WTS Aja Tidak Setuju BBM Naik !
Judul diatas aku kutip dari headline koran harian Pos Kota ( 09/05/2008 ).
Dasyat. Efek dari kenaikan bahan bakar minyak (BBM), bukan sekarang saja tapi sudah berlangsung sejak dahulu. Efek berantai yang ditimbulkan bisa membuat berantakan anggaran belanja negara. Sepenting itukah BBM. ?.
Ternyata sekarang ini kita sudah sangat tergantung sekali dengan yang namanya energi. Energi dihasilkan oleh proses pembakaran. Pembakaran tergantung dari tersedianya BBM. Kalau menilik keadaan ini sebenarnya bukan karena Indonesia masih dilingkupi awan gelap korupsi dan kebobrokan pemimpinnya, tapi efek dari krisis energi dunia. Negara adidaya sekelas Amerika tidak luput dari krisis ini. Pertumbuhan ekonomi cenderung menurun. Tapi dibelahan bumi lain para penghasil petrodollar mungkin menikmati dari krisis energi ini.
Number of View :6837Popularity: 4% [?]
Aku Menemukan Kecurangan UN SMP !
Dua hari sudah aku kembali jadi Tim Pemantau Independen (TPI) Ujian Nasional (UN) SMP. Untuk tahun ini aku mendapatkan pengalaman yang sebenarnya klise untuk urusan ujian-ujian. Kecurangan, ya… kecurangan. Kebetulan aku memantau SMP swasta yang bukan termasuk sekolah ‘unggulan’. Modusnya klasik dan kasar.
Ujian dimulai, panitia sekolah mencari sisa soal (cadangan) yang ada dan dibawa ke ruang khusus selalu tertutup (sebenernya karena ber-AC, pas…kan) untuk dikerjakan oleh guru bidang studi yang bersangkutan. Aku ‘digiring’ oleh panitia lain untuk bergabung dengan kepala sekolah, polisi, reserse di ruang kepala sekolah, yang tentunya jauh dari ruang ujian dan mulailah ngobrol ngalor-ngidul. Aku sebenarnya sudah punya feeling dengan hal ini. Selang 30 menit panitia lain sudah mulai beroperasi menyebarkan sebagian jawaban ke kelas, tentunya dengan modus mengedarkan absen pengawas kelas dan juga lewat penjaga sekolah yang nongkrong dekat toilet. Seperti ada komando, mulailah peserta ujian satu persatu bergantian ke toilet tentunya dengan alasan buang kecil dan disitulah distribusi jawaban. Sesampai dikelas peserta ujian mulai menyebarkan jawaban ke teman-temannya, tentunya pengawas ruangan sudah di-klik oleh panitia sekolah untuk tidak terlalu memperhatikan perilaku peserta ujian, dan mulailah muncul maling-maling karbitan korban proyek UN.
Number of View :9109Popularity: 8% [?]
Munajah Cinta Sebangun dengan Ayat-Ayat Cinta ?
Aku jadi yakin bahwa LATAH itu hanya ada dan berlaku di Indonesia. Konteks yang aku maksud adalah di
dunia hiburan. Beberapa bulan lalu (tahun lalu), bioskop bergantian diteror dengan film horor, dan sekarang seperti hantu-hantu sudah mulai putus asa menakut-nakuti penonton, karena sudah tidak takut lagi karena sudah terbiasa.
Pada awal tahun ini, selera pononton mulai berubah. Film komedi mulai mengganti jadwal film horor, diawali dengan komedi satir, seperti Naga Bonar jadi 2, Get Marriage. Muncul varian dari film komedi dengan bumbu seks seperti Quicky Express, Kawin Kontrak, XL dll.
Genre komedi dilibas habis oleh Ayat-Ayat Cinta (AAC). Film ini menjadi terlaris sepanjang masa untuk Indonesia dan aku yakin tidak gampang untuk mengalahkannya dalam waktu dekat. Ibarat dagang, melihat dagangan toko sebelah laris manis, maka toko lain mencoba menjual barang yang sama walau sedikit gambling, kata cukongnya ‘momentum lagi bagus’ maka jangan disia-siakan.
Number of View :3818Popularity: 3% [?]
Kenapa Dengan Temanku Ini ?
Belum-belum sudah dihadapkan dengan sebuah pertanyaan yang sampai sekarang aku sendiri gak yakin dengan jawabannya. So complicated. Ini semua nyangkut dengan temanku, sebut aja si Dobleh. Memang ada apa dengan si Dobleh ?.
Ya.., aku punya teman unik. Jarang mandi, hidupnya seakan tanpa beban (tapi aku yakin banget kalau temanku memanggul beban yang berat), bebas, pekerjaannya termasuk kasar, tapi dia bukan orang bodoh tapi sangat cerdas dan berasal dari keluarga yang punyai tradisi menjadi orang berhasil. Ini adalah coretan si Dobleh, mungkin beban itu …
Number of View :4930Aku merengkuh tangan asaku yang dingin dan mengecup hariku agar rasa itu cepat pergi mendekat diujung penyiksaan batinku. Tapi tetap saja jiwaku terus bertanya-tanya, yang terkadang diselingi gelak tawa kemenangannya atas suguhan yang terpampang di layar-hitam perjalanan batinku.
Popularity: 4% [?]
Indonesian Idol, Antara Kualitas dan Modal SMS
Jujur aja nih, dari sekian banyak tontonan ajang pencarian bakat di TV kita, aku anggap Indonesian Idol (II) termasuk paling premium. Gak kacangan dan bertele-tele. Dimusim ke-5 ini kualitas kontestan boleh dikata diatas rata-rata dan berkarakter. Tapi II masih mengandalkan vote dari SMS dan telepon untuk menentukan pemenang. Nah….disini pertarungan antara kebintangan kontestan dan kontestan yang didukung pemodal kuat (baca:orang tuanya kaya) dimulai.
Seperti pada babak workshop I dan workshop II (2/5/08) khusus kontestan cewek, sangat terasa pertarungan perolehan dukung dari Voter kerasa banget, dan bisa ditebak, kontestan suara pas-pasan tapi modal untuk SMS kuatlah yang menang. Coba cek, kontestan sekualitas Yuka yang sudah punya jam terbang nyanyi saja kalah dengan kontestan Gisela yang dicela habis-habisan oleh juri dan sepertinya orang tuanya bermodal kuat untuk SMS. Juga Ibeth, kalah sama Safira yang dicela habis-habis oleh juri. Jujur aku jadi mulai ragu dan pasti juri juga pasti kecewa dengan hasil babak workshop II (2/5/08).
Number of View :4506Popularity: 4% [?]

