uploads/2010/06/marriage.jpg"><img class="size-full wp-image-540" title="marriage" src="http://antokoe.com/wp-content/uploads/2010/06/marriage.jpg" alt="Menikahlah" width="221" height="228" /></a><p class="wp-caption-text">Menikahlah</p></div>
<p style="text-align: justify;">Akhir pekan kemarin saya meluangkan waktu untuk pulang kampung terkhusus untuk mBak (begitu kami memanggil) saya yang (akhirnya) menikah dengan seorang laki-laki yang Insyaallah akan mendampinginya sampai akhir hayat. Setelah sekian lama menanti Tuhan mengabulkan permohonan doanya yang tanpa henti dipanjatkan setiap saat serta keikhlasan dalam menjalani hidup. Jodoh itu memang misteri, se-misteri rejeki dan kematian. Tiga hal yang menjadi hak prerogatif Tuhan. Ada istilah jodohnya dekat atau jodohnya jauh. Dekat atau jauh bukan masalah jarak yang menyatakan ukuran tapi bentuk kemurahan Tuhan dalam membagi rejekinya.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-538"></span>Dalam mempersiapkan diri untuk menikah, ada yang berpikir dan berkonsep cukup rumit dengan segala perhitungan matematis yang menghasilkan sebuah kesimpulan bahwa sudah siap atau belum. Bagi yang berpikir bahwa menikah adalah sebuah proses, konsep atau persiapan bisa dijadikan bagian dari proses. Hal terpenting sebenarnya adalah keberanian diri untuk masuk ke sebuah hubungan yang didalamnya terucap janji suci dihadapan Tuhan dan diniatkan kalau menikah itu adalah bagian dari ibadah. Menikah adalah ibadah. Ibadah berarti mencari keridhloan dari Tuhan.</p>
<p style="text-align: justify;">Ada yang bilang menikah itu harus &#8216;nekad&#8217;. &#8216;Nekad&#8217; bermakna kesiapan mental walau secara materi masih kurang, tapi sangat percaya bahwa Tuhan itu Maha Adil. Dikenalah rejeki setelah menikah. Kemurahan dan Keadilan Tuhan akan dirasakan setelah lahir seorang anak, maka ada istilah rejeki anak. &#8216;Nekad&#8217; disini merupakan awal proses yang penuh tanggung jawab dan menepati janjinya kepada Tuhan didepan penghulu akan lebih sempurna kalau diselimuti rasa bersyukur.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut saya menikah itu selain harus cukup bekal (lahir batin) tapi juga harus ada unsur &#8216;nekad&#8217;. Nekad adalah tekad. Tekad sebuah janji disertai usaha. Tekad menjadi sebuah alasan. Alasan untuk menikah. Ayo buru-buru nikah.</p>
<p style="text-align: justify;">Teman saya kalau ditanya &#8220;<em><strong>kapan nikah</strong></em>?&#8221;. &#8220;Takut ah, nanti cerai kayak artis-artis itu&#8221;. &#8220;<em><strong>Emang lu artis?</strong></em>&#8220;. Nyengir. Tapi dia balik nanya &#8220;<</p>
Number of View :1228<img src="http://antokoe.com/?ak_action=api_record_view&id=538&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://antokoe.com/jadi-menikah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>21</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Me-reset Kembali</title>
		<link>http://antokoe.com/me-reset-kembali/</link>
		<comments>http://antokoe.com/me-reset-kembali/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 May 2010 17:00:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>antokoe™</dc:creator>
				<category><![CDATA[Antokoe]]></category>
		<category><![CDATA[Refleksi]]></category>
		<category><![CDATA[1 juni]]></category>
		<category><![CDATA[milad]]></category>
		<category><![CDATA[ultah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antokoe.com/?p=532</guid>
		<description><![CDATA[Jika ditanya, selama mengerti seperti apa hidup ini dan sadar sebagai manusia, berapa banyak yang sudah dilakukan?. Apakah semua terdokumentasi dengan rapi?. Dokumentasi merupakan pekerjaan yang sering terlupakan. Dalam artian disini dokumentasi bukan identik dengan foto, tapi semua yang sudah dilakukan tercatat dengan rapi, tidak melihat apakah itu yang baik atau buruk. Memang penting dilakukan?. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_533" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://antokoe.com/wp-content/uploads/2010/06/growingup.jpg"><img class="size-medium wp-image-533" title="Growing Old Mandatory, Growing Up is Optional" src="http://antokoe.com/wp-content/uploads/2010/06/growingup-300x149.jpg" alt="Growing Old Mandatory, Growing Up is Optional" width="300" height="149" /></a><p class="wp-caption-text">Growing is Old Mandatory, Growing Up is Optional</p></div>
<p style="text-align: justify;">Jika ditanya, selama mengerti seperti apa hidup ini dan sadar sebagai manusia, berapa banyak yang sudah dilakukan?. Apakah semua terdokumentasi dengan rapi?. Dokumentasi merupakan pekerjaan yang sering terlupakan. Dalam artian disini dokumentasi bukan identik dengan foto, tapi semua yang sudah dilakukan tercatat dengan rapi, tidak melihat apakah itu yang baik atau buruk.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-532"></span>Memang penting dilakukan?. Jawabanya bisa sangat tergantung siapa yang merasakan. Apakah kegiatan mendokumentasikan sekarang sudah mulai dilakukan?. Saya akan menjawab &#8220;sedang diusahakan&#8221;. Kok jawabannya tidak yakin?. Karena masih mengganggap hal itu sepertinya belum saatnya dilakukan. Jika menengok setahun kebelakang sampai saat ini apa yang terbaik sudah dilakukan dan apa hal terburuk yang pernah dilakukan?. Jika hal terbaik sudah dilakukan, apakah sudah menambah keyakinan kalau hal ini harus terus dilakukan, bahkan seharusnya dari dulu. Bila pernah melakukan hal terburuk, apakah itu satu-satunya kesalahan yang pernah dibuat atau dari situasi itu akhirnya menjadi sadar dan tahu apa yang seharusnya dilakukan.</p>
<p style="text-align: justify;">Saya merasa apa yang pernah terucap atau terjanjikan setahun yang lalu, tidak semua terlaksana dengan baik dan tak lebih hanya berjalan seperti biasa. Kedisiplinan terhadap komitmen tidak seteguh candi yang akhirnya mengikuti arus yang ada.</p>
<p style="text-align: justify;">Tepat setahun, saatnya me-reset kembali semua yang ingin dilakukan dan apa yang belum selesai dilakukan sampai sekarang. Setahun sudah umur bertambah tentunya menambahkan pada besaran yang ada sehingga arah menuju tua makin dekat.</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;">Thanks to my wife and my childs. Kalian telah memberikan spirit untuk terus berjuang dan berikhlas.</p>
</blockquote>
Number of View :1173<img src="http://antokoe.com/?ak_action=api_record_view&id=532&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://antokoe.com/me-reset-kembali/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>30</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
